
Sepulang dari rumah sakit,Lian dan Erald benar-benar mengawasi ku.Kereka tidak mau kecolongan lagi.Sekarang kemanapun aku,aku akan di kawal bodyguard.Meskipun aku merasa kebebasan ku terenggut,aku bisa apa?.Toh ini juga demi kebaikan ku.
Setalah kejadian itu banyak penggemar ku yang bertanya kenapa aku tidak update apapun di akun media sosial ku mereka juga khawatir aku kenapa-kenapa karena aku tiba-tiba saja menghilang selama 3 hari.Wajar jika mereka bertanya-tanya karena mereka tidak tahu apa yang terjadi.Aku bersyukur tidak ada yang tahu,karena kalau sampai ada yang tau dan terendus media maka semua akan kacau.Media pintar sekali menggiring opini.Apa lagi ini ada sangkut pautnya dengan member boyband ternama.
Siang ini aku sedang di apartemen di tamani Erald.Aku mendapat kiriman bunga dari member BTS.Mereka mengirimi ku bunga menyambut kepulangan ku dari rumah sakit.Ah mereka benar-benar orang baik.
Aku tertarik dengan buket bunga Tulip berwarna putih.Bunga itu kiriman dari RM,sang leader BTS.Bunga Tulip putih bermakna permintaan maaf yang tulus dari seseorang.Ku baca tulisan di kertas yang terselip di bunga tersebut.
"Hi fi,maaf atas kesalahan adik bungsu kami dan semoga kau sehat selalu.Love,RM".Bunyi dari tulisan tersebut.
Aku benar-benar tidak menyangka bisa punya akses untuk dekat dengan mereka.Aku yang dulu hanya bisa bermimpi untuk bertemu mereka dan hanya bisa memandangi mereka lewat TV dan ponsel kini bisa bertemu secara sehat.Bahkan sempat mengobrol dan berselca bersama.Seluruh ARMY di luar sana pasti punya mimpi yang sama sepertiku dulu,kan?. Fighting ARMY!teruslah bekerja keras dan bertemulah dengan mereka nanti.
Aku mengambil ponselku lalu mengirimi pesan ucapan terimakasih kepada BTS melalui DM.Semoga saja mereka membacanya dan membalasnya.Mengingat meraka punya puluhan juta pengikut di Instagram pasti DM dari ku akan tertimpa-timpa.
Tapi hari ini ada yang berbeda dengan Erald.Dari tadi pagi wajahnya murung.Seperi sedang ada masalah.Selama bekerja dengan ku,aku belum pernah melihat Erald seperti ini.
Erald memejamkan matanya dan menghela nafas."Iya Nona aku cerita deh".Ia lalu berhenti sejenak dan melanjutkannya lagi."Mungkin menurut Nona masalah ku ini ngga terlalu penting.Nona aku punya kekasih dan dia ngajak nikah tahun ini dia bilang kalo aku ngga bisa dia bakal nikah sama orang lain.Aku bukan berarti ngga bisa Nona tapi aku belum siap.Aku masih pengen kerja dulu lagian aku ngerasa aku belum Mateng buat membangun sebuah rumah tangga.Aku sayang banget sama dia tapi aku belum siap buat nikah.Menurut Nona gimana?"
"Oh masalah cinta rupanya.Gini Erald kalo kamu belum siap jangan di paksakan.Kalaupun kamu maksa pasti nanti ujungnya ngga baik.Kamu kasih pemahaman ke dia kalo kamu belum mau nikah karena belum siap.Kalo dia bisa ngerti dia ngga akan maksain kamu.Tapi kalo dia maksa lebih baik relain aja dia sama orang lain.Memang perempuan itu butuh kepastian Erald tapi di sisi lain juga dia harus sabar nunggu".
"Tapi kalo harus relain bakal sakit Nona"ucap Erald.Matanya kini sudah berkaca-kaca."Dengerin aku,jangan rapuh cuman karena masalah beginian.Kamu dengerin apa kata aku.Lagian ya kalo dia emang sabar dia pasti nungguin kamu sampe kamu siap.Kalo dia ngga mau nunggu ya udah.Di dunia ini ada banyak perempuan dan tuhan udah ngasih pasangan untuk setiap orang jadi jangan mikir kalo misalnya di tinggal dia kamu bakal jadi orang yang paling meyedihkan." jelasku lagi padanya.Erald hanya menjawab ,"Iya udah.Nanti aku coba bilang sama dia".
Aku tahu Erald memang punya kekasih dan mereka sudah menjalani hubungan dengan lama.Erald juga pernah membawanya untuk dinner di suatu acara.Kekasih Erald sangat cantik dan imut.
Tapi terlepas dari itu semu,setiap hubungan selalu ada konsekuensinya bukan?.Tidak ada pertemuan yang tanpa perpisahan.Tidak ada awal yang tanpa akhir.Aku tau perasaan apa yang sedang Erald rasakan.Ia pasti dilema sekarang.Ia harus memilih cintanya atau karirnya.Tapi jika ia memilih karirnya itupun tidak masalah.Menjalani pernikahan tidak semudah yang orang lihat di drama romantis.Kesiapan dari segi mental,fisik dan materi sangat di perlukan dalam menjalin sebuah rumah tangga.
Semoga Erald bisa memilih keputusan yang terbaik.
Hi readers, thanks yang udah mampir.Jangan lupa dukung author ya.Borahae💜