Love secret agent

Love secret agent
Pelindung ku adalah hati moza



Jordy yang sedang berada di salah satu ruangan di dalam toilet mendengar suara ribut seorang perempuan yang sedang bicara di telfon


Mili : kamu di mana sekarang ? Apa kamu tertembak


Sardan : tidak sayang aku baik baik saja, aku di dalam mikeys ada orang yang menembaki ku tadi di luar.


Mili : mungkin kuzze yang melakukannya, cepat kemari aku menunggu mu di toilet pria


Sardan menutup telfon kemudian berlari ke toilet pria untuk bertemu dengan mili


Sardan yang baru tiba langsung mencium mili dan memeluknya dengan erat


Sardan : sayang.. untunglah aku selamat.


Mili : tentu saja kamu selamat karna aku berhasil mengecoh agen-agen interpol yang dungu itu


Sardan : sayang ku memang pintar


Mili : sudahlah aku tidak punya banyak waktu.. bawa flash disk ini didalamnya terdapat informasi mengenai semua kejahatan mu. Aku sudah menghapus semua data kejahatan mu di sistem informasi interpol


Sardan : baik aku akan menghancurkannya sayang


Mili : cepat pergi,, aku tidak ingin ada yang menangkap basah kita disini


Sardan : baik sayang aku tau. Baiklah sayang aku pergi selamat bertugas interpol ku sayang


Sardan bergegas pergi meninggalkan mili dengan membawa semua bukti kejahatannya


Jordy yang melihat di balik pintu hanya terdiam dan mencoba memperhatikan wajah mili yang sedang berdiri membelakanginya.


Jordy : " siapa dia? sebenarnya kejahatan apa yang dilakukan lelaki tadi? Kenapa seorang agen interpol berkomplot dengan seorang penjahat"


Mili berjalan menuju pintu keluar untuk kembali bergabung dengan tim delta. Jordy yang melihat mili sudah pergi segera berlari keluar tapi tepat di pintu masuk toilet jordy menabrak mili yang sedang berjalan sampai mili terjatuh


Mili yang kaget melihat ada orang yang keluar dari toilet segera menyadari bahwa pria tersebut pasti mendengar apa yang dibicarakan mili dan sardan tadi,, mili bangun kemudian berlari sekuat tenaga untuk mengejar jordy sambil menembaki jordy dengan membabi buta.


Dua anak buah sardan yang melihat mili mengejar jordy segera menghampiri mili dan ikut mengejar jordy sambil menembakinya.


Jordy yang tidak memiliki senjata hanya bisa berlari sambil memikirkan rencana untuk kabur, setelah beberapa lama berlari akhirnya jordy menemukan jalan buntu dimana hanya ada dinding buntu dan jendela di sekelilingnya.


Jordy : " sialan jalan buntu, aku sudah tidak bisa kabur dan harus menghadapinya sekarang. Kecuali aku sudah cukup gila untuk berani turun dari lantai ke 3 ini.


Moza yang berada di sebrang gedung dengan posisi yang siap menembak , melihat jordy yang sedang terjebak diantara 3 orang yang membawa senjata dimana satu orang dari mereka mengenakan penutup wajah sehingga moza tidak dapat melihatnya.


Moza : "jordy ... apa yang dia lakukan disana kenapa tiga orang itu mengejarnya? Lalu siapa yang mengenakan penutup wajah itu? . Aku harus mencari taunya


Salah seorang dari anak buah sardan telah menarik pelatuknya dan mengarahkan pistol ke arah jordy.


Jordy : aku harus berlari sebelum orang orang ini membunuhku.


Sebelum jordy menggerakan kakinya tiba-tiba terdengar suara tembakan yang menembus dinding kaca dan pelurunya melintas tepat di samping wajah jordy.


Duarrrr ... peluru itu bersarang tepat di kepala anak buah sardan, seketika mili dan satu orang lainnya menyadari ada penembak jitu yang membantu jordy menyelamatkan diri.


Duarrrrr suara tembakan kedua kembali mengenai dada dari anak buah sardan. Kedua anak buah sardan jatuh tidak berdaya, mili yang menyadari dirinya dalam bahaya segera berlari menuju keluar, moza yang melihat mili akan kabur segera berlari untuk menghadangnya di depan pintu masuk mikey's. Sedangkan jodry yang tepat berada di dekat mili segera menghentikan mili yang hendak melarikan diri.


Brakkk " jordy menendang punggung mili sehingga mili terjatuh dan pistol yang di pegangnya terlempar"


Jordy dan mili terlibat dalam pertarungan


Mili menendang jordy beberapa kali sampai jordy jatuh tersungkur, jodry membalas menendang kemudian melayangkan beberapa pukulan ke wajah dan badan mili.


Sekali lagi mili berhasil menempatkan jordy dalam posisi yang sulit, mili berhasil memukul kepala jordy dengan menggunakan vas bunga sampai kepala jordy mengeluarkan darah.


Mili yang merasa memiliki kesempatan untuk kabur segera berlari menuju pintu keluar tapi jordy masih tidak menyerah untuk mengejarnya.


Jordy terus mengejar mili sampai kedepan pintu masuk kali ini jordy berhasil menendang mili sampai terjatuh.


Moza yang berada di sebrang jalan melihat seorang laki-laki yang mengarahkan senapan ke arah jordy dengan sigap moza segera menghalangi peluru yang di tujukan kepada jordy dengan badannya.


Drapppp peluru yang di tembakan bersarang tepat di bahu kanan moza.


Jordy yang menyaksikan hal tersebut merasa keheranan dan hanya bisa mematung,


Jordy : siapa wanita itu? Kenapa dia menyelamatkan ku.


Aku harus melihat wajahnya aku tidak ingin memiliki balas budi kepada siapapun.


Jordy yang berjalan sempoyongan mencoba melihat wajah dari wanita yang menyelamatkannya.


Belum sempat menggapai bahu moza jordy sudah tergeletak pingsan karna kehilangan banyak darah akibat luka di kepalanya.


Moza yang membalikan badannya melihat jordy yang tergeletak segera berlari menghampirinya tanpa menghiraukan luka tembak di bahunya, moza yang panik segera menghubungi rumah sakit terdekat agar jordy segera mendapatkan pertolongan.


Moza : aku masih tidak mengerti alasan ku menolongmu? Apa kamu tau sejak aku pergi dari sisimu dadaku sering terasa sakit semula ku fikir aku sedang sakit sehingga aku mulai memakan obat untuk mengurangi rasa sakitnya tapi semakin aku mengingat hubungan mu dengan kei rasa sakit itu makin sering muncul seberapa seringpun aku memakan obat rasa sakit itu tidak pernah hilang. " apakah ini mungkin perasaan patah hati". Kita jelas hanya bertemu satu minggu mengapa aku begitu menyimpan perasaan yang berlebihan padamu.


Sorot cahaya dari sebuah lampu mobil menyilaukan mata moza yang masih terduduk sambil memegangi kepala jordy yang berdarah sedangkan moza yang kehilangan banyak darah mulai merasakan pusing pandangan matanya mulai kabur.


Moza melihat dua orang pemuda tinggi dan tampan keluar dari dalam mobil, samar-samar moza melihat hendry dan vicky yang menghampirinya.


Moza : sukurlah kalian sudah datang. Jagalah jordy disini aku telah menelfon rumah sakit sebentar lagi mereka akan sampai aku yakin dia akan baik-baik saja.


Moza mengumpulkan segenap tenaga untuk bangun dan berjalan meninggalkan hendry, vicky dan jordy langkah demi langkah membuat moza semakin hilang kesadaran sampai akhirnya moza jatuh pingsan.


Hendry yang melihat moza terjatuh segera menghampiri moza untuk melihat keadaanya


Hendry kemudian mengangkat badan moza. Hendry yang memegang bahu moza merasa kaget saat melihat tangannya dipenuhi dengan darah yang berasal dari bahu moza.


Hendry : astaga apa yang terjadi kepada wanita ini? Mengapa bahunya mengeluarkan banyak darah. Sebaiknya aku lihat apa yang terjadi pada bahu wanita ini.


Kemudian hendry membuka sedikit pakain moza dan melihat bahu moza, mata hendry seketika terbelalak melihat luka tembak di bahu kanan moza.


Hendry : apa wanita ini sudah gila bahkan dia masih mementingkan orang lain saat dia juga sebenarnya sedang butuh bantuan. Sebenarnya sebeapa penting jordy bagimu? Kenapa kamu menolongnya dengan mengorbankan dirimu sendiri.


Wiung.. wiung... wiung.. suara mobil ambulance yang baru saja sampai di mikeys moza dan jordy kemudian di bawa dan di tangani di rumah sakit terdekat.


Hendry : vicky bagaimana keadaan jordy apa yang di katakan dokter tadi?


Vicky : dia sangat beruntung itu hanya sebuah gegar otak yang ringan. Dia akan sembuh dalam satu minggu.


Hendry : baguslah kalau begitu. Tapi apa kamu tau wanita yang menolongnya itu "moza" mengalami luka yang serius akibat peluru yang bersarang di bahunya. Aku merasa hari ini moza memang sengaja menyelamatkan jordy. Namun yang masih belum aku mengerti mengapa kebetulan moza bisa berada disana dan menyelamatkan jordy.


Vicky : aku juga sangat curiga terhadap latar belakang dari moza tapi yang jelas bagaimanapun kita harus berterimakasih padanya karna telah menyelamatkan jodry. Lagipula Sudah sehari sejak saat itu mereka berdua belum sadar juga mari kita berdoa mereka akan terbangun hari ini.


Seorang suster menghampiri hendry dan vicky yang sedang duduk di depan ruangan perawatan jordy.


Suster : maaf tuan apakah kalian perwakilan ataupun keluarga dari pasien yang bernama moza yang terkena luka tembak dan sedang di rawat di ruang sebelah ini ?


Vicky : iya betul ! Apa yang terjadi padanya dia baik-baik saja bukan?


Suster : maaf tuan silahkan masuk karna nona moza ingin bertemu dengan kalian.


Kemudian mereka segera masuk ke ruang perawatan moza


Hendry : apa kamu baik-baik saja moza ? Apa kamu bisa mengenali kami?


Moza : tentu saja lagipula yang terluka adalah bahuku jadi ingatan ku dan mataku masih baik-baik saja. Bagaimana keadaan jordy apakah dia baik-baik saja?


Vicky : tenang saja dia akan pulih dalam beberapa hari, saat ini kesehatan mu jauh lebih penting.


Moza : syukurlah aku lega mendengarnya


Hendry : sebenarnya kenapa kamu


Menolong jordy? Kenapa kamu bisa berada di sana saat itu? Siapa kamu sebenarnya?


Moza : aku tidak ingin mendengar apapun selain kabar jordy yang baik-baik saja. Selain itu kumohon jangan pernah katakan pada jordy bahwa akulah yang telah menolongnya aku tidak ingin dia mengetahui fakta ini.


Brakkkk suara orang yang membuka pintu kamar, ternyata kei yang memasuki ruang rawat moza. Kei kaget melihat vicky dan hendry sudah berkumpul di ruang rawat milik moza.


seketika kei langsung melakukan sandiwara di depan mereka


Kei : moza apa yang terjadi padamu? Kenapa kamu dan jordy bisa terluka dalam waktu yang bersamaan?


Moza : sudahlah aku sudah baik-baik saja sekarang. Apa kamu tau jordy terluka cukup parah aku rasa dia sangat membutuhkan perhatian dari wanita yang lembut sepertimu.


Kei : benarkah? Tapi aku merasa malu padamu moza karena saat itu kamulah yang menyelamatkan jordy sedangakan aku hanya terdiam dengan segala ketidak tauanku. Lagipula akhir-akhir ini hubungan kami sedang berjalan tidak baik andai saja saat itu aku yang menyelamatkannya mungkin jordy akan sedikit luluh padaku karena aku telah menyelamatkan nyawanya.


Moza : jika dengan mengatakan hal itu hubungan mu dan jordy bisa membaik maka katakanlah aku sama sekali tidak merasa keberatan.


Kei : tapi hendry dan vicky tau faktanya bahwa kamulah yang menyelamatkan jordy. Aku rasa mereka tidak akan setuju dengan kebohongan ku


Moza : hendry.. vicky kumohon kali ini bantulah aku biarkan jordy mengetahui bahwa yang menyelamatkannya adalah kei bukan aku.


Hendry : aku tidak suka berbohong!


Vicky : lagipula untuk apa ular betina ini mendapatkan keuntungan dari apa yang tidak di lakukannya.


Moza : aku mohon pada kalian kali ini saja, anggap ini sebagai balas budi karna terlah menolong jordy.


Hendry : kukatakan sekali lagi kami berdua tidak ingin berbohong, tapi kami berjanji tidak akan mengatakan apapun jika jordy tidak menanyakan secara langsung oleh siapa dia diselamatkan hari ini.


Kei yang merasa berhasil memanfaatkan keadaan kemudian segera pergi keruang rawat jordy untuk menjalankan niat busuknya.


Vicky dan hendy semakin muak.


Kei : sayang ku apakah kamu sudah lebih baik hari ini?


Jordy : aku merasa lebih baik hari ini. Apakah aku boleh bertanya sesuatu padamu kei?


Kei : iya boleh katakanlah


Jordy : apa benar yang kamu katakan saat itu ? benarkah kamu yang sudah menyelamatkan ku dan menghadang tembakan untuk ku?


Kei : tentu saja kamu telah menanyakan hal ini berkali-kali setiap hari apakah kamu masih tidak yakin? Lalu dengan cara apa aku harus meyakinkanmu?


Jordy : maaf jika aku membuat kamu tersinggung hanya saja dimana bekas luka tembakmu karna jelas jelas malam itu seharusnya tembakan itu melukai bagian tubuhmu.


Kei yang sangat licik telah membuat luka robek di bahu kirinya untuk mengelabui jordy.


Kei : ini lukanya? Apa kamu bisa lihat apa kamu sekarang percaya padaku.


Jordy yang mengingat dengan jelas kejadian malam itu hanya berkata di dalam hatinya " malam itu jelas bahu kanannya yang terkena tembakan kenapa lukanya menjadi di bahu sebelah kiri?" Pasti si licik ini sedang menyembunyikan sesuatu sebaiknya aku pura-pura tidak tau saja untuk kemudian mencari tau siapa sebenarnya yang telah menyelamatkanku waktu itu.


Hendry dan vicky yang sudah tidak tahan dengan sandiwara kei segera pergi meninggalkan rumah sakit.


Jordy : kei tolong bawakan baju-baju ku kemudian suruh adam untuk menyiapkan makanan untuku, aku tidak suka makanan orang mati seperti ini.


Kei : kamu yakin tidak akan terjadi apa apa jika kamu sendirian disini?


Jordy : kei berhenti bertingkah aneh. Usia ku saat ini 26 tahun bukan 6 tahun cepat pergilah.


Kei : baiklah malam nanti aku akan kembali untuk menjenguk mu lagi


Kei pun pergi meninggalkan rumah sakit meninggalkan jordy sendirian.


Di sebelah kamar jordy, moza yang lebih memilih untuk pulang ke rumah dan menjalani pengobatan di rumah meminta bantuan dari edwin untuk mengurus prosedur keluar dari rumah sakit.


Edwin : kamu yakin akan di rawat di rumah saja?


Moza : iya aku yakin lagipula aku merasa keadaan ku semakin membaik, ini tinggal pemulihan saja.


Edwin : baiklah aku akan mengurus prosedurnya, kamu tunggulah aku disini ok?


Moza : tidak aku merasa bosan disini aku menunggu mu di taman belakang rumah sakit.


Edwin : baiklah berhati-hatilah perhatikan langkah mu.


Jordy yang mulai penat dengan suasana kamarnya kemudian memutuskan untuk pergi berjalan-jalan.


Matahari dengan sinar yang lembut sore itu menyentuh kulit moza yang sedang duduk di bangku taman dengan lembut memancarkan sinar yang hangat seperti kepribadian moza yang sesungguhnya.


Jordy yang melihat potret keindahaan itu masih merasa tidak percaya bahwa moza hadir di hadapannya bagai sebuah harapan yang terpenuhi.


Jordy menghampiri moza dan memegang tangannya dengan lembut, moza yang menutup matanya kemudian perlahan membuka mata dan menatap wajah jordy


Jordy : ayam apa yang kamu lakukan disini?


Moza : aku mengantar seseorang kemari


Jordy : aku fikir kamu datang kemari untuk menjenguku. Apa kamu tidak tau kalau aku terluka? Apa tidak ada yang memberi taumu?


Moza : kenapa aku harus diberi tahu? Aku tidak berhak sama sekali untuk tau keadaan mu.


Jordy : jahat sekali mulutmu itu. Apakah seperti ini balasan mu untuk aku yang telah bersusah payah menyukai sahabatmu yang gila itu?


Moza : kamu berharap aku melakuan apa?


Jordy : kembalilah ke villa tinggalah dengan ku dan kei.


Moza : itu tidak mungkin. Aku takut mengganggumu dan kei


Jordy : bukankah semua itu kulakuan atas keinginanmu yang begitu arogan sebenarnya kamus sendiri tau aku tidak pernah menyukainya.


Moza : lalu kenapa kamu memintaku kembali ke villa apa kamu menyukai ku?


Jordy : itu juga tidak mungkin. Aku hanya ingin kamu tinggal disisiku saja tapi bukan berarti aku menyukai mu.


Moza : kamu gila dengan segala pemikiran kamu yang aneh. Hal inilah yang membuat ku tak ingin menjalin hubungan apaapun dengan pria sepertimu.


Jordy : jangan munafik .. selama ini kamu selalu menikmatinya ciumanku, sentuhanku, pelukanku. Kamu tidak penah menolaknya


Bahkan bagian tubuhmu yang mana yang belum ku sentuh dan belum ku lihat. Semuanya pernah ku jelajahi lalu dengan congkaknya kamu masih berani bicara kamu tidak menyukai ku.


Moza : lihat cara mu bicara. Semuanya hanya merendahkanku, melukai harga diriku. Bicara dengan mu hanya membuang waktuku


Jordy : apa yang kamu inginkan untuk tetap tinggal di sisiku uang, perhiasan, mobil semuanya bisa aku berikan.


Moza : kamu tidak bisa memberikan apa yang aku harapkan dari sebuah hubungan jadi berhentilah untuk memulainya.


Jordy yang emosi kemudian memegangi kedua bahu moza dengan sekuat tenaga. Jordy sama sekali tidak tau jika bahu kanan moza telah terluka karna melindunginya.


Jordy : jangan katakan itu lagi berhentilah menolak ku.


Jordy mencium moza dengan paksa. Moza yang mencoba melepaskan pegangan jordy malah semakin membuat lukanya terbuka.


Uhukkkk tiba-tiba moza batuk mengeluarkan sedikit darah dari dalam mulutnya jordy yang kaget segera melepaskan ciumannya


Jordy : moza apa yang tejadi padamu apakah aku menciumu terlalu kasar sehingga bibirmu terluka.


Moza hanya terdiam sembari menahan sakit. Edwin yang melihat moza dari kejauhan segera berlari menghampiri moza dan jordy.


Edwin : hei lepaskan tanganmu dari moza.


Jordy : beraninya kamu memerintah ku. Dia ini miliku jadi aku berhak melakukan apapun lagipula ini bukan urusanmu.


Edwin yang melihat ekspesi moza yang kesakitan kemudian menepis kedua tangan jordy.


Edwin : ku bilang lepaskan


Jordy : moza sebenarnya siapa laki-laki itu


Moza hanya terdiam tanpa berkata-kata kemudian pergi berjalan dengan edwin meninggalkan jordy yang masih bertanya-tanya siapa laki-laki itu sebenarnya dan apa hubungannya dengan moza.


Jordy yang kesal kemudian kembali ke kamar sambil membanting pintu " brakkk"


Jordy : dasar ayam murahan siapa pria tadi kenapa dia tidak coba menjelaskannya padaku agar aku tidak salah paham dan gelisah seperti ini.


Tok..tokk..tokk seorang suster masuk kedalam ruangan dengan membawa air hangat untuk jordy mandi.


Suster : tuan ini air yang anda minta. Sekarang berbaringlah biar saya mengusap kaki dan tangan tuan dengan air hangat


Kemudian suster itu mengelap kaki jordy dan tangan jordy namun saat mengelap telapak tangan jordy sebelah kanan terdapat bercak darah suster yang panik kemudian bertanya kepada jordy


Suster : tuan apa tanganmu terluka? Apa kamu memegang benda benda yang tajam tadi?


Jordy : tidak.. aku tidak memegang apapaun. Sebenarnya ada apa jangan membuatku panik


Suster : telapak tangan anda berdarah aku fikir tadi tedapat sebuah luka ternyata hanya becak darah saja. Maafkan saya tuan telah membuat anda panik


Jordy kemudian kembali mengingat bahwa satu-satunya orang yang bertemu dengannya di taman adalah moza .


Jordy : mungkinkah darah ini berasal dari tubuh moza? Tapi dia tadi nampak baik-baik saja bahkan dia sanggup meninggalkan aku untuk pria lain.


Suster : tuan saya telah selesai. Besok anda sudah bisa pulang dari rumah sakit dokter mengatakan kondisimu sudah stabil.


Jordy : baguslah.. terimaksih


Di tempat lain edwin sedang mengantar moza ke klinik untuk memeriksakan luka moza yang kembali terbuka.


Moza : ketua apakah sudah ada kabar tebaru mengenai keberadaan sardan ?


Edwin : hei kamu ini sedang sakit jangan tanyakan hal yang aneh-aneh rilex dan istirahatlah.


Moza : aku sudah sehat seperti yang kau lihat. Ayolah aku ingin sekali menangkapnya


Edwin : baiklah kamu ini memang cerewet, sardan akan datang ke pelelangan di kappa 3 hari lagi aku dan tim delta telah siap untuk menangkapnya disana.


Moza : ketua masukan aku dalam misi ini aku mohon.


Edwin : baiklah baiklah.. lagipula siapa yang bisa mencegahmu. Kali ini tugas mu akan lebih berat lagi.


Seperti yang kita tau kappa adalah zona bebas perdagangan aku yakin sardan datang kesana untuk melakukan sebuah transaksi besar, dalam acara puncak pelelangan mereka akan melakukan pelelangan wanita wanita yang cantik tugasmu dan mili adalah menjadi salah satu perserta dari pelelangan itu. Buatlah sardan membeli kalian lalu setelah itu kita akan mulai misi penyergapan . Apakah kamu tidak keberatan jika harus bekerjasama dengan mili dalam misi ini?


Moza : tidak masalah aku fikir taktik wanita cantik memang tidak pernah gagal.


Note : " cinta akan selalu menemukan jalannya meskipun harus jauh dan memutar "


Chapter berikutnya moza akan terperangkap dalam misi dan jordy akan melakukan penaklukan terhadap moza.


" untuk pembaca mohon sarannya agar penulis terus melakukan perbaikan demi kesempurnaan cerita"


Terimakasih pembaca...