Me and You (our fate)

Me and You (our fate)
BAB 37 (Hemmmm Dua Satu)



Aku meneguk kasar ludah ku,aku begitu merinding sekarang,perkataan Leo terdengar begitu menakutkan.


"Kalo kamu belum siap aku ngga akan maksa kok"ucap Leo lagi


Aku terus berpikir keras.Dia suamiku sekarang,dia punya hak atas aku jika aku menolakku bukankah aku akan berdosa pada tuhan?.


"A,aku,aku mau ganti duluan.Sambil aku mikirin jawaban dari pertanyaan kamu"ucapku gugup.Akupun segera bangkit dan bergegas meninggalkannya.Aku membilas badanku lalu mengenakan bathrobe.Aku meneguk segelas air putih untuk mengurangi rasa gugupku.Oh tuhan,apa yang harus aku lakukan sekarang?.Ingin sekali rasanya aku menghilang dari bumi.


Aku terkejut saat ada tangan kekarnya memelukku dari belakang.


"Honey,are you ready?"Suara husky Leo benar-benar menakutkan sekarang.Aku langsung membalikan badanku.Leo hanya memakai handuk saja.Aku semakin merinding dan panas dingin.


Mata kami saling menatap intens.Tangan Leo menyentuh pipiku dengan lembut dan entah kenapa aku menikmati sentuhannya.Kemudian ia mel*mat bibirku.Kami saling bertukar saliva.Ia melepaskan tautannya setelah kami hampir kehabisan nafas.Ia menempelkan keningnya di kening ku.


"Apa kamu siap sayang?"ucapnya lembut.Aku hanya menjawab dengan anggukan saja.Entah kenapa rasa takutku tadi berubah menjadi rasa ingin akan sentuhan yang lebih.


Leo kembali mel*mat halus bibirku sambil menuntunku menuju ranjang.Kemudian ia merebahkan ku dan membuka bathrobe ku tanpa melepas tautannya.


Tangannya fokus merem*as aset ku yang bulat dengan lembut dan satu desah*an lolos begitu saja dari bibirku.


"Keluarin aja sayang,jangan di tahan"ucap Leo.


kami sama-sama sedang bergairah sekarang dan aku merasakan hal yang aneh saat Leo menyentuhku.Leo membuat banyak kissmark di area leher dan dadaku.Aku hanya bisa mend*sah pasrah di bawah kungkungannya.


Setelah puas bermain di area aset bulatku,kini tangan Leo mengelus area ms.V ku.Aku di buat menggila oleh sentuhannya.Kini area sana sudah basah sekali.


Kemdian ia bersiap akan menanamkan asetnya.Aku menghentikannya dan berkata,"Pelan ya,aku takut sakit.Orang kalo pertama kali pasti sakit banget"


"Iya sayang,aku pelan-pelan kok.Tahan ya mungkin ini bakal sakit.Kamu boleh cakar punggungku atau gigit bahuku"jawab Leo.


Kemudian ia mengesek-gesekan ujung miliknya ke miliknya.Rasanya benar-benar membuat aku gila.Setelah di rasa cukup ia memasukkan miliknya perlahan.Meskipun baru ujungnya saja,tapi rasanya sakit sekali.Air mata ku pun menetes.Begitu perih rasanya.


Leo mengusap air mataku,lalu ia berkata"Apa mau stop aja sayang?aku ngga tega liat kamu kesakitan gini"


"Ngga apa-apa Leo,terusin aja.Aku bisa nahan kok"


"Iya udah kalo itu mau kamu"


Dua kali hentakan,milik Leo berhasil masuk dengan sempurna dan aku merasa ada yang sobek dan ada sesuatu yang mengalir juga di sana.Sepertinya darah keper*w*nan ku.


"Ahhhhh sayanghhhh"Leo ikut medesah.


Leo mendiamkan miliknya dulu,ia tau aku sedang kesakitan sekarang.


"Aku gerakin sekarang ya?"Leo meminta persetujuan padaku,aku hanya mengangguk.


Suara kulit yang beradu,suara desana kini memenuhi kamar kami.Rasa sakit tadi berubah menjadi rasa yang sulit untuk ku gambarkan.Aku benar-benar di buat melayang oleh Leo.Ia terus memompa dengan lembut.


.....


Pagi Hari.


Aku terbangun.Saat aku membuka mata aku melihat pemandangan indah di depanku.Lelaki tampan yang kini tengah terpejam ini adalah suamiku sekarang dan aku baru saja menyerahkan semuanya padanya semalam.Aku tidak menyangka jika akhirnya aku dan Leo akan menikah.


Aku merasakan sakit di area bawahku.Padahal semalam Leo bermain dengan sangat lembut.


"Kamu udah bangun?"Tanya Leo.Ia tersenyum padaku.


"Menurut kamu?"


Ia tersenyum padaku lalu meng*cup bibirku sekilas.


"Main sosor aja,mandi dulu bau tau"ucap ku sambil tersenyum juga padanya.


"Mandi bareng yuk,ku rasa kamu butuh orang buat bantuin kamu ke kamar mandi"godanya padaku.


Aku menjadi malu dan menenggelamkan wajahku di dada bidangnya.Leo hanya terkekeh melihat tingkah ku.


Tak lama kemudian kami mandi bersama dan siap-siap untuk sarapan pagi.


....


Di dapur.


Aku sedang memasak nasi goreng dan telur mata sapi untuk sarapan kami berdua.Tidak ada maid di sini karena aku merasa belum membutuhkan jasa maid.Kami tinggal di apartemen baru yang di beli Leo untuk kami dan apartemen ku,ku berikan pada Flora.Jarak apartemen ku dengan kampusnya tidak terlalu jauh,aku aku pikir lebih baik ia saja yang tinggal di sana dari pada menjualnya.


"Masak apa sayang?" .Ucap Leo mengagetkan ku.Bagiamana aku tidak kaget,tangannya tiba-tiba melingkar di pinggangku dan dagunya ia letakkan di pundakku.


"Nasi goreng sama telur buat kita sarapan.Kamu duduk di kursi geh,nanti aku siapin"Jawabku sambil terus mengaduk nasi goreng.


"Mau gini dulu sebentar aja,bolehkan?"


"iya boleh.Kamu manja banget deh sekarang"Ucapku sambil tersenyum.


Aku pun lanjut memasak nasi goreng dan Leo sudah selesai dengan mode manjanya.Aku menaruh piring yang berisi nasi goreng tadi di meja.Lalu kami menikmati sarapan bersama.


...****************...


Hi guys,jujur pas bikin ini aku bingung,deg-gan sendiri.Jujur aku terinspirasi dari novel lain pas bikin part ini soalnya aku bingung mau di bikin gimana🤣.Jadi maaf ya kalo agak aneh😇


BORAHAE 💜