SECRETLY MARRIED

SECRETLY MARRIED
eps 5



setelah jam sekolah usai phobe tidak mampir kemana-mana dan langsung pulang dia selalu memasuki rumah mereka melalui pintu belakang. ya, phobe terpaksa melakukannya karena tidak ingin orang-orang mengetahui bahwa dia tinggal serumah dengan Kent ketika kakinya melangkah masuk phobe tersentak saat mendapati ayah kent, James sedang berada di dapur


"hai papa," sapanya phobe masih merasa sedikit aneh setiap memanggil ayah kent dengan sebutan papa. bagaimanapun phobe punya ayah mertua. dia hanya belum bisa mempercayainya.


"di mana Kent? kenapa kalian tidak pernah pulang bersama-sama?"


"**yah,papa tahu betul anak papa dia selalu bertingkah seolah-olah tidak mengenalku saat kami berada di luar rumah"


"maaf sayang, dia hanya berhati-hati karena kau tahu dia baru saja menandatangani kontrak besar.....ngomong-ngomong kami sudah membicarakan mengenai pengungkapan rahasia besar ini di ulang tahunmu yang ke-18, karena di sini usia itu adalah usia yang legal untuk menikah**"


phobe mengangkat bahu "hmmm, yah, aku sama sekali tidak yakin apakah kent masih mau melanjutkan rencana itu"


"**aku benar-benar minta maaf tapi hubungan kalian berdua baik-baik saja kan?"


"ah ya tentu saja kenapa tidak**?"phobe berbohong.tentu saja dia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya karena ayah kent tidak akan mempercayainya karena kent selalu berpura-pura menunjukkan kasih sayang secara berlebihan kepada phobe setiap kali berada didekat orang tua mereka.


kemudian mereka mendengar suara pintu pagar depan dibuka


"bi inah****" seru Kent


bi inah pengurus rumah langsung bergegas masuk ke dapur mulai menyeduh kopi itu adalah kebiasaan kent sepulang sekolah minum kopi yang baru diseduh dan satu lagi menggoda phobe tiada henti sampai cewek itu berubah jengkel.Kent memasuki dapur


"**pa kenapa tidak bilang kalau mampir? apa pa menunggu lama?"


"tidak, tentu saja tidak. papa baru sampai beberapa menit sebelum phobe pulang**"


phobe bisa merasakan Kent pelan-pelan bergeser ke dekatnya yang serta merta membuatnya ingin berteriak.


"hei sayang" kent bermaksud mengecup pipi phobe, tapi phobe berusaha menghindarinya dengan memalingkan wajah untungnya Kent bergerak tepat waktu sehingga berhasil mendaratkan sebuah kecupan palsu di pipi istrinya. kemudian cowok itu meraih tangan phobe dan menautkan jemari mereka. phobe


berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Kent,tapi cowok itu mencengkeramnya lebih erat seraya memamerkan sebuah senyuman palsu.


bi Inah yang tahu bagaimana hubungan kent dan phobe sesungguhnya,kaget mendapati mereka berdua berpegangan tangan saat menyerahkan kopi kepada Kent. sejenak, kent membebaskan phobe dari cengkraman mautnya untuk menerima cangkir kopi.


"hmm, oke, sepertinya hubungan kalian berdua baik-baik saja. sebaiknya papa pergi. papa hanya ingin memeriksa tagihan rumah"


ayah kent menatap mereka berdua


"anak-anak, berjanjilah untuk bersikap baik"


phobe mengangguk, dia kaget bukan main saat kent memeluknya dari belakang dan berkata


"baik komandan" ada sedikit nada bergurau dalam suaranya.


"bi Inah, tolong jaga mereka berdua," kata ayah kent kepada sang pengurus rumah kemudian kembali menatap anak dan menantunya


"dan kalian berdua seperti yang papa bilang tadi, tolong bersikap baik. demi Tuhan, kalian masih anak-anak."


begitu ayah kent pergi dan menutup pintu kent langsung melepaskan pelukannya.


"**hah! kau menikmatinya, bukan,?"


"aku bahkan tidak melakukan apa-apa, dasar brengsek**!"phobe berlari lantai atas menuju kamarnya, Tapi sebelumnya dia melangkah masuk, kent memanggilnya.