
"Nay kamu baik baik aja kan?" tanya rania yg terus mengetok pintu toilet
beberapa menit kemudian naylapun keluar
"Nay,, lo gpp kan lo kenapa sih sakit? kita ke rumah sakit ya"
"gak usah kak aku gpp kok" jelas nayla menolak karena kalau di bawa ke rs tentu rania akan tau bahwa nayla hamil
"Beneran?"
"Iya, tadi cuma masuk angin kayaknya sekarang udah mendingan kok" ujarnya
"**weeh,, preman kampus udah dateng nih**" ujar rivan saat melihat sahabatnya bara tiba di kelas bara memang di anggap preman kampus karena gaya dan sikapnya
"**Minggir**" bentak bara pada zayn yg menghalangi tempat duduknya
"**santai aja dong bro**"
"**Kenapa muka lo kok di tekuk gitu**" tanya zayn
"**Gue mau nanya**" ujar bara
"**Apaan**?" tanya ke 3 teman nya
"**Lo,, pada kenal gak sama cewe yg sama² baru masuk sebulan yg lalu itu**?" Tanya bara
"**ehmm saha? nayla**?" tanya zayn
"**Mungkin dia lo knal ma dia**?" kata bara
"**Ya kenallah dia kan adiknya gebetan gue tuh**" jwb zayn
"**Gebetan pala lo emang si rania mau ma lo? muka sih ok tapi klakuan lo hadeh**" ujar Reza
"**Btw ada apa bar kok tiba² tanyain nayla**" tanya rivan penasaran
"**Ehm, gpp nanya aja**" jwb bara
'**Gimana kalo cewe itu beneran hamil**?' pintanya dlm hati sekarang jelaslah siapa pelaku di balik hamil nya nayla sudah tentu bara. jebakan sebuah jebakan itulah yg buat bara tak sadar akan perbuatannya pada nayla.
bara kembali flashback pada kejadian 2 minggu lalu itu
~~ ***Flashback On*** ~~
Sebuah pesta ulang tahun sedang berlangsung pesta itu di adakan di sebuah rumah yg cukup mewah dan megah
bara dan beberapa temannya sdah sempoyongan dengan minuman alkohol
"**Eh,, Zahra aku pulang dulu ya udh malam** nih" pinta nayla berpamitan pada temannya yg sedang berulang tahun itu
"**Gak usah pulang lah nay, nginep di sini aja**" timpal zahra
"**Boleh**"
"**Ya bolehlah**" kata zahra tersenyum
"**Iya nih cape bgt**" jwb nayla
"**yaudah lo naik aja ke atas itu kamarnya yg paling deket ma tangga ok**" tunjuk zahra
"**ok gue istirahat ya mksih zah**" naylapun melangkah kelantai atas niatnya untuk istirahat, nayla menutup pintu kamar itu dan langsung merebahkan tubuhnya di kasur,, saat mata nayla mulai ingin,terpejam
\-brakk\-
suara dobrakan pintu terdengar
"**Hah,, siapa lo**" tanya nayla pada seorang yg tiba² masuk ke kamar itu , kenapa bisa pasti nayla lupa mengunci pintunya cowo dgn gerak gerik org mabuk itupun terus mendekat ke nayla
"**Mau ngapain... tolong**.." gadis itu berusaha meminta tolong,tapi suara musik di pesta itu cukup,kuat,hingga tak ada yg mendengarnya pria tadi pun,mulai menjalankan aksinya
"**Enggak lepasin tolong**" triak nayla tapi tetap takdi dengar siapapun sekuat tenaga nayla memberontak tapi tenaganya tak cukup kuat melawan pria itu, cowo trus saja menjalankan aksinya dan akhirnya terjadilah apa yg tidak seharusnya mereka lakukan pada malam itu
~~ Flashback Off ~~
Setelah jam kelas selesai suasana kini heboh saat melihat bara baku hantam dengan evan keduanya memang sering terlibat perkelahian
"**Bar,, bar,, udah**" kata rivan melerai
"**Heh,, dasar cupu lo bar**" ujar evan lalu melangkah pergi
"**Kalian pa²an sih ah ngalagin aja klo gak udah gue habisin guh anak**" kata bara
"**Sorry,, bar kita cuma ga mau ketauan dosen kan bisa gawat**" kata revan, reza dan zayn
"**bodo amat emang gue peduli**?" ujar bara lalu melangkah pergi, niatnya ke toilet tpi niatnya itu di urungkan saat meliat seorang wanita Tengah menangis di taman belakang kampus
"**Kek kenal**" ucap bara iapun Mendekat ke wanita itu, lalu memberinya tisu wanita itupun menoleh ke arah cowo yg terdapat bekas lebam akibat berantem tadi air matanya kembali mengalir deras
"**Lo.... lo yg udah bikin hidup gua hancur**" kata nayla histeris sambil memukul tubuh cowo itu,dgn brutalnya suasana taman saat itu memang sepi
"**gu..gue minta maaf**" kata bara
"**Maaf.. lo pikir dengan ucapan maaf lo itu bisa ngembaliin semuanya hah**?" tanya nayla airmata nya terus mengalir
bara terdiam ia sadar kata maaf tak akan merubah segalanya
"**Gue mau gugurin**" ucap nayla,pelan tapi masih terdengar oleh bara
"**Apa**?" tanya bara menatap tajam pada nayla
"**Gue mau gugurin kandungan gue**"
"**Jangan nay... gue.. gue akan tanggung jawab**" ujar bara serius sambil memegang kedua bahu nayla
~ Bersambung ~
maaf pendek ya guys ceritanya nanti
Eps 3\-4 nya kalo bisa aku panjangin, dan klo aku gak sibuk besok ya guys ku up :\)