My husband is a CEO

My husband is a CEO
Episode 9



Di kelas Mipa 1 telah ramai di penuhi suara - suara orang berteriak gak jelas, ngerumpi, nyontek Pr dan masih banyak lagi dan tidak lama kemudian datanglah seorang gadis cantik dengan raut majah yang kelihatan bahagia dan berseri seri yang tak lain Stella Pratiwi Abraham.


" Assalamualaikum Anjel. " ujar Stella dengan tersenyum bahagia.


" waalaikumsalam, kenapa luhh ? " ujar Anjel yang aneh melihat sikap sahabatnya ini.


" gak papa, ke kantin yuk sekalian ajak Mutiara sama Citra. " ujar Stella dengan tersenyum.


" senyum - senyum mulu luhh, lama - lama gila luhh. " ujar Anjel yang menatap ngeri sahabatnya ini dan langsung mengchat kedua sahabatnya agar ke kantin.


" ya udah yuk gua dahh chat Mereka berdua. " ujar Anjel dan langsung bangkut dari duduknya.


" skuyy. " ujar Stella yang langsung berjalan menuju ke kantin yang di susul Anjel di sampingnya.


Sesampainya di kantin Mereka berdua melihat dua orang sahabatnya sedang duduk di pojok dan langsung menghampirinya.


" halo semuanya. " ujar Stella dengan tersenyum bahagia dan langsung duduk di depan Citra.


" dihh nihh bocah ngapa ? " ujar Mutiara yang menatap Anjel.


" gak tau, dari datang juga udah kay gitu. " ujar Anjel yang menjelaskan.


" woyy stel, luhh ngapa dahh ? " ujar Mutiara dengan menatap aneh Stella.


" gak papa, hari ini gua traktir ya sebagai Pajak jadian gua. " ujar Stella yang keceplosan.


" whatt !!? " ujar serempak mereka dengan terkejut dan menatap penasaran Stella.


" jadian sama siapa Luhh ? " ujar Mutiara dengan menatap tajam sahabat itu.


" hehehehe ... gak jadian sama siapa - siapa kok, gua cuma salah ngomong aja tadi. " ujar Stella dengan tersenyum.


" serius luhh? jangan bohong. " ujar Mutiara dan di angguki Citra dan Anjel.


" gua gak bohong, udah - udah ayo di pesen. " ujar Stella mencoba mengalihkn pembicaraan.


" ohh oke dehh, gua pesenin bakso sama es jeruk , stel. " ujar Mutiara dengan menatap Stella.


" gua mie ayam sama es jeruk aja. " ujar Citra dengan menatap stella.


" gua samain aja kay Mutiara. " ujar Anjel.


" ohh oke ... gua pesenin ya, tunggu di sini nona - nona. " ujar Stella dan langsung memesan makanan mereka.


" ngomong apaan ? " ujar Stella dengan menatap mereka.


" ini lohh katanya di sekolah kita mau ada perkemahan tapi khusus anak 11 doang, anak kelas 10 gak boleh ngikut masa. " ujar Mutiara dengan kecewa.


" ohh itu ... gua dahh tau dari kak kevin, dia juga ikut buat jadi pemimpin kemah kali ini, katanya sihh anak 11 mau kemah ke cibubur. " ujar Stella yang menjelaskan.


" ohh gitu ... kenapa gak sama kelas 10 aja sihh, gua kan jadi bisa ikut kemah dahh lama juga gua gak ikut kemah. " ujar Mutiara dengan tatatapan kecewa.


" iyaa lagian juga kalau sekolah kita diadakan kemah buat kelas 10 kan enak biar anak kelas 10 bisa mengenal lingkungan sekitar. " ujar Citra dengan kecewa.


" mudah - mudahan aja entar anak kelas 10 ada juga kemah kita tunggu aja. " ujar Anjel dan di angguki setuju ketiga sahabatnya dan tak lama pesanan mereka pun datang.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Good Night guys


maaf ya author baru bisa up sekarang dan jangan lupa selalu like, vote dan juga komennya


follow Instagram author ya @Habibah 1231 dan juga Facebook author Fauziah Habibah 😊😳


see you tomorrow guys 😘