
namaku Falisa dan dia adalah Do Yun sahabatku sejak kecil.
aku dan Do Yun sangatlah dekat sama seperti kedua orang tua kami.
Do Yun adalah pria tampan dan baik banyak wanita yang tergila gila kepadanya saat kami duduk di bangku kelas 12.
SELAMAT MEMBACA:)
PAGI HARI...
"Falisa bangun! Aelah udah mau telat ini"
Karena terkejut aku segera bangkit dari tempat tidurku lalu berdiri menghadapnya.><
"Apa yang kau lakukan di kamarku?" ucapku membalas tatapan tajam Do Yun.
"ibumu menyuruhku membangunkanmu kenapa?marah?" ucap Do Yun mengangkat sedikit dagunya.
"tidak aku tidak marah, tapi setidaknya kau harus membangunkanku dengan sopan dan lembut tidak seperti tadi" ucapku dengan nada kesal.
"Baiklah, maafkan aku cepatlah mandi kita sudah hampir telat, aku akan menunggumu di luar" ucap Do Yun yang langsung pergi dari kamarku
><
{Perjalanan menuju sekolah}
>>pukul 08.25
"ini semua salahmu aku jadi telat,dasar kebo" ucap Do Yun yang sepanjang jalan terus menyalahkanku
"Kebo!? lalu kenapa kau kerumahku? kenapa kau tidak langsung berangkat sendiri kesekolah agar tidak telat? lagi pula bukan hanya kau yang telat aku juga telat" ucapku dengan nada tinggi.
><
"kau sahabatku jadi aku tidak bisa kesekolah tanpamu,maafkan aku karena menyalahkanmu.." ucap Do Yun dengan lembut sembari membungkukan badanya dan mendekatkan wajahnya ke wajahku.
><
Beberapa detik berlalu wajahnya masih sangat dekat dengan wajahku..
><
"Falisa! tunggu aku!" seru Do Yun dari kejauhan.
><
"Bagaimana ini?" ucapku menatap Do Yun.
"ayo kita panjat dinding sekolah di belakang" ucap Do Yun dengan santai.
"apa!?Panjat dinding?Kau sudah gila?aku tidak mau!" ucapku sembari mengerutkan dahi dan menatap Do Yun.
"Bagaimanapun hanya ini yang bisa kita lakukan Ayo!" ajakan Do Yun kepadaku sembari berlari kearah belakang sekolah.
"Do Yun benar benar..."ucapku berlari menyusulnya.
Dinding belakang sekolah..
"Lihat?..bukankah ini mudah?pegang tanganku" ucap Do Yung yang terlebih dahulu sudah menaiki dinding sembari mengulurkan tangannya kehadapanku.
"Tidak apa apa...terimakasih" ucap ku menghiraukan tawaran tangannya dan menaiki dinding.
><
BRUGG suara kaki terhentak ke tanah
"seharusnya aku tidak meremehkanmu" ucap Do Yun dengan senyum tipisnya.
"Sudahlah kita harus cepat,pelajaran sebentar lagi di mulai" ucapku berjalan meninggalkanya.
><
"apa ini kalian datang terlambat, memalukan padahal kalian murid berprestasi tapi kelakuanya mencerminkan orang bodoh." ucap seo Joon ketua kelas kami yang suka mengolok olok teman sekelasnya.
BERSAMBUNG
Mohon maaf jika ada kata kata yang kurang tepat danTypo.Terimakasih sudah membaca jangan lupa baca juga part part selanjutnya:)