Perfections Of Love

Perfections Of Love
Episode 14



"diem aja terus nggak bosen ya dari tadi diem muluk ngomong napa. "


racell tetap mengacuhkan davit, walau davit terus mencoba memancing racell agar berbicara


"lo marah sama gue apa salah gue apa. "


"marah sama lo..!? nggak perlu ditanya setiap keluar napas gue ada banyak kemarahan buat lo yang gak perlu dang ngak bisa gue sebutin ada beribu ribu berjuta juta kemarahan. "


"ahirnya gitu dong dari tadi kan enak liat nya. "


"..........." racell hanya memberikan ekspresi asam merasa sudah masuk jebakan davit


"hahahahaha keceplosan ya wkwkwk sok sokan ngambek segala kek bocah. " davit tertawa terbahak bahak


"nggak biasa lo suka sama orang sampek segini nya. " goda davit pada racell


"suka? suka sama siapa. "


"yah belagak ****** , dari sikap lo udah ketauan kalo lo suka kali sama dia si raka raka itu gue akuin hebat juga tu orang. "


waktunya pas sekali sampai dirumah untuk racell kabur dari pertanya an davit yang semakin menyudutkan nya


racell membuka pintu mobil buru buru masuk ke dalam rumah agar davit tidak semakin menyudut kan nya dengan pertanyaan pertanyaan yang menyebalkan


"cell... "


davit berjalan cepat masuk kerumah


"mah racell tadi kemana. "


"kamu itu nggak sopan dia itu kakak kamu.racell racell panggil kakak dong vit. "


"hemm iya mah kakak racell dimana. "


davit agak geli memanggil racell dengan kata kakak


"tuh masuk kamar. lain kali panggil kakak yang iklas. "


"hiya hiya. "


davit pergi menyusul racell membuka pintu kamar racell yang tidak dikunci


"mau ngapain." racell melihat davit masuk lekamar nya


"ngegas amat mau pinjem leptop. "


davit berjalan menuju meja belajar racell mengambil laptop dimeja davit membawanya mendekati racell yang duduk menyender di kamar serius dengan ponsel nya.


"eh lo sukak kan sama raka. "


davit main leptop sambil tiduran


"apa an si nanya itu mulu."


"halah kalo suka bilang gue bantuin. "


"......."


".lo itu nggak mau jujur sama adek lo sendiri."


racell tiba tiba memikirkan raka andai raka tiba tiba memberikan pesan di ponsel nya


racell hanya scrol pesanya dengan raka. membuka profill stalking media sosial raka dari tadi


"jangan serius serius kayak ada yang cat aja. " davit menggoda racell


racell sepontan menutup ponsel nya


"gue itu banyak fans tauk. "


"nggak biasanya lo kepedean gitu. SANGAN MENCURIGAKAN. "


"ini itu lagi nggak biasa tauk."


"iya iya yang perdana lagi jatuh cinta. "


"sotoiiii. " racell menarik paksa raka keluar dari kamar nya


"keluar ayokk keluar."


"apa ansih lo. "


racell langsung menutup pintu kamarnya ia menyeder dibalik pintu


"pa bener ya gue lagi jatuh cinta, kalo emang bener mungkin ini udah terlambat raka juga sekarang jauhin gue. "


davit mencoba membantu racell untuk dekat dengan raka davit berusaha mencari nomor ponsel raka, sampai davit mendapat nomor raka ia lalu menghubungi raka


👥davit


💬gue orang yang ahir" ini sering bareng racell


gue mau ngomong penting gue tunggu di kafe ***** sekarang✅


👥Raka


💬gue gak ada urusan sama klian berdua✅


👥davit


💬jangan nyesel kalo lo sampek gal dteng✅


👥Raka


💬ok gue kesana✅


👥davit


💬keputusan yang bagus✅


"apa sih maksut ni orang ngak penting banget. tapi gue penasaran apa maksut ni orang. "


sebenarnya raka tidak mau berurusan dengan davit tapi raka penasaran apa maksut davit menghubungi nya, sampai mengajak bertemu raka hanya ingin memastikan apa tujuan davit


raka langsung mengambil jaket nya langsung pergi menemui davit