My husband is a CEO

My husband is a CEO
Episode 15



" bosen. " satu kata yang keluar dari mulut seorang Ceo dan wakil presdir yang terkenal kejam itu sambil mengetuk - ngetuk bolpoinnya.


Tokk ... tok ...


" Selama sore kakak ku. " ujar seorang wanita cantin yang tak lain Hana dengan membuka pintu ruangan tersebut.


" kamu ngapain disini ? " ujar Rafi dengan menaikkan sebelah alisnya bingung menatap Hana.


" Hana bosen kak dirumah, kita jalan - jalan yuk. " ujar Hana dengan bergelayut manja ke kakak sepupunya itu.


" baiklah, tapi kemana ? " ujar Rafi dengan pasrah.


" ke mall. " ujar Hana dengan tersenyum.


" ya sudah kakak mau panggil sekretaris kakak dulu. " ujar Rafi dengan langsung memghubungi sekretarisnya.


setelah panggilan terhubung Rafi langsung menyuruh sang sekretaris keruangannya dan langsung memutuskan sambungannya tak lama kemudian setelah sambungan terputus pintu ruangan Rafi pun di ketuk oleh sang sekretaris.


Tokk ... tok


" masuk. " ujar Rafi dengan merapikan jasnya.


" ada yang bisa saya bantu tuan ? " ujar sekretaris tersebut dengan membungkuk hormat.


" aku akan pulang, jika ada laporan atau berkas baru dari karyawan kau taro saja di meja ku ini dengan rapi dan jika ada clien yang ingin bertemu kau beritahukan untuk datang besok. " ujar Rafi dengan tegas.


" baik tuan. " ujar sang sekretaris yang bernama Vino yang umurnya tak jauh dari Rafi.


" ayo Hana. " ujar Rafi dengan berjalan duluan menunju mobilnya berada sedangkan Hana masih berada di ruangan tersebut.


" Halo juga Nona, nama saya Vino dan anda bisa memanggil saya sekretaris Vino. " ujar Vino dengan membalas uluran tangan tersebut.


" senang bertemu dengan mu sekretaris Vino, kalau begitu saya pamit dan sampai berjumpa lagi. " ujar Hana dengan melambaikan tangannya dengan tersenyum dan Vino yang melihatnya ikutan tersenyum.


" cantik. " batin sekretaris Vino dengan memandang kepergian Hana yang lama kelamaan menghilang.


Sedangkan di mobil, Rafi sangat kesel menunggu sepupunya yang tidak kunjung datang di saat ia memutuskan ingin menghampiri sepupunya di ruangannya tak lama sepupunya itu yang tak lain Hana memasuki mobilnya dengan tersenyum tanpa dosa.


" lama banget. " ujar Rafi dengan langsung mengemudikan mobilnya meninggal perusahaannya menuju ke mall terbesar di kota.


Setelah sejam perjalanan, mobil sport Rafi memasuki pusat perbelanjaan tersebut dengan langsung memasuki basemant mall tersebut dan langsung menghentikan mobilnya.


" kak nanti temenin Hana beli baju ya. " ujar Hana dengan langsung membuka seltbetnya dan langsung keluar dari mobil.


" hmm. " hanya itu yang keluar dari mulut kakak sepupunya.


" yuk kak. " ujar Hana dengan menarik tangan Rafi menuju ke toko pakaian di dalam perjalanan menuju tokok tersebut semua pengunjung menatap mereka dengan terkejut ternyata seorang wanita cantik yang tak lain Hana berani menarik tangan Seorang Ceo terkenal di Inggris, siapa yang tidak tau dengan kehebatan Ceo tersebut di dunia bisnis, kekejaman yang dimilikinya dan sikap dingin dan datar yang selalu mereka lihat.


Hana dan Rafi pun sudah sampai di toko pakaian wanita dengan di sambut semua karyawan dan pemilik toko dengan hormat dan Hana pun langsung memilih milih pakaian yang akan ia beli.


Hana melihat dress selutut berwarna biru laut dengan motif bunga - bunga yang membuat dirinya tertarik untuk membelinya di saat ia ingin mengambil dress tersebut ada sebuah tangan yang juga memegang dress tersebut dan orang itu adalah Stella yang juga tertarik dengan dress yang tampak simple tapi sangat cantik jika di pakai.


jangan lupa tekan like, vote, rate dan juga komennya


see you tomorrow guys 😘