
saat makan siang, phobe memberitahu Jessica bawah Harley sudah tahu tentang rahasia nya melalui dokumen di dalam map.
"oh! aku terus menerus mengingatkanmu untuk mengurus dokumen dokumen mu itu!"tegas Jessica "kenapa kau masih membawa bawa map itu sih?"
"maaf aku selalu saja lupa akan dokumen itu"
setelah istirahat, phobe tidak berhenti melirik jam nya dia harus secepat nya menjelaskan semua nya kepada Harley dengan harapan cowok itu tidak mengungkapkan rahasia mereka. Harley bisa saja melakukan itu demi keuntungan nya karena rasa itu bisa menghancurkan karir rival terberat nya, kent namun phobe harus mencoba menurut nya Harley tampak seperti cowok baik-baik.
begitu bel pulang sekolah berbunyi phobe lantas bangkit dan keluar dari pintu kelas sambil terburu-buru melambaikan tangan ke arah sahabat nya. diam-diam dia berusaha mencari Harley tapi Kent, terlebih dahulu melihat phobe saat cowok itu keluar dari ruang kelas betapa beruntung nya karena kent dan Harley tergabung dalam kelas yang sama.
"sedang apa kau di sini?" tanya kent sambil menggertakkan gigi. phobe terang-terangan mengabaikan kent selagi menjulurkan leher untuk mencari keberadaan Harley. yang saat ini tengah melangkah meninggalkan ruang kelas nya. saat Harley membalas tatapan nya cowok itu memberi isyarat sambil menuju ke arah pintu keluar.
"pergilah duluan"gumam Harley tanpa suara.
Kent melihat Harley mengikuti istri nya keluar gedung.dia memperhatikan mereka selama beberapa menit dan kecurigaan nya terbukti diam-diam istri nya dan Harley keluar bersama-sama kent merasakan serangan kemarahan yang tidak dimengerti nya.
lalu pikiran nya terpusat kepada Harley. oh jadi tuan baik hati itu ingin mencuri istri nya ya?. meskipun begitu Harley sama seperti semua orang di luar keluarga Kent dan phobe. yang tidak tahu menahu soal status hubungan kent dan phobe. jadi mengapa kent merasa seolah Harley sedang berusaha mencuri sesuatu-em seseorang dari nya?
ah lupakan saja! pikir Kent sambil menstarter mobil nya sempat terpikir oleh nya untuk membuntuti mereka Tapi saat dia keluar dari gerbang sekolah phobe dan Harley tidak terlihat di manapun ditambah lagi kent merasa penguntitan itu hanya akan membuang-buang waktu bagaimanapun juga phobe hanya istri di atas kertas kan? mengapa dia harus khawatir?
phobe memelankan langkah saat mereka sampai di dekat gerbang, lalu menoleh ke belakang. Harley yang memakai jaket bertudung untuk menyembunyikan sebagian wajahnya berbisik, "sekarang ikuti aku aku tahu jalan pintas." sebelum phobe sempat protes harley mengarahkan nya ke sebuah lorong sempit phobe mendekap tas nya sambil mengikuti cowok itu. cowok ini mau membawaku ke mana? apa dia akan membunuhku? pikir phobe saat mereka berjalan menyusuri lorong tersebut
ketika phobe mempertimbangkan untuk melarikan diri dari Harley akhir nya mereka sampai juga di ujung lorong. debar jantung phobe mulai melambat namun di mana cowok itu?.