Raincarnation To Tales Of Demons And Gods

Raincarnation To Tales Of Demons And Gods
Serangan Binatang Iblis



Pagi hari...


Saat ini Ling Tian sedang berada di depan kediaman Ninger. Disana juga ada Duan Jian dan Shisui.


Sesuai yang dia katakan tadi malam, hari ini dia akan memberikan pedang meteorit dewa petir yg dia duplikat kepada Ninger, Shisui dan Duan Jian.


Walau itu hanya pedang duplikat tetapi kekuatan nya sama,bahkan tak ada kekurangan sedikitpun dengan yg asli.


Ling Tian juga memberi mereka beberapa metode untuk melatih pedang itu.


...


Setelah Ling Tian mengajari mereka menguasai pedang itu. Ling Tian lalu mengajari mereka bertiga tentang kekuatan hukum, karena masing-masing dari tiga orang itu sudah mencapa puncak peringkat Legend.


Duan Jian adalah yang paling cepat berkembang. Hanya dalam waktu semalam dia sudah menembus puncak peringkat Legend.


Ninger dan Shisui tak jauh berbeda, mereka berdua telah mencapai peringkat Legend dua hari yang lalu.


Ling Tian terus mengajari mereka tentang kekuatan hukum. Setelah mereka paham apa yang di katakan Ling Tian. Mereka kemudian langsung memulai berkultivasi...


Ling Tian berencana melatih mereka sampai beberapa hari kedepan, dengan begitu Ling Tian tak perlu khawatir tentang serangan binatang iblis...


...


Beberapa hari berlalu....


"Hmm...Sudah tiga hari sejak kepulangan Nie Li dan kelompoknya dari alam penjara hitam.


Kemungkinan hari ini adalah hari penyerangan binatang iblis." Ling Tian.


Dia lalu pergi menuju ke tempat biasanya dia berkumpul dengan Ninger, Duan Jian dan Shisui.


Di sana terlihat mereka bertiga sedang berlatih. Mereka berlatih tanpa henti dari saat pertama Ling Tian mengajar mereka.


Sekarang masing-masing dari mereka sudah mencapai alam nasib surgawi. Ninger dan Shisui sudah mencapai takdir jiwa ke dua, sedangkan Duan Jian mencapai takdir jiwa ke tiga.


Di samping itu mereka juga menguasai beberapa hukum seperti Ninger yang menguasai hukum petir dan api, Shisui menguasai hukum ilusi dan bayangan sedangkan Duan Jian menguasai hukum api dan angin. penguasaan api Duan Jian berbeda dengan Ning'er, Duan Jian memiliki api hitam sedangkan Ninger murni memiliki api pada umumnya.


Saat Ling Tian datang ke sana, mereka berhenti berlatih dan kembali menyambut kedatangan Ling Tian.


....


"Baiklah, latihan kalian sampai di sini dulu. Kalian bisa istirahat atau melakukan apapun yang kamu mau. Kita akan melanjutkan di lain hari." Ling Tian.


...


Beberapa waktu berlalu...


Saat Ling Tian dan Ninger tengah asik berbicara, tiba2 saja terdengan suara dentuman lonceng atau alarm di sekitar kota. Itu mungkin peringatan seperti terjadinya serangan atau bencana-bencana lainnya...


'Hmm... Sepertinya binatang iblis itu akan datang.' pikir Ling Tian.


Dia lalu mengajak Ninger untuk pergi mencari Duan Jian dan dia memanggil Shisui dengan jutsu pemanggilan.


...


"Mm...Kota Glory sepertinya di serang lagi. Tapi ini jauh lebih besar dari sebelumnya, bisa kita rasakan dari energi dan getaran tanah ini mungkin serangan binatang iblis." Ling Tian.


"Hmm... Binatang iblis? Lalu apa yang harus kita lakukan?" Ninger.


"Hehe... Tentu saja kita akan ikut bertarung. Kemungkinan binatang iblis ini hanya terdiri dari rank Emas Hitam ke bawah dan sepertinya tidak ada peringkat Legend. Jadi ini akan sangat mudah... Anggap saja ini latihan, juga gunakan pedang yg ku berikan. Itu akan sangat membantu." Ling Tian.


"baiklah kami mengerti" Ninger.


Mereka kemudian pergi menuju ke sebelah selatan kota Glory.


...


Saat mereka sampai di sana terlihat ada banyak orang termasuk Pemimpin Kota dan patriak dari berbagai keluarga.


"Hmm...dimana binatang iblisnya? Apa itu sudah mati?" Ling Tian.


"Huh... Ling Tian! Sejak kapan kau di sini." Ye Zhong sedikit terkejut mendengar suara Ling Tian yang tiba-tiba muncul di sampingnya.


"Hehe... Maaf Tuan Kota, aku baru saja sampai." Ling Tian kemudian memberi hormat pada Ye Zhong.


"Oh, begitu kah. Lalu apa yang kalian lakukan di sini.?" Ye Zhong.


"Hmmm... Bukankah sudah jelas, kami kesini untuk melawan binatang iblis. Apa Tuan Kota keberatan?" Ling Tian.


"Tentu saja tidak, tapi apa kamu yakin." Ye Zhong.


"Haha... Apa menurutmu kami kesini untuk bermain? Tentu saja tidak.." Ling Tian.


"Baiklah, lakukan dengan benar dan jaga diri kalian." Ye Zhong.


Ling Tian kemudian pergi mencari tempat duduk yang bagus dan menunggu kedatangan binatang iblis.


...


Beberapa waktu berlalu kini sesuatu yang di tunggu akhirnya datang. Sejumlah besar grombolan binatang iblis berlarian menuju ke Kota Glory, itu terlihat dari jarak berkilo-kilo meter.


Orang-orang yang berada di atas tembok setelah melihat gerombolan binatang iblis yang datang mereka berada dalam keadaan jiwa yg menegangkan. Ada yang sedik takut dan berbagai macam ekspresi terlihat di wajah mereka.


Ling Tian sedikit tertawa melihat wajah-wajah di depannya..


"Hmm... Kita akan bergerak setelah binatang iblis itu mencapai depan tembok." Ling Tian.


Ninger, Duan Jian dan Shisui hanya mengangguk.


...


Binatang iblis semakin dekat dengan kota...


Api menyebar kemana-mana dan membakar binatang iblis yang melewatinya. Begitu pun seterusnya.


Seperti yang di ketahui Ling Tian, Nie Li membuat berbagai jebaka tipe api dan ledakan. Ada juga bom darah iblis yang di tembakkan menggunakan balista dan Nie Li juga membuat bambu yang terdapat racun di dalamnya, itu berguna untuk membuat binatang iblis tipe angin salju menjadi mengamuk dan menyerang siapapun di dekatnya termasuk temannya sendiri.


...


Tak lama kemudian binatang iblis itu telah mencapai dekat tembok kota. Setelah melewati begitu banya jebakan banyak mayat binatang iblis yang tergeletak di atas tanah.


....


"Baiklah, kita akan mulai." Ling Tian, Ninger, Duan Jian dan Shisui kemudian mengeluarkan pedangnya masing-masing yang terlihat sama.


"Duan Jian, kamu akan berada di bagian kiri, Shisui kamu urus bagian kanan. Sedangkan aku dan Ninger berada di bagian tengah." Ling Tian.


"Baik." Shisui dan Duan Jian kemudian melesat pergi ke arahnya masing-masing.


Begitu pula dengan Ling Tian dan Ninger.


Orang-orang yang ada di atas tembok tanpa terkecuali sedikit terkejut melihat empat orang yang tiba-tiba terbang menuju berbagai arah.


"Ah! Apa yang di lakukan anak-anak itu? apa mereka ingin mati." Kata salah satu dari patriak.


Orang-orang sedikit heran dengan anak-anak itu. Entah apa yang mereka miliki sehingga berani menyerang kerumunan binatang iblis secara langsung, pikir semua orang.


...


Tak lama kemudian terjadi ledakan petir di mana-mana. Itu adalah salahsatu tehnik pedang meteorit dewa petir surgawi.


Ledakan itu menyebabkan banyak binatang iblis mati. Semua orang sedikit terkejut dengan ledakan besar itu. Mereka tak menyangka anak-anak yang mereka remehkan tadi menjadi sangat berutal saat membunuh binatang iblis itu.


...


"Ninger, aku akan mengurus yang berada di tingkat Emas Hitam sisanya ku serahkan padamu." Ling Tian kemudian menghilang dia menggunakan mode kekosongan.


Beberapa saat kemudian dia tiba-tiba muncul di dekat kera besar, itu adalah binatang iblis tingkat Emas Hitam. Itu berjumlah delapan tapi berada di posisi yang berbeda.


Kera itu sedikit terkejut dengan kedatangan Ling Tian yang tiba-tiba.


Ling Tian kemudian mengeluarkan tekanan energi surgawi yang besar sehingga membuat kera besar dan yang kecil di sekitarnya tak berani bergerak.


"Thunder Slash" Ling Tian mengayunkan pedangnya dan pancaran energi berbentuk bilah petir terbang dan memotong kera besar itu menjadi dua.


"Yah, Ini hanya berada di tingkat Emas Hitam jadi tak perlu dibanggakan karena berhasil membunuhnya." Ling Tian.


Dia kemudian melanjutkan pertarungannya dengan binatang iblis angin salju yang ada di sekitarnya.


Duaar....


Buoom...


Croot...


...


Pertarungan berlangsung dalam waktu yang cukup lama, karena jumlah binatang iblis itu terlalu banyak. Bahkan itu tak habis mati oleh jebakan buatan Nie Li.


...


Di atas tembok...


"Hmm...bukan kah itu anak mu patriak Xiao Yun Feng? Dia sangat kuat!." Patriak keluarga Huyan.


"Ya, dia adalah putri ku. Aku tak menyangka dia sekuat ini bahkan melebihi ku." Xiao Yun Feng sedikit terharu.


Ngomong-ngomong Xiao Yun Feng sudah mencapai rank Legend bintang dua, tapi tak ada yang tau selain orang terdekatnya.


...


'Ling Tian, Xiao Ninger dan dua bocah yang tak di kenal itu sangat kuat bahkan lebih kuat dariku.' pikir Ye Zhong sangat kaget.


...


Di tempat Ling Tian....


Ling Tian saat ini sedang menghadapi kera tingkat Emas Hitam yang terakhir. Dia melakukannya dengan sangat mudah.


Dia hanya perlu membuat binatang iblis itu ketakutan dengan tekanan energinya dan kemudian memotong mereka menjadi dua.


Sejauh ini dia adalah orang yang paling santai saat bertarung. Jika itu binatang iblis yg tingkatnya sama dengan miliknya maka mungkin dia akan sedikit lebih serius.


Pertarungan terus terjadi, itu memakan waktu sekitar berjam jam.


Orang-orang di atas tembok hanya bisa diam terpana mereka tak bisa mengatakan apapun, mereka tak menyangka seorang anak berusia sekitar tiga belas tahun mampu mengalahkan sejumlah besar binatang iblis dari tingkat Emas Hitam sampai perunggu hanya dengan menggunakan pedang.


Bahkan Tuan Kota sangat terkejut, dia bahkan malu karena tak dapat membantu apa pun. Begitu pula dengan patriak dari semua keluarga, mereka tak mampu melakukan hal yang sama.


....


Setelah semua binatang iblis tingkat Emas Hitam itu mati satu per satu. Para ahli dari setiap keluarga turun untuk membantu mengurus binatang iblis...


Melihat ini Ling Tian memanggil Ninger, Duan Jian dan Shisui. Dia menyuruh mereka untuk mundur. Ling Tian akan membiarkan sisa-sisa dari binatang iblis di urus oleh ahli-ahli dan perajurit kota.


...


Waktu berlalu, kini semua binatang iblis telah di tangani. Semua orang sangat gembira, mereka tak menyangka serangan binatang iblis kali ini tidak memiliki korban kematian sedikitpun.


Beberapa hari kemudian, suasana kembali damai dan tenang, semua orang kembali melakukan aktifitas mereka seperti biasa...


Bersambung.....