
hayooo siapa yang udah kangen???
ngga ada yah hehe๐ ๐
yasudahlah lanjutttt
*****
"Bas kita mau kemana si?" tanya Daru, Bastian tidak menjawab, tetapi diriny alangsung melempar sebuah tablet kepangkuan Daru.
"ini?" tanya Daru.
"itu dimana Akira berada, lu pada bisa megang pistol kan?" tanya Bastian balik.
"gue ngga bisa" jawab Bella dan Naisha serentak.
"emmm gue bisa sih" jawab Putra.
""iya gue juga tapi ngga terlalu jago" timpal Daru yang tatapannya masih memandangi tablet yang dilempar oleh Bastian.
Bastian melempar dua buah pistol kepada Putra dan Daru, dengan sigap Putra dan Daru menyimpan pistol tersebut.
"kalian yang cewe nanti kalo ada apa-apa gue harap jangan ad ayang heboh, panik dan lainnya" ujar Bastian tegas, sedangkan Bella, dan Naisha yang masih mencerna kondisi dengan baik hanya menganggukan kepalanya saja.
Dan benar saja apa yang diucapkan Bastian terjadi, saat mereka melewati gang sempit mereka melihat ada orang yang mengikuti mereka, dengan segera Bastian memberhentikan mobilnya.
"keluar" seru Bastian dan langsung dilakukan oleh Putra dan Daru.
mereka bertiga turun dari mobil, sedangkan Naisha dan Bella memerhatikan dari dalam mobil, tidak berapa lama mereka turun dari mobil, mereka disusul oleh sekelompok orang kira-kira 15 orang.
"cih, apakah kalian cari mati?, awalnya kami hanya ingin menabrak kalian saja, tidak disangka kalian menyerahkan diri begitu saja" ucap seseorang dari kelompok tersebut, yang bisa diperkirakan ketuanya.
"ck, apakah sebelum menjalani tugas kalian tidak mencari tahu, siapa yang akan kalian bunuh?" tanya Batian.
"huh, buat apa kita mencari tahu, kami tahu kalau kalian hanyalah orang biasa saja, bahkan kesekolah hanya menggunakan motor" ucap seorang lagi.
"ck, ternyata sudah lama dia memperhatikan keseharian kita" ucap Tian dalam hati.
"haha, rupanya kalian tidak mengetahui siapa kami" ujar Putra, karna dirinya dari awal sudah mengetahui bahwa Bastian merupakan pewaris utama Atmadja, dan sama halnya dengan Daru, hanya saja mereka tidak mengetahui bahwa Bastian merupakan king hacker.
"haha jangan sok kalian maju sini" tantang ketua tersebut.
"baiklah, 3 lawan 15, lu berdua masing-masing urus 5, sanggup kan?" seru Tian.
"pastinya" jawab mereka dengan tegas.
tidak membutuhkan waktu yang lama, hanya sekitar 5 menit semua orang disana.
semua orang sudah tidak dapat berjalan karena kakinya tertembak, dan banyak yang mengalami patah tulang.
"Ck, menyebalkan, kenalkan nama saya Bastian Putra Theodore ATMADJA, pewaris utama ATMA' CORP" setelah mengatakan hal tersebut Bastian langsung kembali berjalan kemobil dengan senyum smirknya, dan disusul oleh Putra dan Daru, sesampainya dimobil mereka langsung pergi ketempat dimana Akira berada dan meninggalkan sekelompok pembunuh bayaran yang tercengang mengetahui identitas Bastian, orang yang hampir saja mereka bunuh.
"sayang kamu gapapa kan?" tanya Naisha dengan raut yang sangat khawatir.
"aku gapapa kok yank" jawab Putra tersenyum manis.
"tau gimana sih kalian" timpal Bella.
"udah deh lu berdua jadian aja cocok kok" ucap Naisha.
"idihhh no to the way" jawab Bella dan Daru serentak.
"tuh liat kompak banget cocok tuhhh" sambung Putra.
"idih apaan ogahhh" lagi-lagi Bella berbicara berbarengan denga Daru.
"Ck, lu apa-apaan sih ngikutin gue mulu" omel Bella.
"elu tuh yang ngikutinnnn" jawab Daru.
"lu"
"elu"
"elu Daruuuuu"
"elu Bellaaaaa"
"lu berdua diem atau gue nikahin" ucap Bastian yang sudah pusing dengan perdebatan dua orang itu, dan seketika suasana mobil menjadi hening.
"oke kita udah sampe" seru Tian.
mereka saat ini sedang berada di suatu gedung tua, di daerah yang sepi, akhirnya para lelaki menyuruh yang perempuan agar tetap diam di mobil, dan yang lelaki turun, mereka naik kelantai dua, disana terdengar keributan.
"LEPASSSS" teriak seorang gadis, dan bisa dipastikan jika gadis tersebut adalah Akira, saat mereka ingin masuk kedalam ruangan tersebut, tiba-tiba mereka dihadang oleh ratusan lelaki berbadan kekar
"Ck, Put, Dar lu pada tolong ngalihin perhatian mereka biar gue bisa masuk, kalian bertahan dulu bentar, nanti ada bantuan.
"MAJU LO PADA" teriak Putra, sebagai pewaris utama keluarga Sanjaya dan Jayanto, mereka sudah dilatih berbagai ilmu bela diri.
dengan segera segerombolan itu langsung mendekati Bastian, Putra, dan Daru.
tidak berapa lama Bastian berhasil lolos, dan saat dirinya ingin membuka gagang pintu, tiba-tiba saja ada yang memeluknya dari belakang.
"sayang kamu sama aku aja yah, aku janji ngga bakal ninggalin kamu lagi" ucap orang itu yang tak lain adalah Cindy.
Bastian sepertinya sudah sangat hafal dengan pemilik suara tersebut, sehingga dirinya langsung berkata "lepas, mau lu apa sih, kalo lu ngga lepas gw yakin bakal ada peluru di dalem otak lu" tentu saja kalimat Bastian mampu membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi merinding, tetapi tidak dengan Cindy dirinya masih terus berusaha agar Bastian menetap.
"aku waktu itu khilaf sayang, maafin aku yah" ucap Cindy dan dibarengi oleh teriakan Akira dari dalam, dengan segera Bastian yang lagi-lagi mendengar teriakan Akira langsung menghempaskan tubuh Cindy, hingga Cindy terjatuh, dan menangis kesakitan, dengan segera Bastian membuka pintu tersebut, betapa terkejut dirinya melihat keadaan Akira.
"AKIRAAAAA" teriak Bastian.
*****
Hayoloh Akira-nya selamat ngga tuhhhh
see you next eps yaaaaa.
mohon dukungannya, kan pencet like gampang banget tuh, terus ngga pake biaya, kalo bisa vote juga hehe, biar author semangat nulisnya.