Me and You (our fate)

Me and You (our fate)
BAB 36 (Hari Yang di Tunggu-tunggu)



Aku bercermin sebentar memandangi penampilan ku sekarang.Aku sudah mengenakan gaun pengantin berwarna putih yang anggun,ballet length veil yang sudah terpasangnya rapih di kepalaku.Aku merasa berdebar sekali sekarang.


Akupun keluar menuju altar menikah di antar ayah ku."Ayo nak"ucap ayah ku sambil menuntun tanganku dan kulihat di depan sana Leo sudah berdiri tegap menantiku.Ia terlihat sangat tampan dengan balutan jas nya yang warnanya sama dengan gaun ku.


Setelah ayah mengantarku kepada Leo lalu sesi pernikahan pun di mulai.Aku dan Leo berdiri di hadapan sang pendeta.Kami pun mengucapkan janji suci di altar pernikahan ini dan di saksikan banyak orang.Setelah selesai kami saling bertukar cincin.Dan tiba saat di mana Leo harus mencium ku.Perasaan ku bercampur aduk sekarang.Aku bahagia dan terharu hingga air mataku menetes.


cup.


Leo ******* halus bibirku kemudian ia berkata lirih "I love you honey".Aku pun membalas "i love you too my hubby".


Terdengar riuh gemuruh suara tepuk tangan para tamu undangan.Kami sudah sah menjadi suami istri sekarang.


Lalu aku menghampiri ayah,ibu ku dan ayah mertua ku kemudian Flora dan Aby.Aku memeluk mereka satu persatu begitupun dengan Leo.


"Selamat ya sayang"ucap ibuku lalu memelukku.Ibuku menangis terharu.


"Putri ayah sekarang sudah jadi milik orang.Ayah bahagia,ayah yakin dia pria yang tepat"ucap ayah lalu memeluk ku juga.


"Selamat datang di keluarga Torrecelli sayang".Ucap sayang mertuaku lalu memelukku.


"Terimakasih buat semuanya.Aku bahagia banget hari ini"ucap ku pada mereka.


Kulihat Leo agak bersedih,ia teringat mendiang ibunya.Ibu Leo sudah berpulang saat Leo masih kecil.Kemudian sang ayah menenangkan Leo.Leo pun mengusap air matanya,ia tidak mau bersedih di hari yang bahagia ini.


Setelah berpelukan dengan keluarga,kini tiba teman-teman dan para sahabat memberikan ucapan selamat.


"Selamat ya Fiona dan Leonardo,udah jadi istri orang aja sekarang.Padahal aku juga suka sama kamu tapi keburu di duluin di Lele itu"ucap Charlie sambil meringis lalu menjabat tangan kami berdua.


"Aku bukan Lele ya"balas Leo tak terima.


Akupun mencubit perut Leo dan berkata "Leo udah ih,nanti malah ribut"


"Tapi dia duluan sayang".Aku pun mencium bibir Leo sekilas agar dia diam.


Melihat kami Erald berkata"Wah ngeri juga ya pengantin baru,maennya nyosor begitu.Nanti lagi kalo udah di kamar".Aku dan Erald kini tersipu malu.


"Jangan lupa nanti malem live streaming ya,aku jomblo jadi aku butuh tutor"ucap Erald lagi.Kami semua tertawa mendengar ucapan Erald barusan.


"Semoga kamu cepat nyusul juga ya Erald"ucapku pada Erald.


Pernikahan kami hanya di hadiri orang-orang tertentu saja karena pernikahan ini di selenggarakan secara privat.Aku yang memintanya karena aku tidak mau ada media yang meliput acara sakral kami.


"Kakak ninggalin aku,aku jadi ngga bis tidur sama kakak lagi,biasanya kakak yang ngusap-ngusap kepala aku kalo kakak lagi di rumah.Sekarang kakak udah jadi istri kak Leo,kakak pulang ke rumah kak Leo terus aku di tinggal"ucap Aby adik Bungsuku.Ia sedang menangis tersedu-sedu sekarang.


Leo yang melihat itupun langsung menggendong Aby dan berkata "hei tampan,jangan nangis,kita bakal sering main di ke rumah Aby kok dan Aby masih bisa tidur sama kak Fiona.Jangan nangis lagi ya"Kemudian Leo mengecup pipi Aby.


"Dih Aby cengeng"ucap Flora sambil meledek Aby.Lalu Aby turun dari gendongan Leo dan memukuli Flora."Kakak jahat!".Sementara yang di pukul hanya tertawa dan kami semua pun tersenyum melihat tingkah mereka berdua.


......................


Di kamar.


Acara sudah selesai dan kami kembali ke kamar.


Kini hanya ada Aku dan Leo,jujur saja aku bingung harus apa.Aku terdiam sambil memandangi Leo.Ada rasa tidak percaya bahwa kini kami sudah menjadi sepasang suami istri.


"Lebih baik kita mandi dulu sayang,habis itu istirahat,kamu pasti lelah kan"Ucap Leo memecah keheningan.


"Em,i iya,kamu duluan aja"Jawab ku.


"Kita mandi bersama sayang,masa iya udah nikah aku mandi sendiri?"


"A,apa?Mandi bersama?".Jujur aku kaget mendengar ucapan Leo barusan.Aku merasa malu jika harus mandi bersamanya.


"Udah sini aku bantu lepas gaunnya"


"Eh jangan,biar aku aja yang lepas"Aku kemudian berlari melepas gaun ku dan menuju kamar mandi.


Setelah semua kecanggungan kami tadi,eh bukan kami yang canggung,tapi aku.Leo tidak terlihat canggung sama sekali.


Kini kami sudah berendam di bak mandi dengan posisi berhadapan-hadapan.Leo terus melihatnya ke arahku,aku malu sekali sekarang.


"Kamu cantik banget sayang,aku jadi ngga sabar".Mataku membola sempurna mendengar ucapan Leo.Aku tau arah ucapannya kemana.Entah kenapa aku jadi merinding sekarang.


"Aku udah selesai deh,aku mau bilas dulu ya"Ucapku lalu bergegas ingin keluar dari bak mandi namun tiba-tiba tangan Leo menarik sehingga aku terjatuh di pangkuannya.


"Kenapa sih buru-buru aku belum selesai"ucap Leo.Aku merasakan sedang menduduki sesuatu yang keras.Dan perasaanku mulai tidak enak sekarang.


"Kamu udah jadi istri ku sekarang,dan waktunya aku ngambil hak aku,kamu siap kan"ucap Leo lagi.


Aku meneguk kasar ludah ku,aku begitu merinding sekarang........


...****************...


Segitu dulu ya guys.Nah part selanjutnya akan ada adegan Ekhem jadi yang masih skip ya😁


BORAHAE 💜