
pagi yang aneh untuk racell. hari ini racell harus pergi untuk menjemput raka kerumah nya
"lama amat sih. " racell sudah berada di depan rumah raka dengan mobil mewah nya menunggu didepan pagar rumah raka
"gue telfon aja lah." racell mengambil ponsel dari sakunya, tapi sebelum racell menelfon raka tiba tiba raka keluar dari rumah nya
"hay..." raka melambaikan tangan pada racell
"lama nunggu ya." tanya raka pada racell
"he menurut lo. " racell mendengus melirik raka
"iya iya maaf lama dandan dulu biar ganteng hahah
" apaan sih nggak lucu banget. dah yo masuk" racell membuka pintu mobilnya
"kenapa diem aja" tanya racell kepada raka kembali menutup pintu mobil nya
"gue nggak mau naik mobil, naik moyor aja. "
"ngeselin banget sih. "
"naik mobil tu lama, masih macet juga lagi pula udah jam segini. naik motor aja."
"pak tono bapak pulang aja.aku mau naik motor." racell menyuruh supirnya pulang.
raka mengambil motor di depan rumah
"ayok naik"
"iya iya. "
"nih pakek helm nya."
"pegangan dong. "
"hemm.. " racell memegang pinggang raka.
"ok brangkat. "
semua orang kaget melihat raka dan racell datang kesekolah berdua
"woi woi racell tuh bareng raka gila tuanak hebat juga ya." danu menggelengkan kepala melihat motor raka melintas didepan mereka
"bener bener gila tuorang." saut fahri.
racell dan raka menjadi pusat perhatian bannyak orang disekolah karna racell dan raka tidak pernah terlihat bersama semenjak raka masuk kesekolah. tapi tiba tiba mereka mendadak terlihat sangat dekat
"iiii gladis tuliat racell. " syanas memukul pundak gladis
"apa an si nas racell.. racell ..racell capek gue mikir tu anak"
"ituliat dia boncengan sama gebetan lo raka. "
"apa...!! mana. "
"ituuuu... ." syanas menunjuk ke arah raka dan racell
"dasar tu orang, semua dia rebut dari gue, semenjak smp gue slalu sekelas sama dia dan dia selalu ngedapetin apa yang gue inginkan, tapi nggak gue nggak akan ngalah kali ini gua akan rebut raka dari dia. "
setelah turun dari motor racell langsung lari meninggalkan raka begitu saja
"ehh mau kemana,"
"bodo amat..!! mau kekelas. " racell mengacuhkan raka
kemudian raka berjalan menghampiri teman temannya
"wih gila loka lo bisa boncengin racell iri gue."
"apa sih lo ri biasa aja. "
"sombing anjg. "
"kok bisa racell berangkat barenglo,terus mau maunya naik motor panas panas."
heran danu
"ini masih pagi nggak panas." raka ngejawap sambil tertawa
"emang mantap banget lo."
"siapa dulu dong raka. " jawap raka sombong kepada mereka berdua
suasana dikelas racell sepi saat racell masuk kekelas tiba tiba gladis dan syanas masuk menghampiri racell
"eh cewek centill. " menggebrak meja racell
"apa an silo diss. "
"apa apa maksutlo apa boncengan sama
raka "
"hak lo apa nanya soal itu."
"karna emmm karna gue suka sama raka faham ."
"itu urusan lo bukan urusan gue,lo mau suka sama raka itu juga nggak penting buat gue. " racell tiba tiba berdiri menggebrak meja
"tapi lo suka kan sama dia jujur aja deh, nggak usah munafik jadi orang. "
"aneh lo ya nggak biasanya lo gini ke gue biasanya. sok baik sama gue. "
"muak gue sama lo orang sombong angkuh. awas lo ya." gladis menujuk kan jarinya tepat di depan wajah racell lalu dia pergi keluar kelas meninggal kan racell
"tunggu pembalasan kita." ancam syanas kepada racell lalu ia pergi menyusul gladis
"tungguin gue dis. "
"dasar orang orang gila nggak jelas banget,tiba tiba sok baik tiba tiba marah nggak jelas emang bener semua orang itu penjilat. " racell terheran melihat sikap gladis dan syanas yang melabrak nya tadi
#
usai jam pelajaran tiba tiba raka datang menghampiri racell ke kelas nya raka berdiri di tengah pintu kelas
"hay raka cari gue ya..." gladis menghampiri raka dan memegang tangan nya
"sory gue cari racell. " raka melepaskan tangan racell
"hay cell kekantin yuk." raka mendekat ke meja racell
"nggak nggak laper mau ke perpus. " racell menolak ajakan raka lalu ia pergi meninggalkan raka
"cell tunggu. " raka ingin mengejar racell tapi gladis tiba tiba menghadang raka
"mending kekantin sama gue. "
raka berfikir mungkin dia bisa manfaatin gladis untuk cari tau tentang racell karna raka berfikir gladis satu kelas dengan racell pasti tau kebiasaan kebiasaan racell.
"oke oke. "
"gue ikut ya."
"syanas lo kan mau ke kantor ngumpulin tugas . " mata gladis melotot ke arah racell memberikan kode
"hee eh iya lupa. "
"ayo ka. "
"hemm iya. "
mereka berdua berjalan pergi ke kantin
"duduk sini aja "
"eh iya ka tadi kok bisa racell bareng lo"
"oh tadi kebetulan ada sesuatu tapi nggak bisa gue jelasin, aory ya. "
"lo pacaran sama racell. "
gladis bermaksud mencari informasi tentang hubungan raka dan racell
"enggak kok. "
"sukur kalo gitu. "
gladis tersenyum sempringah mendengar jawapan raka kalou dia nggak ada hubungan dengan racell
"maksud lo. "
"enggak maksut gue sukur lo nggak pacaran sama racell."
"kok gitu. "
"dia itu nggak baik. "
"nggak baik?.. "
"dia itu cuma pura pura cuek sama cowo cowok padahal itu strategi racell biar semua pada penasaran sama di lalu kalo udah ngejar ngejar terus dimanfaatin jadi ati ati aja sama dia. "
gladis berusaha membuat raka membenci racell dengan menjelek jelekan racell di depan raka agar raka menjauhi racell dan gladis bisa mendapatkan nya
"ohya. " raka tidak percaya begitu saja
"ya terserah mau percaya ato nggak itu hak lo. tapi...,gue dari smp sampek sekarang smu sekela lo sama racell jadi otomatis gue tau banyak tentang racell. "
tiba tiba danu dan fahri datang menghampiri raka dan gladis. tiba tiba gladis mendesak pergi
"gue pergi ya mau nyusulin syanas."
"oh yaudah."
"dahh. " gladis melampaikan tanganya lalu pergi raka membalas dengan senyuman
"tadi racell sekarang gladiss sebenernya lo mau sama siapa sih" tanya fahri kepada raka
"kepo amat kayak mak mak sih lo"
"kalo lo sama racell gladis biar sama gue napa. " jawap fahri
"ya ter serah kalo dia mau sama lo. "
"nggak suka nih gue sama jawapan lo arahnya ngehina. "
raka jadi kepikiran apa bener yang di katakan gladis tentang racell meskipun raka tidak yakin tapi itu sangat mengganggu pikiran raka hari ini raka jadi tidak fokus sama sekali disekolah slalu kefikiran dengan hal itu.