
Malam Harinya tepat jam 8 di sebuah restoran terkenal di Jakarta, Stella dan Rafi sedang dinner romantis ala Eropa, sesekali Rafi memberikan gombalan mautnya yang bisa membuat Stella memerah karna malu.
Sambil menunggu pesanan mereka datang, Stella dan Rafi pun mengobrol santai dan seketika datanglah cewek cantik dengan gaun yang sexy menghampiri mereka.
" Rafi kamu di sini juga ? " ujar cewek sexy tersebut dengan tersenyum manis.
" Ohh iyaa liora, kamu ngapain di sini ? " ujar Rafi dengan muka datarnya.
" Biasa ketemu klien, btw kamu makin ganteng aja sihh Raf. " ujar Liora sambil menyentuh pipi rafi dengan sedikit menggoda dan langsung di tepis Rafi.
" Tolong yang sopan Liora. " ujar Rafi dengan menatap marah cewek di depannya itu.
" Ehh maaf, kamu terlalu menggoda sihh. " ujar Liora dengan tersenyum manis tanpa merasa malu sedikitpun.
" Ini siapa Raf ? adek kamu ? " ujar Liora dengan menatap sinis Stella.
" Kenalin calon tunangan gua namanya Stella. " ujar Rafi dengan tersenyum menatap Stella sedangkan Stella pun terkejut sekaligus senang mendengarnya tapi tidak dengan Liora yang mengepalkan tangannya.
" Ohh calon tunangan kamu, masih kaya bocah ya, pasti gak berpengalaman, harusnya kamu tuhh nyari yang dewasa, sexy dan bisa memuaskan kamu. " ujar Liora dengan sinis menatap Stella.
" Aduh mbanya ini kaya gak laku banget ya, emang mba kira saya j***** apa yang harus memuaskan kak Rafi, ohh jangan - jangan mbanya bilang kaya gitu biar ka Rafi memilih mba gitu yang berpengalaman dalam memuaskan para pria, jangan - jangan mbanya j***** ya. " ujar Stella dengan pedes, jangan dikira dia cewek lemah yang gampang di tindas seperti cewek cewek di luar sana.
" Dasar bocil seenak ya kalau ngomong. " ujar Liora dengan menatap tajam Stella.
" Ohh gitu ya, dahh dehh mba nya mendingan pergi, ganggu aja orang mau dinner juga, ohh jangan - jangan mba nya gak laku ya makanya cwok gak pada mau deketin mba yang dandanannya kek tante - tante, upss. " ujar Stella sambil menutup mulutnya dengan menatap sinis Liora yang sedang menahan malu karna semua pengunjung restoran menatap dirinya dengan tatapan sinis sedangkan Rafi hanya tersenyum bangga ternyata gadisnya bukan tipe cewek yang gampang di tindas.
" Inget ya urusan kita belum kelar dan inget gua akan balas dendam. " ujar Liora dengan mengancam dan langsung pergi.
" Sampai bertemu lagi tante !!! " ujar stella dengan sedikit keras sedangkan para pengunjung tertawa mendengar Gadis tersebut mengatain Liora dengan sebutan tante - tante dan Liora yang mendengarnya makin kesal.
" Apa lihat - lihat. " ujar Stella menatap Rafi dengan tajam.
" Kamu ternyata mulutnya pedas juga ya. " ujar Rafi dengan menahan tawanya melihat Stella yang makin kesal.
" Lagian siapa suruh tuhh tante - tante pake ngatain bocil segala, bocil tuhh lebih baik dari pada tante - tante malah gaunnya sexy sampai belahan dadanya kelihatan. " ujar Stella dengan kesal.
" Mau ngomong apa, kak ? " ujar Stella dengan serius sedangkan Rafi langsung bangkit dari duduknya dan langsung menekuk kaki kanannya sambil mengeluarkan kotak cincin berwarna merah dari saku jasnya.
" Akun bukan lahh pria romantis, aku bukan lahh seorang pangeran di negri dongeng aku hanya orang biasa yang mencintai seorang gadis cantik yang terpaut usia yang sangat jauh, ijinkan aku untuk menyatakan cinta dan sayangku kepada mu, mau kah kau menjadi pacar ku ? " ujar Rafi dengan membuka kontak cincin di hadapan Stella sedangkan Stella menatap diam Rafi yang sedang menatap dirinya menunggu jawabannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Assalamualaikum readers
Maaf ya author baru bisa up sekarang 😢 author sekarang - sekarang ini sedang sibuk ulangan di tambah lagi author sibuk up di cerita ketua osisi kejam karna author mau segera tamatin cerita tersebut biar author bisa fokus lagi ke cerita ini sama cerita yang lainnya.
Terus dukung selalu author yang gaje ini ya guys dengan cara teka like, love dan bagi yang suka cerita ini silahkan di beri votenya ya 😊
Salam sayang dari author 😘