Perfections Of Love

Perfections Of Love
Episode 10



"raka kamu ngapain sih pergi..? dari mana hayo. " tanya gladis pada raka di depan perpus


"apa an sih lo kepo amat. "


"mau kemana. "


"........" raka pergi meninggalkan gladis


"raka tunggu.. "


gladis pergi mengejar raka.


"dimana sih si racell. "


raka clingak clinguk mencari racell


"raka kamu itu cari siapa sih dari tadi"


"kenapa sih ngikutin mulu. "


raka geram dengan tingkah gladis yang membuntutinya dari tadi


"kenapa sih pakek marah.. " gladis menunjukkan muka melas nya


"iya iya sorry! gue cari racell. "


"kenapa sih harus racell."


"huft. " raka hanya menghela nafas lalu pergi meninggalkan gladis


"kenapa sih racell teros racell teros, maki iya nek gue sama tu orang. "


"oiii kenapasih ngomel ngomel sendiri. " syanas menepuk bahu gladis dari belakang


"tau ah pusing. "


"........." syanas merangkul gladis mengajak nya ke kantin


ditempat lain raka berhasil menemukan racell yang duduk di kursi taman


"gue tau lo siapa. " raka menghampiri racell menutup matanya dari belakang


"hemm ok. "


raka melepaskan tangan nya kemudian ia duduk di sebelah racell


"kenapa sih lo ngehindar terus. " tanya raka pada racell


"kenapa sih lo ngikutin gue mulu. "


"jawap dulu baru nanya."


"gue gak kenal lo..! lo gak kenal gue, kenapa lo kayak sok akrap banget sama gue, lo tau gak kalo lo itu aneh. "


"ya... iya sih, gue emang aneh. "


"gue gak suka bosa basi ya. " tegas racell pada raka


"gue itu serius mau temenan kenal sama lo. "


"ok kita temen. udah! lo bisa pergi kan. "


"oke oke. " raka pergi meninggalkan racell


raka berfikir mungkin racell sedang ada masalah atau, perasaan nya lagi tidak baik jadi raka memutuskan untuk pergi agar perasaan nya membaik dulu


"biar aja lah aku nggak mau lemah." racell menoleh melihat raka yang berjalan menjauhi nya.


racell sengaja memberi jarak kepada raka agar racell tidak mudah percaya lagi dengan raka. racell merasa semakin ia dekat dengan raka semakin ia lemah dan bukan racell yang dulu ,sebenarnya racell merasa nyaman saat dekat dan bicara dengan raka karna selama ini racell tidak pernah merasa memiliki sahabat atau teman bicara ia merasa sendirian tapi kekhawatiran racell akan ketulusan raka membuat racell jadi takut ia hanya dipermainkan .