Perfect Color Of Life

Perfect Color Of Life
bab 14.



hai semua happy reading yahhh


*****


akira bangun pada pukul 3 dini hari, karna


dironya akan segera bersiap-siap untuk pergi, ditambah dirinya harus berpenampilan sebaik mungkin karna dirinya akan dijemput oleh bastian.


akira mengenakan pakaian yang menurutnya akan nyaman jika digunakan, karna mereka akan pergi ke kota c dan membutuhkan waktu yang lama.



(anggep aja backgroundnya di rumah)


setelah menunggu beberapa menit bastian mengirim pesan kepada akira bahwa dirinya sudah sampai.



setelah menerima pesan dari bastian dirinya langsung membawa barang-barang yang diperlukan untuk di kota C.


bastian yang melihat akira kesusahan membawa tasnya langsung menuruni mobil dan bantu membawa.


"sini gue bantu" ucap tian mengambil alih tas yang kira bawa.


"eh, makasih kak" ucap akira.


"iya urwell" jawab tian seraya menaruh barang bawaan akira ke bagasi.


setelah menaruh barang mereka memasuki mobil.


"huh dengan berpakaian simple seperti itu saja sudah terlihat cantik" ucap tian.


"kakak kenapa bengong?" tanya akira.


"ahhh gue gapapa" ucap tian tersenyum lebar.


"hey jantung berhentilah menari-nari di dalam, apa kau tau, suara musiknya sudah kedangaran inii" ucap akira dalam hati.


"oh oke kak, yok kita jalan, takut ditungguin" ucap akira.


"oke" jawab tian.


setelah menempuh waktu 15 kenit mereka berdua sudah sampai di sekolah.


yang sudah berada disekolah ada bella, dan daru, sedangkan nisha dan putra mereka belum sampai.


"eh udah sampe aje lu bell" sapa kira.


"rumah gue kan deket jadi pasti udah sampe laaa" jawab bella.


"ya kan maksud gue lu bisa nantian kesininya" ucap kira lagi.


"gue ngga sabar buat jalan-jalan ra" jawab bella.


"emmm ke aula yok, udah banyak yang dateng" ajak daru.


akhirnya mereka berempat pergi ke dalam aula untuk berkumpul dengan yang lainnya.


setelah lewat 10 menit naisha sampai bersamaan dengan putra.


di dalam aula tersebut mereka dibagi bus dan villa.


"bus satu: bastian, putra, kiandaru, marena, natasha, jasmin, kalila, akira, naisha, bella, james, arthur, theo, dll (yang total semuanya berjumlah 20 orang)" ucap seorang guru


(just for your information natasha, jasmin, kalila itu sahabat marena yaaa).


"untuk villa juga sama seperti orang yang di bus, karna villanya cukup besar" ucap seorang guru.


jam sudah menunjukan pukul 5 pagi, mereka semua menuju kedalam bus masing-masing, didalam bus sesuai janji akira duduk bersama bastian, putra sudah pasti dengan naisha, dan mau tidak mau bella bersama daru.


marena yang melihat akira duduk bersama akira emosinya terpancing, tetapi dirinya tidak bisa berulah karna didalam bus tersebut mereka didampingi oleh seorang guru.


putra naisha pov


"sayang kamu ngantuk?" tanya putra kepada naisha.


"iya, aku kemaren lupa beresin baju jadi kurang tidur deh" jawab nisha.


"yaudah tidur gih" ucap putra sambil menepu-nepuk bahunya.


akhirnya naisha pun terlelap dibahu putra.


"sha makasih kamu udah dateng dikehidupan aku, aku janji akan mencintaimu sepenuh hati" ucap putra dalam hati.


bella daru pov


"huh kalo bukan gara-gara mereka kan gue ngga harus duduk sama kakak" ucap bella kesal.


"elahhh lu duduk disamping most wanted kok malah kesel aneh luuuu" ucap daru seraya menoyor kepala bella.


"kakkkkk, iya bener lu tuh most wanted, most wantednya sel pertahanan yang di dalem rumah sakit RSJ" jawab bella ketus.


"enak aja mana ada kayak gituuuu, cakep gini dikatain gila" ucap daru tidak kalah ketus.


"tuhhh gila, pede banget kalo kakak cakep" jawab bella.


"udah diem luuu" ucap daru seraya menyumpal mulut bella dengan roti.


tian kira pov


"kak gue masih penasaran kenapa kakak nyembunyiin identitas kakak?" tanya akira yang sudah sangat penasaran kenapa bastian menyembunyikan identitasnya.


"jadi tuh gue nyembunyiin identitas gue karna------"


flashback on


saat SMP 3 bastian memiliki kekasih, kekasihnya tersebut adalah sahabat bastian dari kelas 3 SD.


waktu itu bastian diputuskan oleh pacarnya pada kelas 1 SMA.


waktu itu perusahaan ATMA'corp hampir bangkrut.


"yan gue mau kita putus" ucap kekasih bastian yang bernama Cindy


"kenapa cin?" tanya bastian


"heh kenapa-kenapa, ya gue ngga mau lah pacaran sam orang miskin sama lu, selama ini gue juga sahabatan sama lu tuh karna harta lu doang, dasar bodoh, hahahahaha" ucap cindy tertawa mengejek.


"cin lu tega cin, gue tulus sayang samaa lu, tapi lu malah gini ke gue, cin gue yakin keluarga gue bakal bangkit, dan gue bakal nemuin orang yang bener-bener sayang sama gue, ngga kayak lu orang yang munafik, cihhh" ucap bastian meninggalkan cindy di kafe.


"BYE MISKINNNNN, HAHAHAHA" ledek cindy.


"lu jahat cin, kenapa lu harus gitu cin?, cin apa perhatian gue ke elu selama ini kurang?" bastian menangis seraya memukul-mukul setir mobilnya.


"liat aja gue bakal bangkit, dan gue bakal berubah" ucap bastian seraya menjalankan mobilnya menuju rumah.


sejak saat itu bastian menjadi sosok yang dingin.


flashback off


"emmmmm, gue juga ngga paham sih tapi gue tau kalo sifat dia tuh udah dewasa banget" jawab tian.


"terus kakak udah bisa move on kan, kan kata orang cinta pertama itu bakal susah move on" ucap akira.


"hahaha, pertanyaan lu lucu, udah jelas gue bisa lah, kan kemaren aja gue udah nyatain ke elu, gue langsung move on lah karna gue kecewa berat sama si matre" jawab tian.


"ohhhh iya juga ya kak, gue lupa, hehe" ucap kira.


"hadehhhh, belom tua udah pikun" ucap tian yang mendapatkan pelototan dari akira.


tidak terasa 2 jam sudah berlalu, semua anak-anak yang tadinya tertidur sudah terbangun.


"pakkkk, kita nyanyi donggggggg" teriak seprang murid.


"baik lah, tapi disini kita cuman punya dua microphone" jawab gurunya.


"gapapa pak" jawab seorang murid.


"oke ini siapa yang mau nyanyi duluan?" tanya gurunya.


"kesempatan gue buat bareng sama bastian" batin rena.


"aku pak" ucap rena mengangkat tangannya.


guru tersebut mengasih dua mic kepada marena, lalu marena jalan mendekati bastian.


"nih tian nyanyi sama aku yahhh" ucap rena dengan nada yang dibuat-buat.


bastian menerima mic dari marena, akira yang melihat hal tersebut langsung memalingkan muka.


"yes dia nerima" batin rena.


"siniin deh mic lu ren" ucap tian, dan marena pun memberi mic-nya tersebut


setelah menerima bastian langsung memberi satu mic kepada akira, dan satunya untuk dirinya.


hal tersebut membuat marena yang sudah dibawa keatas awan langsung terjatuh begitu saja, hingga dirinya memutuskan untuk kembali ketempat duduknya.


"ra kita duet yah, lu bisa kan?" tanya tian.


"emmm bisa kak" jawab kira.


"pak setel lagu i like you so much, you'll know it" pinta tian.


*I like your eyes you look away when you pretend not to care


I like the dimples on the corners of the smile that you wear*


*I like you more, the world may know but don't be scared


Coz i'm falling deeper, baby be prepared


I like your shirt, i like your fingers, love the way that you smell


to be your favorite jacket, just so i could always be near


I loved you for so long, sometimes it's hard to bear


But after all this time,i hope you wait and see


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever i know i can't quit you


Coz baby you're the one, i don't know how


Love you til the last of snow disappears


Love you til a rainy day becomes clear


Never knew a love like this, now i can't let go


I'm in love with you, and now you know


I like the way you try so hard when you play ball with your friends,


I like the way you hit the notes, in every song you're shining


I love the little things, like when you're unaware


I catch you steal a glance and smile so perfectly


Though sometimes when life brings me down


You're the cure my love


In a bad rainy day


You take all the worries away


Love you every minute, every second


Love you everywhere and any moment


Always and forever i knowi can't quit you


Coz baby you're the one, i don't know how


In a world devoid of life, you bring color


In your eyes I see the light, my future


Always and forever with you, now i can't let you go


I'm in love with you, and now you know*


para murid yang mendengarkan suara bastian dan akira yang sangat amat merdu pun bertepuk tangan, sadangkan marena menahan amarhnya.


"liat aja lu ra" batin rena.


setelah menepuh perjalanan sekitar 3 setengah jam akhirnya mereka sampai tujuan, untuk kamar, akira memilih kamar yang memiliki 3 kasur, dan diisi oleh bella dan naisha, bastian juga memilih kamar yang memiliki kasur berjumlah 3 orang, sehingga dirinya bisa bersama daru dan putra, sisanya hanya ada satu kamar lagi yang mempunyai 3 kasur, dan yang lainnya dua kasur.


*****


huaaaaaa😭😭😭😭


maafin author baru update lagi manteman


soalnya jadwal author padet banget,


jangan lupa tinggalin jejak yah,


like, comment, vote, klik favorit, hehe ngga bayar kok gratis cuman mencet-mencet doang, biar author semangat bikinya.


see you gaissss kita ketemu lagi di "who are you my wife?"