Perfections Of Love

Perfections Of Love
Episode 4



hari libur adalah hari yang menyenangkan bagi racell.


pagi ini racell merasa bahagian karna bisa menenangkan pikiran dan menjauh dari orang orang yang tidak penting baginya, orang orang yang suka mencari muka memanfaatkan baikndidepan, itu membuat racell lelah.


pagi ini racell berencana joging di taman, dekat dengan rumah nya.


"mah aku mau joging. "


"terserah. " jawab mamah racell


"gitu amat jawapnya "


" mama mau nyiram bunga didepan."


"terserah mama." racell duduk di kursi memakai sepatu nya bersiap untuk lari pagi.


hari ini juga raka berencana joging namun ia sengaja joging di taman dekat rumah racell karena raka punya rencana baru untuk mendekati racell padahal rumah raka sangat jauh dari sana .


"pas banget itu mamanya racell kesempatan nih buat pdkt dulu sama mamah nya baru anak nya brangkat skuy. " fikir raka melihat mamah racell di depan rumah nya yang sedang menyiram tanaman


"pagi tante " raka menyapa mama racell yang sedang sibuk menyiram tanaman di depan rumah


"iya pagi, eh kamu raka ya temen nya racell yang kemarin dateng keseni nganteri racell pulang ."


"oh iya tante iya saya yang kemaren kesini mau diajak makan nggak jadi. "


"hemm iya iya, gimana mau makan disini sekarang. "


"hahaha becanda tante biar akrap. "


"tapi nggak ada maunya kan. "


"enggak tante hahahah."


raka berhenti untuk mengobrol dengan mama racell


tiba tiba racell keluar dari rumahnya terlihat cantik dengan rambut panjang ikal kecoklatan yang dikuncir. memakai earphones ditelinganya dan menenteng handuk kecil putih ditangan nya


"kebetulan atao sengaja kalian berdua nih. gih joging bareng sana. " goda mama kepada mereka


"diih ogah banget,mending joging sendiri" racell pergi begitu saja


"saya pergi dulu ya tante." raka menyusul racel sengaja mengikuti di belakangnya.


"itu orang ngikutin mulu dari tadi sengaja banget lari disini padahal kemaren katanya rumahnya deket sekoalah, padahal jauh banget dari sini,emang sengaja tu orang mau ngikutin gue"


racell merasa mulai tidak nyaman di ikuti raka


tiba tiba racell berhenti, raka pun ikut berhenti melihat racell berhenti


"apa an sih lo sengaja banget ngikutin gue mulu. " racell menoleh kebelakang berjalan menghampiri raka yang berada dibelakang nya


"siapa yang ngikutin lo kebetulan aja rute kita sama. " raka mendekat sangat dekat dengan racell hingga mata mereka bertemu sekejap Merek merasakan hal yang aneh


"apa an sih lo. " racell mendorong raka yang sangat dekat dengan nya


"kenapa baper" raka meledek racell


"cihh PD amat jadi orang. "


"ngomong aja lo terpesona sama muka gue yang ganteng kan."


"iuhhhh banget. "


racell melanjutkan larinya meninggal kan raka namun raka masih mengikuti racell namun raka memberi jarak lebih jauh dari racell tiba tiba tali sepatu raka lepas, raka berhenti untuk mengikat tali sepatunya tak diisangka racell sudah tidak terlihat didepan raka


"loh dimana tu orang cepet amat, sial. " raka berlari agak kencang mencari racell


"huhhh ahirnya bisa jauh dari tu orang ." racell sengaja menghidar dari raka tapi tiba tiba racell dihadang oleh tiga orang laki laki tak dikenal yang menggoda nya


"hay cantik boleh kenalan nggak. " goda salah satu dari tiga priya itu kepada racell


"mau apa kalian. " jawap racell marah


".cuma mau kenalan kok. " jawap seorang dari mereka, dengan memegang tangan racell


"apaan sih, jangan macem macem ya." racel memberontak melepas genggaman tangan priya itu.


"kurang ajar, berani lo mukul temen gue rasai nih ." mereka bertiga mengeroyok memukuli raka


"raka!!." racell ketakutan melihat raka dipukuli


"tolong.... tolonggg... tolong... " racell berteriak meminta bantuan, mendengar triakan racell banyak orang datang membantu mereka berdua.


"woii... " teriak orang orang yang melihat tiga pria mengeroyok raka.


melihat banyak orang datang tiga pria itu kabur berlari pergi setelah memukuli raka.


"raka kamu nggak papa kan. " racell menangis menghampiri raka yang terduduk terluka di pinggir jalan


"aku nggak papa kok jangan kawatir cuma luka sedikit." raka tersenyum menahan sakit nya


"kalian nggak papa?." tanya seorang warga


"tidak papa pak.trimakasih sudah menolong kami. " ucap trimakasih raka kepada warga yang menolong raka dan racell


"mau saya antar kedokter" tanya warga


"nggak usah pak kami mau pulang saja. " jawap raka


"yaudah hati hati kalian berdua. "


"ya pak sekali lagi makasih. "


racell menatih raka pelan pelan pulang kerumah racell untuk mengobati luka nya


"mah mamah mah dirumah nggak" racell berteriak memanggil ibunya namun tidak ada tanggapan


"kayaknya mama nggak ada,yaudah kamu duduk di sini dulu, aku mau ambil obat merah buat ngobatin luka luka kamu"


tiba tiba raka memegang tanagn racell yang ingin pergi, racell kaget menatap raka dengan perasaan yang aneh


"makasih ya." raka tersenyum menatap racell, racell membalas senyum raka lalu pergi untuk mengambil obat


"maaf ya nunggu. " racell datang membawa sekotak obat obatan


"nggak papa. makasih ya udah ngobatin luka ku."


"harusnya yang makasih itu aku kamu udah ngorbanin diri kamu sampek dikroyok luka luka gini buat nolongin aku." racell sembari mengobati luka raka


"auu pelan pelan."


"iya ini udah pelan."


"ini hutang ya jadi kamu harus tebus hutang kamu ."


"maksutnya." racell mengerenyitkan dahi nya menghentikan tanganya yang mengobati raka


".besok brangkat sekolah bareng ya. " tuntut raka pada racell


"iya, tapi terpaksa. " jawap racell


"terpaksa yang penting mau. "


mereka saling menatap dan tersenyum


"tapi sampai aku sembuh kita brangkat bareng terus. "


"kok gitu,ya nggak bisa gitu dong "


"oh jadi gitu cara berterimakasih kamu setelah aku bantuin." raka berbicara dengan nada menyindir


"ohh jadi gitu, kamu nolonginya pamrih. " jawab racell melirik raka


"yaiya lah hari gini nggak ada yang geratis masuk toilet umum aja bayar 2000."


"nyebelin banget sih jadi orang ,sakit aja masih nyebelin."


"nyebeli apa suka. "


"terserah. "


semenjak hari ini raka jadi mengenal sifat asli racell yang tidak pernah diketahui bannyak orang hangat baik perhatian dan humoris yang tertutup dengan asumsi orang bahwa racell adalah gadis kaya yang cantik manja dan sombong dan tidak bersahabat memang itu semua benar tapi itu semua karna racell menganggap semua orang hanya memanfaatkan nya hingga membuat dia menjaga jarak dengan semua orang.raka berharap setelah hari ini racell semakin dekat dan nyaman denganya lalu membuka sedikit ruang hati untuk nya