
pagi yang rumit untuk kisah racell dan raka
hari ini bukan racell yang datang kerumah raka tapi raka yang datang kerumah racell untuk membujuk racell agar mau berangkat sekolah dengan raka.
raka menunggu racell didepan rumah nya, tanpa memberi tahu racell
tiba tiba racell keluar dari rumah nya. melihat racell raka memanggil melambaikan tanganya pada racell
"racell disini.. "
racell melihat raka lalu racell menghampiri raka
"ngapain lo kesini"
"ya jemput lo lah. "
"gue dah bilang gak perlu kan. "
"pak tono ayok. "
"iya non" jawap pak tono
"gue mau naik mobil naik motor pana. "
jelas racell pada raka
"tapi kan. "
"......"
racell langsung naik kemobilnya meninggalkan raka yang sudah menunggu nya dari tadi
"tukan susah nih. " keluh raka
sampai di sekolah seperti biasa racell langsung masuk kekelas , melihat racell datang gladis langsung menghampiri racell
"bagus lo dah nggak bareng raka,lo udah mau dengerin kata kata gue. "
"mau gue jauh ato deket sama raka itu bukan karna lo dan bukan urusan lo.gue jauh dari raka bukan karna omongan lo yang gak penting itu ,jadi nggak usah kepedean. lagi pula siapa elo harus gue turutin. " jawap sinis racell pada gladis
"uuuuu sombong nya nona ini,sok cantik banget. " teriak gladis
"gue gak usah sok cantik juga udah cantik. " sombong racell kepada gladis
".........."
gladis pergi begitu saja tidak menanggapi kata kata racell karna gladis sudah kesal dan merasa tersudut dengan fakta fakta racell.
#
terlihat raka dan teman temanya sedang nongkrong di kantin bercanda canda kemudian gladis datang menghampiri raka
"raka... " sapa gladis langsung duduk di sebelah raka merangkul tangan raka
".........." raka tidak menjawap hanya menepis tangan gladis
"ishhh kenapa sih. " cemberut gladis saat tangan nya di tepis raka
"tu tangan mereka berdua aja danu sama fahri. " tunjuk raka kepa danu dan fahri
"nggak ah gue maunya tangan lo aja. " gladis me megang tangan raka lagi
dari kejauhan racell tidak sengaja melihat gladis yang sedang memegang tangan raka, saat racell melewati kantin untul ke perpus
"tu orang tadi pagi masih ngemis didepan rumah gue.bisa bisa nya ya sama gladis. " racell berhenti sebentar melihat mereka lalu jalan lagi
melihat racell raka langsung lari mengejar racell
"eh liat racell nggak lewat . "
"ke arah perpus kak"
tanya raka kepada salah satu siswa disana
racell sedang membaca buku diperpus sendirian. tiba tiba [ceklak] suara engsel pintu seperti dibuka seseorang
racell merasa seperti ada orang yang melintas di belakang nya, seketika racell menoleh ke belakang ke arah rak rak buku terlihat lorong lorong yang remang remang "siapa.. " panggil racell. tapi tidak ada satupun orang disana. racell kembali membaca buku nya, racell jadi sedikit merasakan hal aneh agak merinding, sesekali racel me megang lehernya
tiba tiba
"dorrrrrrr.. "
"aaaaa " racell memukul orang itu dengan buku nya, ternyata orang itu raka
"aduhh..gue raka"
"rasain!!apa an sih lo ngagetin tau gak. " jawa racell dengan wajah cemberut
"takut ya hahaha. " sembari mengelus kepalanya yang sakit dipukul buku oleh racell
"nggak lucu,kenapa lo kesini bukannya lagi sama pacar lo"
"pacar!! siapa? ."
".tadi lo pegang pegangan tangan kan sama gladis di kantin. "
"jadi lo liat. emmm cemburu ya. "
".cemburu heyy situ oke.. "
"ya oke lah lo aja cemburu.dan gue gak ada apa apa sama gladis sumpah deh. "
"pertama gue nggak cemburu kedua gue gak percaya ketiga bodo amat bay.. "
racell terus pergi meninggalkan raka
"cell tunggu. " raka berteriak memanggil racell
"ihh serem juga ni tempat hihhh." raka langsung lari terbirit birit keluar dari perpus
"racell tunggu.. "