My One And Only

My One And Only
BAB 10



Ke esokan harinya semua orang yang berada di kediaman Leana tengah sibuk dengan kegiatan untuk menyambut kedatangan keluarga calon besan mereka yang hendak akan melamar putri semata wayang mereka.


Begitupun dengan di kediaman Lauro yang tak kalah sibuknya dengan menyiapkan sususan barang hantaran yang akan mereka bawa untuk acara lamaran nanti, Kenan yang nampak terlihat santai dan biasa saja kini dia malah sedang berada di balkon kamarnya sambil memandang lurus kedepan. Sampai tiba seseorang berteriak memanggilnya dengan sangat keras dari arah belakang sambil memukul-mukul punggung badannya.


"KAKAK, Lo jahat banget sih Kak." Ucap Lecy.


"Apaan sih Dek, dateng-dateng teriak gak jelas, mukul-mukul lagi?" Tanya Kenan.


"Ih nyebelin banget sih Lo Kak, masa Gue baru tau Lo mau lamaran. Terus siapa lagi cewenya, Guekan belum tau." Jawab Lecy.


"Ya suruh siapa juga gak ada di rumah pas kemaren, Guekan ngomongnya juga dadakan Dek,"


"Terus Cewe mana yang udah bikin Kakak kesayanganku ini Move On dari Kak Ce-" Ucap Lecy terpotong kala Kenan langsung berucap.


"Dek, Lo taukan kalo Gue gak suka bawa-bawa nama dia lagi."


"Ck!bilang aja belum bisa lupain, terus siapa dong cewe yang Lo mau jadiin istri Lo kak?'' Tanyanya lagi.


"Lo liat aja entar sendiri, Lo pasti bakal tau.'' Jawab Kenan sambil berlalu menuju ke dalam kamarnya.


"Heh Kak, maksud Lo Gue kenal sama calon istri Lo gitu. Siapa sih Kak, siapa?'' Cerca Lecy begitu sangat penasaran menyusul Kenan masuk juga.


"Nanti juga Lo tau sendiri Dek, Udah ah sana keluar Gue mau mandi sama siap-siap." Usirnya pada Lecy mendorong keluar dari kamarnya.


"Ih Kak bilang dulu siapa woy cewe Lo itu Kak." Teriak Lecy di depan kamar Kenan, sedangkan Kenan dia langsung masuk ke bathroom untuk Mandi, mengabaikan adiknya yang teriak-teriak di luar kamarnya.


Beberapa jam terlewati, waktu yang di nanti kini tengah akan terlaksana.


Keluarga Lauro dan beberapa kerabat dekat sudah sampai dikediaman Leana, yang di sambut baik oleh Keluarga Leana juga tentunya. Dan acara lamaran pun berjalan lancar seperti mana semestinya dengan segera pula menentukan tanggal pernikahan antara Kenan dan Leana terhitung sebulan lagi terhitung dari hari sekarang acara pernikahan mereka akan dilaksanakan.


Lecy yang tadi pagi begitu penasaran dengan sosok calon Kakaknya itu dibuat syok saat pertama kali melihat sosok cewek tersebut, sampai-sampai tadi ia menatap tajam dengan rasa ketidak sukaaannya ke arah Leana yang notabennya cewek yang telah menjadikan kekasihnya menjauhinya, upss ralat mantan kekasihnya hehe..


Setelah acara selesai semua keluarga Lauro pun berpamitan untuk pulang, kecuali Kenan yang tidak pulang dia di suruh tetep tinggal oleh kedua orang Leana karena mereka ingin bisa mengenal lebih jauh calon menantunya itu. Dan Kenan tidak sendiri dia di temani sepupunya Steve.


"Calon Lo cantik juga brother," Celetuk Steve.


"Hmm.. Biasa aja." Jawab Kenan.


"Gue tebak nih yah, Lo kayanya gak cinta deh sama calon Lo itu?" Ucap Steve.


"Jangan sok tau, Lo mau Gue pindahin tugas ke LN." Jawab Kenan dengan sedikit ancaman karena ketidak diaman mulut steve sedari tadi yang terus saja banyak omong.


"Huhh gak asyik Lo, main ancem pindah tugas mulu. Sial!" Ucap Steve dengan gerutuannya.


.


.