
Di pagi harinya Stella berangkat sekolah dengan wajah lesuhnya karna hari ini kekasihnya mulai berangkat kembali ke Inggris dan penyemangatnya sudah tidak ada lagi di dekatnya.
" moring all. " Ujar Stella dengan lesuh dan langsung duduk di samping sang kakak.
" ngapa luhh muka lesuh banget. " ujar Kevin yang melirik ke arah Stella.
" gak papa. " ujar Stella dengan mengambil roti dan langsung mengoles rotinya dengan selai kesukaannya.
" sudah - sudah ayo sarapan. " ujar Danu Abraham yang mulai memakan sarapannya di ikuti yang lain.
Setelah selesai sarapan Stella berangkat menggunakan mobil sport kesayangannya berwarna merah muda dengan kecepatan rata - rata membelah jalanan ibukota yang cukup padat dan Setelah Sampai di sekolah SMA International school Stella langsung memarkirkan mobilnya di parkiran yang sudah cukup penuh.
Stella berjalan menyelusuri koridor sekolah dengan lemas sampai semua yang menatapnya merasa aneh seharusnya di pagi hari kelihatan semangat tapi tidak dengan Stella yang menanampilkan wajah lesuhnya sampai di kelas 10 Mipa 1.
" luhh kenapa, Stel ? " Ujar wanita cantik yang sedang menggunakn jepitan kupu - kupu di sebelah rambut sebilah kirinya yang tak lain Mutiara Dwi Cantika.
" gak papa. " Ujar Stella dengan menjatuhkan kepalanya di atas meja.
" muka luhh kusut banget. " ujar Anjel yang baru tiba di kelas.
" maklum belum di setrika jadi kaya gitu. " ujar Mutiara sedikit terkekeh.
" kenapa sihh ? " ujar Anjel yang langsung meletakkan tasnya di atas meja.
" gak papa. " ujar Stella yang masih langsung menatap kedua Sahabatnya.
" oke kalau gak mau cerita mahh, btw Citra kemana, Mut ? " ujar Anjel dengan menatap Mutiara.
" katanya sihh kemarin dia bilang ke gua ada urusan keluarga tapi gua juga gak tau urusan keluarga apaan. " Ujar Mutiara yang duduk tepat di depan Anjel dan Mutiara.
" ohh ... mungkin ada urusan yang penting kali. " ujar Anjel.
Sekitar satu jam pelajaran Fisika yang di penuhi dengan rumus - rumus yang mampu membuat semua murid 10 Mipa 1 pusing tujuh keliling dan sekarang waktunya istirahat semua murid langsung berhamburan menuju ke kantin begitupun dengan ketiga wanita cantik yang tak lain Stella, Anjel dan Mutiara.
" Pada mau mesen apa ? " Ujar Mutiara yang masih duduk di sebelah Stella.
" siomay aja sama jus alpukat. " ujar Anjel dengan menatap Mutiara
" luhh mesen apa ? " Ujar Mutiara dengan menatap Stella yang sedang murung.
" samain aja. " ujar Stella tanpa menatap Mutiara.
" oke. " Ujar Mutiara dan langsung memesan pesenan mereka sedangkan Anjel menatap Stella yang terlihat murung.
" luhh kenapa sihh, Stel ? " ujar Anjel dengan menyentuh tangan Stella.
" dia pergi lagi, Njel. " ujar Stella dengan sendu.
" dia siapa ? " ujar Anjel yang tidak mengerti arti kata dia yang di maksud Stella.
" Dia, lelaki gua yang kembali pergi ninggalin gua. " ujar Stella dengan menitikkan air matanya.
" Stel ... walau gua gak tau dia itu Siapa. saran gua luhh coba untuk ikhlas, kalau dia emang jodoh luhh pasti dia akan kembali lagi kesini, Emang dianya itu pergi kemana ? " ujar Anjel dengan menatap Stella.
" Dia pergi ke Inggris buat ngurusin perusahaannya yang lagi dalam masalah, gua kangen sama dia ya walau baru di tinggal sehari. " Ujar Stella dengan terisak.
Jangan lupa Like, Rate, Vote dan juga komennya 😊 thank you 🙏
see you tomorrow guys 😘