Sora No Jewels:Reincarnated With Relatives And 15 Friends In The Sky World, The Lost Paradise

Sora No Jewels:Reincarnated With Relatives And 15 Friends In The Sky World, The Lost Paradise
Hal. 53



Alicia menatap langit dan tanpa sadar ingat tentang perkataan ayahnya sebelum Ia meninggalkan rumah dan pergi ke Akademi.


Pada usia lima belas tahun, Alicia lulus dalam ujian Strategis, dan ini juga yang membuatnya lulus ujian Akademi militer kerajaan.


Satu tahun kemudian, ia dipromosikan menjadi letnan muda, tetapi kinerjanya sangatlah buruk.


Salah mengurus dokumen, terlibat dalam rencana gabungan, dan dia tidak punya ambisi untuk pencapaian besar.


Namun, catatan relevan secara historis mencatat kinerjanya.


Pada saat yang sama ketika ia dipromosikan menjadi letnan muda, ia bertugas di kantor Gubernur militer kerajaan di wilayah bagian.


“Setumpuk dokumen, dan Asisten gubenur militer!” Letnan muda Alicia bergumam pada dirinya sendiri ketika Ia berhadapan dengan Gubernur militer kerajaan.


Di waktu yang lain, di masa depan. Noel sentak terbangun melihat kenangan itu.


Ia mengambil segelas air putih yang telah dipersiapkan oleh Rita dan kembali ke tertidur. Ia ingatan betul kenangan itu.


Tahun itu, Kalender New Horizons 3999.


“Battle of El Shaarawy”


Mempercepat karier Letnan muda Alicia. Dalam pertempuran ini, Kerajaan Angelician benar-benar di kalahkan.


Selama tahap pertama pertempuran, Kerajaan Angelician, dan Aliansi mengerakkan pasukannya secara besar-besaran.


Setelah saling baku tembak berkali-kali, dan kedua belah pihak kehilangan setengah dari Armada.


Selama pertempuran, Alicia sama sekali tidak ada ditempat itu kecuali duduk di kantornya di wilayah zona aman.


Tidak ada berita yang disampaikan kepadanya.


Namun, tepat ketika Armada Kerajaan Angelician membetuk pertahanan, Armada Sekutu Theo melakukan manuver dan menyerangnya secara tiba-tiba.


Jelas, Armada Sekutu Theo tidak berniat mundur, tetapi sebaliknya mengunakan taktik liciknya untuk menipu Armada Aliansi, dan Kerajaan Angelician.


Energi ledakan yang dilepaskan oleh kapal-kapal yang rusak membentuk gelombang kejut.


Komandan Aliansi Laksamana Muda David Beckham kepanikan.


Ia tidak bisa menenangkan kepanikan, Dan Ia mundur ke belakang dalam rasa takut.


Armada Kerajaan Angelician menemukan bahwa komandan telah melarikan diri, dan jatuh karena tidak ada seorangpun yang di berikan wewenang.


Bahkan kapal perang yang terperangkap hancur berkeping-keping.


Di dalam mereka, setengah memilih untuk mundur dan melarikan diri dari El De Fano, dan setengah lagi memilih untuk bertahan meski tidak ada yang memimpin.


Kapal perang yang tidak dapat melarikan diri hanya memiliki dua pilihan: dihancurkan atau menyerah.


Namun, hampir semuanya memilih untuk menabrakkan diri ke kapal musuh.


Sisa-sisa pasukan Armada yang melarikan diri ke negara asal terdiri dari 100 kapal perang dan 20.000 prajurit.


Armada Sekutu Theo yang mengelilinginya memiliki tiga kali jumlahnya dan mereka baru saja akan mengambil kesempatan untuk membuat satu kemajuan terakhir untuk menghancurkan Armada Kerajaan Angelician yang bermarkas di El De Fano.


“ Hancurkan semua musuh yang memusuhi kita, jangan biarkan tersisa sedikitpun!”


Banyak warga sipil El De Fano melihat bahwa situasinya memburuk, mereka begitu ketakutan.


Tampaknya Sekutu Theo berniat untuk menguasai kota itu.


Negosiasi dilakukan oleh pihak militer, dan pejabat lainnya untuk meminimalisir terjadinya korban jiwa di kalangan masyarakat.


Pada saat ini, sebuah pesan di sampaikan melalui telegram.


Laksamana Muda Arjunawan di tunjuk sebagai penanggung jawab atas keselamatan masyarakat.