Romantic Triangle

Romantic Triangle
5.Mulai Tumbuh Cinta #2



Masih di malam yang sama


___________


perjalanan menuju parkiran....


"Bagaimana?, apa menurut kalian filmnya seru?" Tanya So Eun yang melirik kepadaku dan Do Yun.


"Sangat seru, lain kali bolehlah merequest film lagi" jawab Do Yun kepada So eun.


"Aku sangat lelah jadi berjalanlah lebih cepat" ucapku sambil fokus berjalan


Aku tidak tau ada apa dalam diriku hanya saja... aku tidak suka saat So Eun sangat dekat dengan Do Yun.


______________


Setelah sampai di parkiran kitapun melanjutkan perjalanan pulang dengan mobil Do Yun.


_____Setengah jam dalam perjalanan berlalu_____


Akhirnya aku sampai didepan rumahku akupun turun dari mobil Do Yun.


Sedangkan So Eun masih bersama Do Yun .


"Sampai jumpa" ucap Do Yun dan So Eun secara bersamaan.


"Sampai jumpa" ucapku yang menghentikan langkah menuju kedalam rumah.


Do Yun dan So Eun melanjutkan perjalanannya akupun masuk kedalam rumah.


______________________________________________


Keesokan harinya....


Pagi hari tiba terdengar suara kicauan burung


cahaya matahari menerangi kamarku.


Tiba tiba Suara alarm ku berbunyin


Cring Cring Cring..


suara alarm membangunkan ku.


saat aku terbangun sudah pukul 07.00 Am.


"Falisa cepat bangunlah siap siap untuk sekolah" ucap ibuku dari kejauhan.


"Aku sudah bangun, aku akan segera siap siap" ucapku yang masih mengantuk.


 



 


pukul 07.30..


Selesai bersiap siap aku berpamitan dengan ibu dan langsung menunggu Do Yun datang.


Setelah beberapa menit berlalu Do Yun datang bersama So Eun.


"Selamat pagi Falisa" ucap Do Yun tersenyum padaku


"Kau terlihat cantik hari ini"


aku membalasnya dengan senyuman tipis.


"Apa maksud dia aku tidak cantik selama ini" ucap batinku


"ayo kita harus cepat" ucapku yang lansung berjalan mendahului mereka berdua.


Perjalanan menuju sekolah....


"Aku hanya tidak ingin telat seperti kemarin" ucapku sambil fokus berjalan.


"Baiklah terserah dirimu" ucap Do Yun.


Pov Do Yun Dan So Eun..


"Kau tau dari dulu sampai sekarang dia sangat keras kepala" ucap Do Yun melirik ke arah So Eun.


"Bagaimanapun dia sahabatmu" ucap So Eun tersenyum pada Do Yun.


"So Eun, Ntah kenapa kau selalu membuatku nyaman" Ucap Do Yun menatap So Eun.


"Apa Maksudmu ?" Tanya So Eun.


"Tidak aku hanya asal bicara" Jawab Do Yun yang langsung kembali Fokus pada jalanan.


"Cepat lah jangan banyak mengobrol!" seruku sambil melirik mereka berdua di Belakang.


"Iyahhhh" Ucap Do Yun yang langsung berhenti mengobrol dengan So Eun.


Beberpa menit kemudian....


Akhirnya kami sampai di sekolah.


Terlihat siswa siswa yang berjalan di koridor.


Aku dan Do Yun berpisah dengan So Eun.


#Kelas A kelas kami#


"Selamat pagi Falisa" sapa Sunny menghampiriku.


"Kau tidak menyapaku?" ucap Do Yun menatap Sunny.


"Memang kenapa lagi pula kau tidak akan rugi jika aku tidak menyapamu" ucapnya kembali menatap Do Yun


"Sunny ayo duduk" ajaku pada Sunny.


"Aku harus ke toilet dulu" ucap Do Yun yang langsung berjalan keluar kelas.


"Sunny,kau tau kenapa aku merasa kesal saat Do Yun dekat dengan wanita lain?" tanyaku pada Sunny yang duduk menghadapku.


"


"Apa maksudmu?" Sunny bertanya balik padaku.


"Ntah kenapa sekarang aku tidak suka jika Do Yun dekat dengan wanita lain,aku bahkan sampai kesal pada wanita yang mendekati Do Yun" ucapku.


"Hahahaha,Kau sangat bodoh tentu saja itu adalah rasa cemburu" ucap Sunny mentertawakanku.


"cemburu?" Tanyaku dengan wajah polos.


"*Kau mungkin tidak pernah berpacaran tapi setidaknya kau harus tau cinta.


bukan cinta antara sahabat tapi cinta antara laki laki dan wanita,mungkin kau mulai mencintai Do Yun" Ucap Sunny sambil menatapku.


"Apa hubungannya antara cemburu dengan cinta?" Tanyaku.


"Tentu saja ada,aeuhhh sudahlah sekarang aku bertanya padamu apakau mencintai Do Yun*?" ucapnya serius.


"*Entahlah" ucapku yang langsung menatap ke meja tempat duduk Do Yun


"Jika kau merasa menyukainya ungkapkanlah hari ini sebelum ada orang lain yang terlebih dahulu mengungkapkannya*" ucap Sunny.


"Dia adalah sahabatku mana mungkin aku jadi pacarnya" ucapku yang kembali menatap Sunny.


"Tentu saja bisa malah hubungan kalian nantinya akan tambah harmonis" ucap Sunny tersenyum padaku.


Bersambung:)