She Is Momy

She Is Momy
Vina atau Vio



"Baiklah hadirin semua mari kita buka kotak besar hadiah untuk Ara dan Arie.." ucap MC acara tersebut


Betapa terkejutnya mereka saat mendapati vio/Vina ada di dalam sana dan keluar dengan penampilan anggun nya.


"Mommy.." teriak Ara dan Arie bersamaan dengan berlarinya Vina untuk menghampiri kedua anaknya dan memeluknya.


Kelvin dan beberapa keluarga yang melihatnya hanya bisa tersenyum dan tak bisa berkata kata bahwa wanita yang selama ini mereka cari adalah orang terdekat mereka beberapa hari ini. "apa kamu tidak merindukan ku?" tanya vina saat Ara dan Arie sudah melepas pelukan padanya.


Kelvin yang semula canggung akan situasi hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata kata tapi seolah raganya tak lagi bisa bohong tentang hatinya yang mulai mencintai wanita yang sama saat ini yaitu Vina. Kelvin memeluknya sangat erat seolah tidak ingin melepaskannya. dan keluarga vinapun akhirnya memeluk nya dan menyambutnya karna telah kembali.


bahkan Ara dan Arie merasa ini adalah hadiah terindah saat mommy yang selama ini dia sayang adalah mommy kandungnya. dan mereka berlarian ke arah unggie dan memeluk om kesayangan mereka.


"Bagaimana apa Ara dan Arie terkejut dengan kado om?" tanya unggie saat tubuh mungil kedua anak itu masih dalam pelukan nya


"Senang om, terimakasih ya, Ara dan Arie janji akan jaga mommy agar mommy tidak di jahatin lagi sama Tante Audy" ucap Arie


"anak pintar tapi tidak perlu, om dan ayahmu pasti akan menjaga mommy mu, tugas Arie adalah kaga Dede Ara dan jadilah lelaki tangguh agar bisa membanggakan mommy dan ayah ya" ucap unggie kepada Arie


"baik ahjushi" ucap Arie dan unggie pun mendapat ciuman hangat dari Ara


Acara berlangsung begitu meriah dengan keluarga mereka yang sudah kembali berkumpul dan melengkapi satu sama lain. Sedang Audy dia sudah mendapatkan ganjaran nya dengan masuknya dia ke penjara tanpa adanya jaminan bebas bersyarat sekalipun. karna kasus yang dia lakukan sangatlah berat.bahkan keluarga Kelvin tidak ingin meringankan atau membantu sedikit pun untuk Audy bahkan keluarga Vina menginginkan dia di hukum mati tapi sayangnya tidak bisa.


Setelah sekian lama mereka tidak bertemu dan berkumpul akhirnya mereka berkumpul hari semakin larut malam, Ara dan Arie bersiap untuk tidur dan di dongeng in oleh Vina.


"Ara Arie ayo kita tidur ini sudah malam" ucap Vina kepada putra dan putri nya


"baik mommy" ucap keduanya dan langsung memejamkan mata mereka saat dongeng telah berakhir Vina tak lupa menyelimuti kedua anaknya dan memberinya kecupan singkat dan lembut di kedua kening anaknya itu. Kelvin yang melihat kejadian itu hanya bisa tersenyum di balik pintu kamar anak anaknya. sedang Vina beranjak dari sana untuk kembali ke kamar dirinya dan Kelvin. Kelvin yang melihat Vina pun segera bersembunyi agar tidak di ketahui.


Vina memasuki kamarnya dan tidak mendapati Kelvin di sana. "Kemana laki laki itu, bukan nya tidur malah ngilang, atau jangan jangan dia gamau tidur sama aku" ucap Vina yang dapat sahutan dari Kelvin yang baru tiba di kamar itu


"Kata siapa aku gamau tidur sama kamu?" ucapan Kelvin sukses membungkam mulut Vina


"astaga malua banget ngapain juga pake ngomong gtu ish oon' ucap Vina dalam hati merasa malu


"ah kamu sejak kapan kamu ada di sini?" tanya vina kikuk


"Sejak kamu over thinking kalau aku gamau tidur sama kamu" ucap Kelvin dan mendapati gelengan kepala Vina


Saat Vina memerhatikan Kelvin yang berjalan ke arahnya vinapun hanya terdiam sampai Kelvin menggenggam tangan nya untuk naik ke atas kasur dan tidur. Vina yang sudah berada di atas kasur pun bingung dia harus apa saat ini mengingat dia tidak pernah lagi tidur satu kasur dengan lawan jenis.


"Kenapa belum tidur? mau aku peluk?" ucap Kelvin menggoda Vina yang dia perhatikan hanya menatap langit langit kamar mereka. setelah Vina mendapatkan ucapan itu Vina segera membelakangi Kelvin dan mencoba memejamkan matanya


Belum Vina memejamkan matanya Kelvin sudah melingkarkan tangan nya di pinggang istrinya itu, ia masih tidak habis fikir wanita yang membuatnya jatuh cinta lagi ialah istrinya sendiri. bahkan saat ia memeluk vina tak ada penolakan ia sangat merindukan nya.


Tetapi di sisi lain Vina merasa tidak nyaman sebab sudah lama ia tidak tidur di atas ranjang bersama lelaki, walaupun saat ini ia tidur bersama suaminya jadi sah sah saja.


Setelah Vina berdebat dengan fikiran nya iapun terlelap dalam dekapan suaminya. Pagi datang begitu cepat membuat Vina terbangun dari tidur panjangnya ia bangun dengan hati hati agar Kelvin tetap terjaga dalam tidurnya. ia segera mencium kening suaminya sebelum bersiap untuk membantu bibi membuat sarapan untuk keluarga kecilnya.


"Pagi Bi mau masak apa hari ini?" tanya vina antusias saat datang ke dapur sang pembantu rumahtangga nya sedang memasak air panas


"Saya bingung non, menurut non enaknya kita masak apa ya?" ucap bibi ramah


"Yaudah aku yang masak bibi bantuin aku aja oke" ucap Vina kepada pembantunya dan mendapat anggukan darinya pertanda setuju


"Em.. iya nih Bu udah lama ga masak makanan kesukaan anak anak, Oia bi nanti tolong tempatin ke bekal anak anak dan Kelvin ya aku mau bangunin mereka dulu"ucap Vina seraya beranjak dari dapur


"baik non" ucap bibi seraya terus mengaduk masakan


Vina ke kamar anaknya dan mendapati Arie sedang mengenakan pakaian nya, sedang Ara masih mandi saat ini. "Mau mommy bantu sayang" ucap Vina seraya berjalan ke anak laki lakinya


"Boleh mommy" ucap Ari mempersilahkan mommy nya untuk membantunya. dan detik berikutnya Vina telah membantu Arie mengenakan baju dan membantunya merias penampilan nya, bahkan ia membantu Arie dan Ara mencocokan jadwal pelajaran mereka saat ini. "Terimakasih mommy" ucap Arie seraya keluar menuju meja makan


"Ara sini mommy bantu" ucap Vina seraya membantu Ara merapihkan rambutnya yang memanjang dengan ia kuncir dia dan merapihkan rompi baju miliknya


" Terimakasih mommy" ucap Ara seraya mencium pipi Vina


"baik, sama sama sayang langsung susul kakak ke meja makan ya mommy mau liat papa" ucap Vina dan mendapat anggukan kepala sang putri


Vina berjalan menuju kamar Kelvin yang sudah bangun dan sedang memasang dasinya, Vina yang cekatan langsung membantunya. Kelvin yang melihat Vina dari dekat sudah di pastikan sangat canggung tapi juga sangat senang karna saat ini dia tidur sudah tak sendiri, bahkan perlengkapan ke kantor pun sudah ada yang membantunya.


"Terimakasih sayang" ucap Kelvin manja.


Vina yang mendengar itu sedikit kaget dan hanya bisa tersenyum tapi siapa yang sangka di detik berikutnya Kelvin mencium bibirnya dengan sangat lembut membuatnya kaget dan juga sangat senang sentuhan yang ia rindukan kali ini ia dapatkan dari sang suami. itu membuatnya ga henti henti untuk terus tersenyum.


setelah adegan panas itu, Kelvin dan Vina ikut bergabung bersama Ara dan Arie untuk sarapan, mereka sarapan dengan tenang bahkan Ara dan Arie sangat senang karna menu makan pagi ini adalah menu favorit mereka. dan mereka juga senang karna bekal kali ini dan seterusnya akan di masakan oleh Vina. Sebelum ketiga orang itu pergi ga lupa mereka mencium dan pamit kepada Vina membuat Vina sangat bahagia.


Setelah kepergian suami dan kedua anaknya untuk ke kantor dan sekolah Vina segera merapihkan kamar miliknya dan segera berbersih karna ia merasa badan nya sangat lengket hari ini. ia ingin memanjakan tubuhnya dengan berendam air hangat dengan aroma mawar untuk merelaksasi tubuhnya. setelah 30 menit ia berkutik dengan kamar mandi ia sudah siap dengan baju formalnya yaitu celana bahan pink dengan tanktop putih dan jas pink yang senada dengan celananya ga lupa mengenakan sepatu putih dan tas hitam miliknya. rambutnya ia gerai agar lebih simpel.


Vina keluar kamar dan mendapati bibi sedang menyapu ruang keluarga mereka. "Non, mau kemana pagi pagi?" tanya bibi penasaran dengan Vina yang sudah rapih dengan stelan kantornya.


"ah ini, saya mau mengecek pekerjaan anak buah saya bi di kantor, gaenak kalau cuti kelamaan, nanti malam sepertinya gausah masak banyak deh Bi aku sama Kelvin mau ajak anak anak jalan di luar dan sekalian makan di luar" ucap Vina dan mendapat anggukan patuh sang bibi


"Baiklah saya jalan dulu ya bi titip rumah" ucap Vina


"baik non hati hati" ucap bibi


Vina berjalan menuju mobil yang akan mengantarnya ke kantor pagi ini, walaupun sudah cukup siang ke kantor jam 9 pagi tapi itu tidak masalah karna ialah CEO di sana. ia menjalankan salah satu bisnis unggie saat ini. walaupun unggie lah Presdir di sana tapi untuk beberapa wewenang masih vinalah yang mengatur. seperti saat ini ia akan mengatur jalan nya rapat dadakan pagi ini.


Setelah rapat selesai Vina meminta semua karyawan untuk fokus agar pekerjaan lebih cepat selesai dan bisa menang tander dari perusahaan perusahaan lain. Vina segera menghubungi Kelvin untuk membicarakan tentang mereka yang akan berjalan jalan untuk quality time bersama keluarga kecil mereka.


"Hallo pah,," ucap Vina di telp


"Hallo sayang ada apa?" tanya Kelvin di sebrang sana


"Nanti kamu pulang jemput anak anak sekalian ke kantor ku ya, kita makan malam sama sama di luar sekalian ajak anak anak main bisakan?" ucap Vina kepada Kelvin


"Bisa ko sayang, oke nanti aku jemput jam 3 ya" ucap Kelvin dan panggilan terputus Vina sangat senang saat suaminya masih mau berbagi waktu untuknya dan anak anaknya walaupun Vina tau pekerjaan bisnis sangatlah sulit.


Itulah kenapa aku mencintaimu, kamu yang selalu mencintaiku, bahkan ada dan tidaknya aku, itu pula yang membuat ku tidak bisa membencimu sebab kekurangan mu sudah ku cintai sepenuhnya.


~Bersambung


Nantikan cerita selanjutnya dear..


jangan lupa like comen and share...