She Is Momy

She Is Momy
01



3Tahun lalu...


"AW.. sakit.. aku dimana.. kenapa semuanya gelap?.. kenapa kaki dan tangan ku ga bisa di gerakin aku dimana?? Siapapun tolong aku..!" ucap Vina dalam keadaan yang sangat prihatin


Vina terbangun dengan mata di tutup oleh kain dengan luka di pelipis kepalanya, kaki dan kedua tangan nya di ikat menggunakan tali. Kondisinya sangat tidak baik baik saja.


"hahahah, gimana apakah kamu sudah puas sekarang! bisakah sekarang kamu tertawa hah! ingat karna mu semua rencanaku hancur begitu saja, bahkan keluarga ku harus mengeluarkan uang cukup banyak hanya untuk membebaskan ku! karna tuntutan suami mu! awalnya aku hanya akan melihat gerak gerik kalian, tapi sekarang aku bisa menghancurkan keluarga kalian juga! bahkan aku bisa merebut semuanya dari mu! perhatian keluarga mu, suami mu, dan kedua anak mu! hahahaha" ucap suara itu


"siapa kamu! kenapa kamu membicarakan omongkosong ini! suami ku tidak pernah berurusan dengan wanita jahat atau apapun itu, kecuali..!" ucapan Vina terhenti


"kecuali apa! apa kalian melupakan ku" ucap wanita itu seraya membuka penutup mata Vina


"Audy!!ka..kamu..apa yang kamu lakukan pada ku! dimana suamiku! dimana Kelvin! kenapa kamu seperti ini?! bagaimana.. bagaimana kamu bisa bebas?!" ucap Vina kaget wanita yang ada di hadapan nya adalah Audy org yang di jebloskan Kelvin suaminya ke penjara atas tuduhan penggelapan uang perusahaan.


"apa kamu terkejut Vina! hahaha tapi terlambat karna apa aku sudah menyingkirkan mu dan membuat Kelvin sengsara tanpa adanya kamu dan tentang anak mu lihat apa yang bisa ku perbuat pada anak kalian!" ucap audy seraya pergi dan menendang kaki Vina dan menutup mulut Vina dengan kain agar tidak banyak berteriak.


Vina hanya bisa menangis memikirkan apa yang akan di lakukan oleh Audy kepada kedua anaknya, bahkan ia masih memikirkan apa Kelvin akan baik baik saja tanpanya, apalagi Kelvin seorang laki laki apa dia bisa menjaga kedua anaknya, aku adalah ibu tidak berguna, bahkan saat ini aku ga bisa menjaga anak ku bahkan menjaga rumahtangga ku agar baik baik saja.


saat Vina tengah merasakan nyeri di kedua kaki dan tangan nya ia melihat di ujung ruangan itu terdapat serpihan kaca dari beberapa botol beling di sana Vina segera mengambilnya dengan bersusah payah dan akhirnya berhasil. Vina segera mencoba membuka ikatan di kedua tangan nya agar segera terlepas dan bisa melarikan diri dari ruangan ini. dan setelah mencoba membukanya akhirnya tali itu terputus.


"ah akhirnya bisa, UPS" ucap Vina dengan suara kecil karna dia sulit mengontrol suaranya


Vina segera membuka ikatan di pergelangan kakinya juga, setelah semuanya sudah terbebas dia segera bangkit dari duduknya mengendap endap untuk melihat situasi. Vina melihat kesekeliling ruangan itu dan mendapati 1 orang laki laki yang menjaganya di luar ruangan. Vina segera mengambil balok kayu di samping pintu dan segera memukul laki laki itu dengan bertubi tubi hingga kepalanya berdarah dan tubuhnya terkapar. "Maaf, aku ga bermaksud tapi jika aku tidak memukul mu kamu pasti tidak akan membiarkan aku melarikan diri jadi maaf" ucap Vina seraya melangkah menjauh dari tempat itu. baru Vina berjalan setengah perjalanan, kakinya mulai merasakan nyeri bahkan tubuhnya sudah ga kuat jalan lagi.


Vina istirahat di balik pohon besar di sana, dia mulai frustasi saat mengetahui bahwa ia berada di tengah tengah hutan, dan gatau jalan keluar hutan ini, dia mulai ingin menyerah apalagi saat ini hari mulai gelap dia mulai kelelahan dan sangat ga sanggup bangkit, dia mulai kelelahan dan lama kelamaan matanya mulai meredup dan semua gelap.


Keluarga Kelvin dan Vina datang ke RS setelah di kabari oleh salah satu suster RS tersebut. semua panik dan sedih atas apa yang menimpa keluarga kecil mereka, bahkan mama Jasmine dan Riki segera menghubungi detektif handal untuk menyelidiki kasus ini secara diam diam dan bahkan meminta untuk mencari Vina juga yang hilang dari tempat kejadian.


sementara itu tubuh Vina juga di bawa ke RS yang sama dengan Kelvin tapi hanya beda ruangan, ia di selamatkan oleh seorang laki laki di sana, dan di bawa ke RS karna melihat tubuh Vina dalam keadaan dingin dan penuh luka, sehingga dia membawanya ke RS terdekat.


"bagaimana keadaannya dok?" tanya ungi pada salah satu dokter yang menangani Vina


"Untung anda membawanya tepat waktu, dia hampir tidak tertolong dia telah banyak mengeluarkan banyak darah hari ini, ada apa sebenernya dengan dia, dan apa hubungan anda dengan gadis itu" ucap dokter penasaran


"Hem.. dia dia adik sepupuku dia sedang bermain dengan anjing ku dan tersesat di hutan saat aku melihatnya dia sudah dalam keadaan seperti itu jadi ya seperti yang kau lihat, baiklah jika dia baik baik saja, kapan sekira nya dia akan sadar?" ucap Ungi


"saya tidak bisa memastikan karna 15 menit lagi kami akan lakukan operasi kecil pada pelipisnya yang sedikit luka sobek" ucap dokter menjelaskan


"baiklah lakukan yang terbaik untuknya, saya harus membayar tagihan RS nya permisi" ucap Ungi seraya pergi dari hadapan dokter


setelah Ungi membayar tagihan RS Vina bisa segera di operasi kecil dan menghabiskan 11 kaitan di pelipisnya. setelah itu Ungi lah yang selalu menemani Vina selama ini, menjaganya dan merawatnya dengan sangat baik. Vina pun mulai mau berbicara pada Ungi dan menjelaskan kenapa kondisinya seperti itu saat di temukan oleh Ungi.


setelah Ungi tau semua kebenaran nya ia segera menyuruh anak buahnya menyelidiki latar belakang Vina dan Audy secara lengkap dan rinci. dan anak buahnya menemukan kebenaran yang ga di ketahui Vina bahkan semua orang.


Ungi meminta Vina untuk tinggal sementara di Korea mengurus perusahaan Ungi di sana, dan dia meminta Vina untuk mengubah penampilan nya agar tidak mudah di kenali oleh Audy sementara Ungi akan mencari cara menyingkirkan Audy. Vina yang percaya dengan kata kata Ungi mau ga mau menurutinya demi kedua anaknya tidak di ganggu oleh Audy, dia percaya suaminya bisa merawat dan menjaga kedua anaknya.


Dan di sinilah Vina sekarang dia sudah berada di Korea selama 3 tahun, menjalankan bisnis Ungi di negri Gongseng itu, tapi ia ga pernah dengar kabar mengenai suami bahkan anak anaknya. Vina kadang merindukan nya dan saat ia merindukan nya ia hanya bisa mengingat ingat mas masa indah mereka di pulau, Inggris, bahkan saat mereka bersama. hari demi hari bulan demi bulan taun demi taun Vina lewati seorang diri, tanpa suami dan anaknya. tapi kali ini Vina punya rencana dan dia harus kembali ke Indonesia sekarang.