My husband is a CEO

My husband is a CEO
Episode 19



Tak terasa hubungan dua sejoli tersebut sudah memasuki dua bulan dimana hubungan mereka berjalan dengan lancar tanpa adanya halang rintangan yang menerpa tapi mereka tak mengetahui ada seseorang yang siap menghancurkan hubungan Mereka berdua yang akan mengorbankan nyawa diantara Mereka berdua.


" kak kita mau kemana sihh ? " ujar Stella yang bingung karna kekasihnya ini tiba - tiba menyuruh dirinya keluar dari mansion dan mengajaknya pergi entah kemana.


" ke suatu tempat yang pasti kamu suka. " ujar Rafi dengan melirik sekilas Stella dan kembali fokus menyetir.


sampai mobio Rafi memasuki sesuatu tempat yang bisa di katakan seperti hutan pinus yang Stella pun tidak mengetahui ada tempat seperti ini didalam hutan.


" turun. " perintah Rafi yang langsung turun dari Mobilnya dan juga Stella.


Mereka berdua memasuki hutan pinus tersebut dengan berpegangan tangan sambil sesekali Stella tersenyum melihat kecantikkan hutan ini yang siapa saja memasukinya akan terhipnotis oleh keindahan yang ada.


" kak cantik banget. " ujar Stella dengan melirik Rafi yang ssdang menatapnya.


" iyaa cantik banget. " ujar Rafi dengan memandang wajah Stella dengan tersenyum.


" pemandangannya kak yang cantik. " ujar Stella yang mengerti makna kata cantik yang di ucapkan kekasihnya itu.


" kamu juga cantik. " ujar Rafi yang langsung mencium keninf Stella.


" ihh ... main nyosor aja. " ujar Stella dengan menahan malu atas perlakuan yang tiba - tiba di berikan kekasihnya itu.


" tapi kamu suka kan dan buktinya itu pipi kamu kaya kepiting rebus hahahaha. " ujar Rafi dengan tertawa senang melihat merah merona di pipi Stella.


" tau ahh. " ujar Stella yang langsung menuju ke air terjun yang sangat cantik sambil tersenyum dan Rafi pun langsung menyusul.


" suka gak ? " ujar Rafi dengan merangkul Stella.


" suka kak, makasih ya. " ujar stella dengan tersenyum.


" apa kak ? " ujar Stella dengan memandang Rafi.


" kakak harus kembali lagi ke inggris karna tugas kakak kan di sana ngurusin perusahaan yang ada di sana. " ujar Rafi dengan sendu karna akan berpisah cukup lama dengan sang kekasih.


" apa gak bisa di tunda berangkatnya ? " ujar Stella dengan sendu menatap Rafi.


" gak bisa yank, lagian kondisi di perusahaan lagi drop banget. " ujar Rafi dengan tak tega melihat wajah sendu kekasihnya tersebut tapi mau gimana lagi ia harus berangkat besok karna perusahaannya sedang ada masalah yang harus ia sendiri yang tanganin.


" baiklah, tapi jangan lupa ya selalu hubungi Stella setiap hari. " ujar Stella dengan menatap Rafi.


" siap sayang ku dahh jangan sedih nanti kakak gak tega ninggalinnya. " ujar Rafi dengan memeluk Stella.


" hikss ... hikss ... biarin, biar kakak gak jadi pergi, Stella minta maaf selama ini Stella selalu bikin kakak kesel, Stella sayang kakak. " ujar Stella dengan memeluk erat Rafi dan menangis terisak.


" kakak janji pasti akan balik lagi kesini. " ujar Rafi yang juga sedih meninggal Stella.


" Stella pegang janji kakak dan kakak harus tepati janji kakak. " ujar Stella dengan terus memeluk erat Rafi seolah olah tidak ingin di tinggalkan.


" iyaa honey. " ujar Rafi dengan melepaskan pelukannya dan mengecup kening Stella cukup lama.


" kak kita foto yuk, kalau Stella kangen sama kakak tinggal lihat foto kita. " ujar Stella dengan mengambil iphonenya di saku roknya Dan mereka pun berselfi Ria.


Mereka berdua menghabiskan waktunya di air terjun tersebut dengan Stella yang bersandar di bahu Rafi yang sesekali menitikkan air matanya mengingat pertemuannya dengan Rafi kakak Sahabatnya itu sampai malam pun tiba Mereka pun langsung meninggalkan hutan pinus tersebut.


Jangan lupa Like, Vote dan juga komennya 😊🙏


see you tomorrow guys 😘