
Kembali ke medan tempur antara Ling Tian dan Raja Iblis.
Debu asap menerpa sebagian wilayah itu, sampai beberapa waktu semuanya tersapu angin hingga memperlihatkan kawah besar akibat ledakan sebelumnya.
Jauh beberapa meter di dalam kawah ledakan, sosok bertubuh besar berdiri kokoh memegang beragam senjata pusaka.
Sementara di atas kawah terlihat pemuda melayang dengan anggun, Ling Tian kembali menyilangkan tangannya di depan dada seraya memandang sosok kekar di dalam kawah.
Hingga asap debu hilang sepenuhnya barulah terlihat dengan jelas sosok Raja Iblis yang menyatu dengan roh binatang iblisnya. Dia tampak kelelahan dan terluka parah sebelum dia kembali ke keadaan normal.
Raja Iblis terengah-engah menahan rasa sakit dari tangan kirinya yang tampak terpotong atau sepenuhnya hilang.
Yang mengejutkannya dia cukup mampu bertahan dari ledakan dahsyat sebelumnya.
"Yah kurasa sudah cukup, lain kali kita bertemu lagi kamu benar-benar akan mati." Ling Tian meninggalkan medan tempur dan membiarkan Raja Iblis meratapi nasibnya, tidak ada lagi yang perlu dia lakukan.
Dia sengaja membiarkan Raja Iblis tetap hidup untuk beberapa waktu lagi. Tapi dipertemuan selanjutnya entah Raja Iblis mati atau tidak bukan urusannya.
Ling Tian pergi melanjutkan perjalanannya di lapisan pertama Tanah Kematian. Hampir berkeliaran kesana-kemari tetapi dia tidak dapat menemukan harta karun apapun, kemungkinan harta karun di lapisan pertama sudah diambil orang-orang.
Ketika Ling Tian duduk di atas batu tiba-tiba sesuatu muncul beberapa meter di depannya. Itu mirip seperti pusaran hitam atau lubang void.
"Huh, portal dimensi?"
Melihat itu Ling Tian tidak dapat beranggapan lain, bahkan hanya dalam sekilas dia dapat merasakan itu adalah portal dimensi ruang-waktu.
Yang menjadi pertanyaannya, siapa yang begitu sengaja membuka portal secara kebetulan di depan Ling Tian? Apakah itu dimaksudkan untuk sesuatu?
Namun Ling Tian tak ambil pusing, dia segera memasuki portal tersebut tanpa takut sedikitpun. Lagi pula dia cukup kuat saat ini hingga tidak ada yang dapat bersaing dengannya kecuali entitas misterius yang menjaga dunia Tiny.
Ada beberapa sosok di dunia Tiny yang agak misterius, satu di antaranya adalah orang tua aneh yang berada di dalam alam Penjara Hitam dan yang lainnya masih cukup menjadi misteri.
...
Setelah dihadapkan dengan portal tersebut, Ling Tian segera dibawa menuju tempat yang agak aneh yang terlihat seperti wilayah tandus dan kering, bahkan tanah-tanah mengeras hingga menimbulkan retakan tak terhingga.
'Hoo? bukankah ini terlihat seperti lapisan ketujuh dari Tanah Kematian?' Ling Tian berpikir setelah menilai tempat tersebut.
Awalnya dia tidak mengira atau mengetahui tempat itu karena baru pertama kali dia datang, namun jika dia dengan teliti mengingatnya tempat itu sangat mirip seperti di manhua.
...
Gejolak energi aneh muncul dari udara kosong, sampai beberapa detik kemudian muncul lah sosok misterius agak kekar mengenakan jubah hitam sedikit bercorak hijau.
Walaupun asing Ling Tian dapat mengenali sosok ini dengan cepat. Dia juga agak sedikit terkejut tiba-tiba bertemu dengan sosok ini.
”Mungkinkah kamu adalah penguasa alam Nether?" Ling Tian berkata memecah kesunyian.
Dari balik tudung jubah sosok misterius tersebut menatap dengan serius.
"Dan siapa tuan ini? aku tidak mengira sosok muda yang begitu kuat berkeliaran di alam Netherku." Penguasa Nether realm menjawab dengan suaranya yang megah dan agung. Sedangkan jauh di dalam hatinya dia tidak bisa berheti untuk tetap waspada terhadap Ling Tian.
"Hmm, aku hanya pelancong biasa."
"Lalu mengapa penguasa alam Nether mengundangku ke sini?" Balas Ling Tian, dia juga masih sangat penasaran mengapa penguasa alam Nether mau dengan ringan membuka portal dan bertemu dengannya.
Sementara penguasa alam Nether atau Ming Fei terdiam beberapa waktu sebelum dia berkata: "Aku hanya tidak ingin tuan ini melakukan atau menimbulkan kekacauan di alam Netherku."
Ling Tian sedikit memiringkan wajahnya dengan ekspresi yang datar. Dia agak sedikit bingung, tidak tahu bagaimana harus merespon jadi dia melakukan sesuakanya.
"Benar, kalian mungkin tidak ingin hal itu terjadi karena perbedaan kekuatan yang jauh. Aku tidak mengatakan kalian lemah atau tidak, tapi kusarankan jangan mengawasi dan mengatur tindakanku." Ling Tian tentu saja memahaminya, bahkan dengan sekumpulan orang seperti penguasa alam Nether berkumpul itu tidak akan cukup untuk menghentikan tindakan Ling Tian.
Tapi dia sebenarnya juga tidak bermaksud menimbulkan kekacauan, dia hanya menggertak.
"Sebagai penguasa alam Nether aku hanya bisa bertindak sesuai aturan jika hal yang mengancam kedamaian alamku terjadi."
"Tapi kukira tuan ini tidak memiliki niat yang berbahaya. Jadi aku hanya bisa sedikit tenang." Lanjut Ming Fei, walaupun tidak lama dia tampaknya dapat mengidentifikasi Ling Tian yang tidak mengeluarkan niat berbahaya sedikitpun.
Bahkan Ming Fei terkejut dengan aura Ling Tian yang begitu tenang yang lebih baik dari miliknya. Itu mengapa dia sedikit yakin bahwa anak muda di depannya tidak memiliki niat buruk.
Ming Fei tidak dapat menilai seberapa kuat Ling Tian, namun dia yakin anak muda di depannya ini telah jauh melebihi kultivasinya, bahkan dengan bantuan beberapa temannya tidak akan mengubah apapun.
'Tidak perlu menyinggungnya lebih jauh, kuharap dia berdiri di sisi kebaikan.' Diam-diam Ming Fei berpikir dalam benaknya.
"Kebetulan kita bertemu disini, aku ingin menanyakan sesuatu yang penting." kata Ling Tian yang membuat Ming Fei penasaran dengan sedikit kejutan.
"Hoho, hal penting apakah yang tuan muda ini maksud?" Dari balik jubahnya Ming Fei hanya bisa menatap dengan serius dan mendengarkan Ling Tian dengan seksama.
Berharap dia tidak mengatakan sesuatu yang aneh.
"Aku hanya ingin tahu bagaimana cara agar aku bisa pergi ke alam Reruntuhan Drakonik atau Reruntuhan Naga." Lanjut Ling Tian.
Mendengar perkataan anak muda di depannya Ming Fei tidak berhentinya terkejut. Seperti yang dia duga, anak muda di depannya ini tidak sesederhana itu. Jika tidak bagaimana bisa dia mengetahui alam Reruntuhan Drakonik begitu saja.
Setidaknya hanya sedikit orang yang mengetahui alam itu termasuk dirinya sebagai penguasa alam Nether.
"Hmm, aku tidak tahu darimana kamu mengetahui tentang alam itu. Tetapi alam Reruntuhan Drakonik tidak bisa di akses dengan mudah."
”Sulit untuk dikatakan karena ceritanya agak panjang." Balas Ming Fei.
Baru setelah itu mereka berdua terus berbicara satu sama lain di tempat itu. Ming Fei mengatakan beberapa hal yang tetntu diketahui oleh Ling Tian namun tetap berpura-pura mendengarkannya. Ada juga beberapa hal yang asing namun tidak begitu penting. Ming Fei hanya mengatakan sedikit dari apa yang Ling Tian harapkan. Beberapa mungkin menjadi rahasia yang tidak boleh diketahui siapapun.
"Jadi sebagai penghuni dunia Tiny, kita hanya bisa keluar atau masuk ke alam Reruntuhan Drakonik hanya dalam lima tahun sekali."
"Portal dimensi menuju alam tersebut akan buka lima tahun sekali dan hanya kita yang lahir di dunia tiny yang dapat keluar atapun masuk melalui portal tersebut."
Ming Fei selesai menjelaskan prihal alam Reruntuhan Drakonik, tidak ada yang asing dari penjelasannya. Ling Tian mengetahui semua itu.