Raincarnation To Tales Of Demons And Gods

Raincarnation To Tales Of Demons And Gods
Garis Darah Naga Hitam



Glory City...


Di kediaman Tuan Kota...


"System, bisakah kamu mencari tehnik budidaya yang kuat dan cocok untuk Duan Jian." Ling Tian.


[Ding... Sedang mencari.... System menemukan tehnik kultivasi Dark Dragon Path, apakah Host ingin membelinya?]


"Tentu.." Ling Tian.


[Ding... Selamat Host mendapatkan tehnik Dark Dragon Path.]


Setelah itu Ling Tian pergi menemui Duan Jian.


Duan Jian saat ini tinggal di kediaman Tuan Kota tepatnya di sebelah bangunan milik Ling Tian.


Dia di izinkan tinggal karena Ling Tian meminta Ye Zhong untuk menempatkan Duan Jian bersamanya.


Juga saat mereka kembali dari alam penjara hitam. Ling Tian, Ninger dan Duan Jian tak sengaja bertemu dengan Nie Li tepat di depan susunan ruang dunia. Walau hal ini sudah di ketahui oleh Ling Tian.


....


Di halaman depan bangunan tempat tinggal Duan Jian.


"Ah! Tuan!" Duan Jian kemudian membungkukkan kepalanya melihat Ling Tian yg datang menghampirinya.


"Hmm... Tak perlu seperti itu, panggil saja aku Ling Tian dan jangan terlalu formal begitu. Anggap saja kita saudara." Ling Tian.


"Ah! Maaf Tuan, ini adalah jewajiban saya sebagai bawahan Tuan." Duan Jian.


"Baiklah, terserah dirimu saja. Aku kesini ingin memberi mu ini." Ling Tian kemudian mengeluarkan sebuah gulungan dan cincin penyimpanan yang di dalamnya ada banyak sumber daya yang dibutuhkan Duan Jian nanti.


"Gunakan tehnik itu dan sumberdaya yang ada di dalam cincin itu. Kau harus menjadi kuat dalam waktu cepat, karena sebentar lagi mungkin ada serangan binatang iblis lagi di tempat ini... Juga nanti malam datang ke tempat ku. Ada sesuatu yg penting yg perlu ku beritahu padamu, ini menyangkut garis ketrunan milik mu." Ling Tian.


"Terimakasih Tuan." Duan Jian kemudian membungkuk lagi.


Ling Tian kemudian pergi setelah memberi Duan Jian beberapa barang yg dia butuhkan. Dia kembali ke kamarnya untuk berlatih.


Setelah itu dia mengeluarkan beberapa batu roh dari Storage dan mulai untuk berlatih.


...


Malam hari...


Ling Tian saat ini telah selesai berkultivasi, sekarang dia berada di tingkat alam bintang surgawi dengan takdir jiwa pertamanya.


"Huh... Ternyata untuk menerobos tahap alah bintang surgawi membutuhkan jumlah batu roh yang sangat banyak. Untung saja aku bisa membuatnya sendiri.." Ling Tian.


...


Tak lama setelah itu terdengar suara ketukan pintu.


"Mm...Siapa!?" Ling Tian.


"Ini saya Tuan." Duan Jian.


"Ah! Masuklah!" Ling Tian.


Kemudian Duan Jian membuka pintu dan masuk ke dalam. Dia lalu duduk di dekat meja di depan Ling Tian.


"Tuan." Duan Jian kemudian sedikit menunduk.


"Baiklah karena kau sudah di sini, aku akan memberi tahu mu bahwa kau memiliki garis darah naga hitam di dalam dirimu... Lalu aku berniat membangunkanya, apa kau mau?" Ling Tian.


"A-apa maksud anda Tuan??" Duan Jian.


"Mmm...di dalam dirimu terdapat garis darah naga hitam jika itu di bangkitkan setidaknya kau bisa mencapai puncak peringkat Legend, tapi karena kau mengolah tehnik yang ku berikan maka itu akan jauh melebihi tingkat Legend.


Jadi bagaimana, apa kamu tertarik?" Ling Tian.


"Karena aku mengabdikan hidupku pada Tuan, jadi Tuan bebas melakukan apapun padaku." Duan Jian.


"Baiklah, ku anggap kau menerimanya." Ling Tian kemudian memerintahkan Duan Jian untuk berbaring di lantai.


Ling Tian kemudian memulai proses pembangkitan garis darah naga hitam yang ada di dalam tubuh Duan Jian.


Dia melakukan nya dengan cara yg agak mirip dengan bagaimana dia menyalurkan energi hukum penciptaan, hidup dan mati saat menciptakan Shisui.


Ling Tian lalu melakukan modifikasi garis darah yg ada di dlm tubuh Duan Jian.


....


Beberapa saat kemudian...


Saat ini Ling Tian sudah selesai melakukan pembangkitan garis darah naga hitam milik Duan Jian.


Ling Tian lalu menyuruhnya duduk dan berkultivasi.


...


Saat Duan Jian berkultivasi, energi hitam sedikit merah yang mengerikan keluar dari sekitar tubunya. Itu berlangsung selama sepuluh menit. Setelah itu selesai Duan Jian berhenti berkultivasi.


"Hmm...bagus itu berhasil bahkan lebih baik dari apa yang terjadi saat Nie Li melakukannya." Ling Tian.


...


"Terimakasih Tuan." Duan Jian kemudian menangkupkan kedua tinjunya dan menunduk pada Ling Tian.


"Baiklah... Itu sudah selesai sekarang kamu bisa kembali dan berkultivasi. Juga beri tahu aku jika kau mencapai puncak tingkat Legend, karena kau sekarang masih di tingkat EmasHitam puncak." Ling Tian.


"Baik Tuan. Kalau begitu saya permisi." Duan Jian kemudian pergi berjalan menuju kamarnya.


....


"Hmm...Sebentar lagi serangan binatang iblis akan terjadi. Apa yang harus ku lakukan...." Ling Tian saat ini sedang berpikir apa yg harus dia lakukan untuk membantu melawan binatang iblis agar tidak ada korban yang jatuh sedikit pun.


Tak lama kemudian dia ingat sesuatu.


"System, bisakah kamu menduplikat pedang meteorit dewa petir surgawi?" Ling Tian.


[Ding...tentu, apakah Host ingin menduplikat pedang meteorit dewa petir surgawi?]


"Ya, buat itu menjadi tiga." Ling Tian.


[Ding...sedang memperoses penduplikatan.... Pedang meteorit dewa petir surgawi telah di duplikat, silahkan cek di Storage.]


"Baiklah, mari kita lihat." Ling Tian.


Dia kemudian mengambil tiga buah pedang dari penyimpanan. Setelah itu dia memeriksa satu persatu dan membandingkan ketiga pedang itu dengan yang asli.


"Hmm...ini persis sama bahkan tak ada yang beda. Energinya juga sama persis...


Baikalah ini akan ku berikan pada Ninger, Shisui dan Duan Jian besok dan menyuruh mereka berlatih menggunakannya.


Dengan kami berempat memakai pedang ini tak akan ada yg bisa mengalahkan kami di dunia kecil ini. Hehe..." Ling Tian.


Ling Tian kemudian menyimpan pedang itu lagi. Setelah itu dia menghilang menggunakan jutsu body flicker.


...


Di rumah asli Ling Tian...


"Shisui!" Panggil Ling Tian. Tak lama setelah itu muncul seseorang yg menggunakan pakaian serba hitam dan menggunakan topeng.


"Ya Tuan." Shisui.


"Apa ada sesuatu yang terjadi di tempat ini.?" Ling Tian


"Tidak ada Tuan." Shisui.


"Baiklah, sekarang kamu bisa istirahat. Lakukan apa yang kamu mau. Aku akan tinggal di sini sebentar." Ling Tian kemudian berjalan masuk ke dalam rumah.


Dia kemudian mengeluarkan sebuah gulungan segel dari penyimpanan.


"Kai!" Ling Tian.


Tak lama setelah itu gumpalan asap keluar dari dalam gulungan dan memperlihatkan seorang wanita bersayap perak yang di ikat dengan tali tertidur pulas. Itu adalah Sikong Hongyue.


"Hei! Bangun!" Ling Tian.


Taklama kemudian Sikong Hongyue membuka matanya. Dia sangat kaget melihat dirinya yang di ikat, lalu dia menoleh kesana kemari sampai akhirnya tertuju pada Ling Tian yang berdiri di depannya.


"K-kau! Apa maumu!? sialan lepaskan aku!" Sikong Hongyue.


"Hmm...kamu harusnya bertanya kenapa aku tidak membunuh mu. He he..." Ling Tian.


Ling Tian kemudian membawanya ke sebuah ruangan bawah tanah. Ruangan ini di buat oleh Ling Tian dulu sebelum dia pindah ke kediaman Tuan Kota.


Disana ada sebuah jeruji besi yang terlihat sama seperti penjara. Ling Tian menaruh Sikong Hongyue di dalamnya. Dia kemudian membuat segel atau fuinjutsu di dahi Sikong Hongyue, itu berguna untuk menekan atau menyegel kekuatannya. Juga dia takkan mampu melepasnya karena di dunia ini hanya Ling Tian dan Shisui yang mampu menggunakan fuinjutsu.


Setelah membuat segel, Ling Tian melepas tali yang mengikat Sikong Hongyue. Lalu dia keluar dan menutup jeruji besi itu dengan segel fuinjutsu.


...


"Sebenarnya, aku ingin menawarkanmu untuk menjadi salahsatu anggota ku, tapi sepertinya akan sulit bagi mu untuk menerimanya.


Maka untuk sekarang kamu akan tetap di sini sampai kau mengerti kesalahan mu dan bertaubat." Ling Tian.


Sikong Hongyue hanya diam, dia menatap Ling Tian dengan benci.


Ling Tian kemudian meninggalkannya, dia menugaskan Shisui untuk menjaganya den memberinya makan.


....


"Baiklah, ini sudah tengah malam aku perlu beristirahat." Ling Tian segera bergegas ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di atas kasur yang empuk...


"Huuuh...sangat nikmat..."


"Lalu sudah berapa lama aku tinggal di dunia ini. Mmm.. itu mungkin sudah lebih dari empat bulan. Yah, hidup di sini sangat nyaman. Aku bisa melakukan apapun yg ku mau....." Ling Tian kemudian tertidur setelah memikirkan apa yg telah terjadi selama ini


...


Bersambung...