SECRETLY MARRIED

SECRETLY MARRIED
eps 8



Kent mengerutkan alisnya dalam-dalam sampai phobe takut alis itu akan menyatu selamanya. pemikiran itu membuatnya cekikikan


"apa ada yang lucu? tidak. aku tidak mau membantumu. kau tahu itu adalah tugas individu."


Kent langsung menutup pintu tepat di depan wajah phobe.


phobe masih berdiri di depan kamar Kent sambil memikirkan cara untuk memaksa kent membantunya mengerjakan proyek itu.saat phobe hampir menyerah, dia mendapatkan ide cemerlang. seketika, phobe mulai membuat keributan.


tidak sampai semenit, Kent kembali keluar kamar. cowok itu bergegas menuju kamar phobe yang pintunya terbuka dan mengamati proyek phobe yang kacau mulai memunguti potongan-potongan peredup lampu, dan selama dia merakit mulutnya mulai mengomel lagi.


"kenapa kau pemalas sekali? proyek ini sangat sederhana. kau bahkan bisa mencari petunjuk untuk membuatnya di Google. aku tidak tahu apa saja yang kau kerjakan di kelas. mungkin kau hanya melamun, seperti yang biasa kau lakukan." Kent menggeleng-geleng tidak habis pikir dan terus bicara selama 15 menit penuh sembari tangannya terus mengerjakan proyek phobe saat sudah selesai, kent langsung menguji alat itu.


"wow, kau membuat ini kelihatan mudah sekali," kata phobesambil memperhatikan produk lampu tersebut melakukan apa yang seharusnya dilakukan alat itu sejak tadi.


"karena ini memang segampang itu, dasar bodoh." Kent menyerahkan proyek tersebut kepada phobe


"oke" phobe menyeringai. dia tidak benar-benar takut kalau itu terjadi. lagipula, phobe terlalu lelah untuk berisik.kent menatapnya, seolah menunggu sesuatu.


"oh. terima kasih. terima kasih banyak, Kent!"


phobe mulai bergerak ke arah Kent sambil merentangkan tangannya lebar-lebar. Kent hanya menatap phobe, lalu berjalan cepat keluar dari kamar cewek itu.


malam itu, phobe tidur nyenyak. namun saat bangun, dia mendapati dirinya hampir sama sekali tidak tahu apakah kent sudah melakukan ritual mengetuk-pintu-paginya.


mungkin phobe tidur terlalu nyenyak sehingga tidak mendengarkan ketukan itu atau mungkin kentterlalu marah soal semalam sehingga tidak mengetuk pintu phobe dengan alasan ingin mengerjai nya.


uh, dasar brengsek! Pikir phobe sambil berpakaian.