Naila & Keyren

Naila & Keyren
Ch 1.7 sekolah baru



"ma... topi ku mana? ".naila berteriak menemui mamanya yang sedang sibuk di dapur." coba kau cari aja di kamar mana tau kau salah meletakkannya dimana".ucap mamanya yang sedang memasak tak mungkin meninggalkan makanan yang sedang dia masak.


"naila kau mau pergi kesekolah bareng papa ngak kalau nggak papa duluan dulu".ucap papanya yang hanya meminum kopi terubu buru karena sudah terlambat ke kantornya.


" papa duluan aja naila bisa pergi sendiri ".ucap naila yang tidak ingin merepotkan papanya karena jalan ke sekolah dan kantor papanya berlawanan.


" y udah kalau gitu papa duluan ".ucap ahmad memasang sepatunya tergesa-gesa.


" nah udah ketemu, maa naila kesekolah dulu".teriak naila tergesa-gesa karena sudah terlambat.


"weei kelvin aku udah meminjamkan kau motorku selama libur, gara-gara kau aku hampir saja telat ke sekolah,kembalikan motorku nanti siang! ".ucap keyren yang sedang menelfon kelvin sambil memakan roti sudah habis setengah di tangannya, keyren menoleh ke belakang melihat naila yang sedang berlari menunggu lampu merah menyala.


" eh nak bisakah kau jalan cepat sedikit, kalau kau jalan kek siput kek gitu kau benar-benar akan terlambat "ucap pak satpam yang sedang berdiri di depan gerbang sekolah geram melihat keyren yang berjalan kek siput.


" aku emang ingin terlambat pak".ucap keyren menggoda pak satpam, keyren melepas tapi sepatu yang sudah Terikat rapi lalu berpura-pura mengikat lalu melepaskan nya lagi. melihat jam yang melekat di tangan kanannya yang sudah menunjukkan jam tujuh lewat empat puluh menit yang menandakan bahwa dia sudah terlambat. memperbaiki tali sepatu yang dia lepas pasang dari tadi.keyren berdiri dan berjalan dengan santai masuk ke sekolah.


"tunggu jangan di tutup dulu"


naila berlari secepat mungkin ke gerbang sekolah yang sedikit lagi akan tertutup.naila yang sudah sampai di lobi sekolah melihat seluruh siswa sedang berbaris mendengarkan pidato yang dibacakan oleh kepala sekolah.naila mengendap-endap berjalan pelan ke barisan paling belakang melihat kiri kanan tidak ada guru yang melihatnya.


"hufft akhirnya".ucap naila ngos-ngosan menepuk-nepuk dadanya berusaha menstabilkan pernafasan nya.


" kau ini kenapa terlambat di hari pertama sekolah? ".ucap seseorang dibelakang yang berbisik halus di telinga naila.


" y mau gimana lagi aku tadi tersesat ".respon naila yang mendengar seseorang sedang berbicara dengannya belum menyadari bahwa orang yang berada di belakangnya adalah seorang guru.


" tersesat, kenapa kau tidak tersesat saja sampai sekarang? "


naila menoleh ke belakang melihat seorang guru yang sedang menatap tajam kepadanya."baris di sana, cepat".teriak guru sambil menunjuk pojok lobi sekolah.naila menundukkan kepalanya pasrah berjalan mulutnya Berkomat-kamit.naila melihat keyren yang juga berdiri di pojok sedang melihatnya tertawa girang melihat naila yang dimarahi guru.


"kau juga terlambat? " . ucal keyren menyandarkan punggungnya ke dinding,keyren terkekeh melihat naila yang sedang bicara sendiri tak jelas sedang berbicara apa yang berdiri beberapa langkah di sampingnya.


naila menoleh ke samping melihat keyren hingga membuat mata mereka bertemu."hufft sial banget pagi ini".grutu naila memalingkan wajahnya ke arah berlawanan berjalan beberapa langkah ke samping karena dia merasa jarak antara dia dan cowok tersebut masih lumayan dekat.


"halo semuanya, hari ini kita kedatangan murid baru" . ucap pak cal lalu menyuruh naila untuk masuk.naila menghela nafar beberapa kali meyakinkan dirinya kalau dia bisa.naila memegang ali tasnya erat agar tangannya tidak gemetar.


"cepat perkenalkan diri kamu".ucap pak cal yang melihat naila yang cuma berdiri tak bicara sepatah katapun.


" itu saja? ".ucap pak cal melihat naila yang tidak mengatakan hal lain selain menyebutkan namanya. " apa lagi? ".ucap naila dengan polos melihat pak cal kebingungan harus mengatakan apa lagi waktu memperkenalkan diri.


" sudah lah kau duduk saja di barisan nomor empat sebelah kiri yang kursi kosong itu".ucap pak cal lalu merapikan kertas yang ada di mejanya.


"apa nggak ada tempat yang lain pak? " protes naila agar pak cal memcarikan tempat duduk yang lain untuknya."coba kau lihat apa ada tempat duduk yang kosong lagi? ".ucap pak cal menyuruh naila melihat tidak ada tempat duduk yang kosong melainkan itu.


naila mengerutkan keningnya terpaksa duduk di dekat orang yang tidak dia suka." apa kau begitu tidak suka duduk disampingku? ".ucap keyren menggoda naila. naila menoleh ke arah keyren lalu mengeluarkan buku dari dalam tasnya dengan kesal meletakkan buku dengan kuat ke atas meja. keyren mengangkat kedua alisnya melihat naila yang kesal entah kenapa.


" halo naila nama aku ellicia kau bisa panggil aku ellic".ucap seorang gadis cantik rambutnya terurai indah ke samping sedang membalikkan badannya ke belakang lalu melambaikan tangannya.tak lama setelah ellic membalikkan badannya cowok di sampingnya pun ikut membalikkan badannya."kalau aku keyden".ucap keyden yang ikutan memperkenalkan diri meskipun mereka sudah pernah bertemu sebelumnya


" wei kau ngapain nyatat sesuatu yang nggak penting kek itu? "ucap keyren melihat naila yang sedang mencatat pidato yang sedang dibacakan oleh pak cal di depan kelas.


" kenapa kau sangat hobi mengintip? ".ucap naila kesal lalu menutupi apa yang dia tulis dengan tangannya." namaku naila buka wei wei".tegas naila kesal mendengar keyren yang memanggilnya wei.


"okehh... "


"oo iya kau jangan coba untuk dekat denganku".


keyren menoleh ke arah naila mengedipkan matanya beberapa kali terkejut mendengar perkataan naila yang mengira kalau dia sedang mencoba untuk dekat dengan naila.


" aku mencoba untuk dekat dengan mu? "ucap keyren menunjuk dirinya sendiri.membulatkan matanya kaget sambil melihat naila yang masih saja mencatat pidato yang tak penting itu.


" eemm, kalau nggak kenapa kau terus mengajakku bicara dari tadi? "


keyren melihat naila yang begitu pedenya mengatakan hal itu. keyren menutup mulutnya dengan tangan tak tahu entah apa yang sedang dipikirkan teman semejanya kali ini.


"lagipula kita cuma teman semeja sementara, karena sebentar lagi akan ada pergantian tempat duduk, setelah ganti tempat duduk aku harap kita nggak akan berhubungan lagi".ucap naila mengangkat bibir atas kirinya.keyren tersenyum tipis baginya perkataan naila itu terdengar seperti lelucon di telinganya.


"okeh, teman semeja sementara".ucap keyren yang semakin tidak tahan menahan tawa mengingat kembali kata-kata naila.


"Ooh iya soal pergantian tempat duduk kita bicarakan lagi setelah ujian semester, nanti bapak akan atur tempat duduk kalian sesuai dengan nilai raport kalian"


naila membulatkan matanya mendengar pemberitahuan yang diberikan pak cal. menidurkan kepalanya kemeja memikirkan bagaimana dia bisa bertahan satu meja dengan keyren selama beberapa bulan lagi.