
Lampu kamar yang bercahaya redup memberikan kesan keintiman yang lembut hujan rintik dengan suara yang lembut membuai telinga orang yang mendengarnya di malam yang penuh drama itu jrody memutuskan untuk menjaga moza sampai panasnya turun
Sesekali jordy membuka matanya untuk melihat keadaan moza dua, tiga jam berlalu moza terlihat baik-baik saja. Jordy merasa dia sudah dapat meninggalkan moza dengan tenang.
Jordy bangun dari tempat tidur moza hendak berjalan menuju pintu saat sedang berjalan jordy merasa ada sesuatu yang menarik pakaiannya jordy berfikir pakaiannya tersangkut sesuatu tapi saat jordy menoleh kebelakang ternyata tangan moza yang sedang memegangi pakaian jordy seperti memberi isyarat bahwa moza tidak ingin jordy meninggalkanya.
Jordy : ayam ini membuat ku kaget saja.
Sebernarnya apa yang sedang ada di dalam fikiran mu.
Jordy melepaskan tangan moza dari pakaiannya dan sekali lagi mencoba berjalan menuju keluar tetapi kali ini langkah jordy terhenti karena moza memegangi tangan jordy dengan erat.
Jordy : haishhh ayam ini bahkan tidak membiarkan aku bebas saat dia tertidur.
Jordy kembali meletakan tangan moza sambil membelai rambut moza dengan penuh perhatian.
Tiba-tiba moza menarik tangan jordy sehingga membuat wajah jordy begitu dekat dengan wajahnya. Moza kemudian mencium bibir jordy secara tiba-tiba. Jordy yang kaget segera menjauh dari moza tapi moza masih saja belum melepaskan genggaman tanganya
Jordy : astaga ayam ini membuatku kaget dan berkeringat di malam hari.
Moza meneteskan air mata jordy yang melihatnya hanya terdiam sambil tidak berhenti berfikir
Jodry : hei ayam aku tau kamu pura-pura tidur bangunlah cepat jangan bersandiwara lagi. Cepat aku berjanji tidak akan menghukum kamu karna hal ini.
Jodry mencoba membangunkan moza dengan menggoyangkan bahunya namun moza tidak kunjung bangun bahkan panas nya kembali tinggi, jordy yang begitu panik bergegas ingin pergi memanggil adam.
Jordy : ayam kau sedang sakit saat ini lepaskan tangan mu . Aku ingin memanggil adam . Kamu harus di periksa secepatnya
Moza : jangan kemana-mana ini sakit sekali
Jordy : karna itu aku akan memanggil jeff kesini untuk mengobatimu
Moza : tidak aku tidak ingin ada orang lain disini. Aku hanya ingin bersamamu saja
Jordy melihat moza yang sakit dengan tatapan yang penuh iba
Jordy : sebenarnya hal apa yang membuat mu sakit. Baikah karna malam ini kamu yang memintanya maka aku akan diam disini dan menjagamu.
Malam itu tidak ada suara pertengkaran, tidak ada penolakan maupun perjanjian mereka hanya saling berpelukan untuk berbagi kehangatan satu sama lain
Cahaya matahari yang kuat seketika membuat moza terbangun tapi saat terbangun moza merasakan kekecewaan di dalam hatinya dia berfikir bahwa yang dia alami tadi malam adalah sebuah mimpi belaka padahal jauh sebelum moza bangun jordy sudah pergi kekamarnya untuk meninggalkan jejak bahwa malam itu jordy menemaninya.
Moza : ternyata memang sebuah mimpi tidak mungkin dia meninggalkan kei yang sempurna untuk sekedar menemaniku. Aku terlalu banyak berfikir dan kesepian sehingga bahkan dalam mimpi aku merasa mencium bibirnya.
Tapi jika itu sebuah mimpi mengapa aroma nafasnya masih bisa kurasakan
Kriettt... " suara pintu terbuka"
Adam : maaf nona moza tuan muda menyuruhku untuk memberi tau mu bahwa dia telah menunggumu di ruang makan untuk sarapan.
Moza : apakah makanan ku bisa di antarkan saja ke kamar?
Adam : maaf nona tuan muda mengatakan ada hal penting yang ingin dia katakan kepada anda
Moza : bailah kalau begitu setelah ganti pakaian aku akan pergi ke ruang makan
Moza bergegas berganti pakaian dan berjalan menuju ruang makan dengan langkah yang tebata-bata karna dia masih merasakan lemas di sekujur badannya.
Semula wajahnya tampak ceria dengan satu pertanyaan di kelapanya " apakah jordy semalam telah menemaninya" namun seketika suara kei yang berteriak di ruang makan mengejutkanya
Kei : aihhhhh tuan hati-hati
Moza yang mendengar teriakan kei segera berlari karna takut terjadi sesuatu padanya namun apa yang moza lihat sama sekali di luar pemikiran moza.
Moza melihat kei yang memakai pakain tidur yang menerawang sedang duduk di atas meja berhadapan dengan jordy.
Moza melihat tangan jordy menggenggam pinggang kei sambil mencium pundak kei dengan liar. Tali pakaian kei yang turun di bawah pundaknya menambah kesan erotis bagi siapapun yang melihatnya
Kei yang terpancing membalasnya dengan membuka kancing baju jordy dan memegangi dadanya dengan lembut
Moza yang melihat hal itu tidak bersuara sedikitpun dia hanya mundur selangkah demi selangkah untuk meninggalkan ruang makan
Brakk suara orang yang saling bertabrakan moza yang berjalan mundur tidak melihat bahwa di belakangnya ada hendry dan vicky yang sedang berjalan menuju ruang makan untuk menemui jordy.
Vicky : aduhh duhh duhh.. nona cantik ini sengaja ya menabrak kami untuk menarik perhatian kami. Sayang sekali kami datang kemari dalam misi kalau tidak kami sudah mengajakmu bersenang senang. Lagipula tadi pagi kami memang lupa melakukan olahraga jadi mungkin kami bisa mempertimbangkan melakukan olahraga pagi dengan mu.
Hendry : vicky sudahlah jangan bercanda. Apa kamu tidak melihat mata nona ini penuh dengan air mata seprtinya dia sudah menangis tadi.
Vicky : ckkk ckkk sepertinya aku mencium bau gelagat di campakan disini. Nona bukankah sudah ku katakan dari awal jangan memilih jordy dalam hal asmara. Walaupun dia sempurna dan dapat memuaskan semua dahaga mu , tapi kemudian kamu tidak akan dapat menahan rasa sakit setelah di campakan.
Hendry : kamu harusnya tau ini adalah sebuah permainan baginya kalau tidak mana mungkin seluruh wanita di kota x ini menjuluki dia " Mr player"
Jordy : hei suara ribut-ribu apa itu cepat kemari.
Hendry dan vicky berjalan menuju ruang makan menghampiri jordy sedangkan moza berlali menuju kamar dengan penuh air mata di kedua kelopak matanya.
Jordy : kenapa sepagi ini kalian sudah datang?
Hendry : jadi sepertinya hal ini yang membuat wanita tadi menangis.
Vicky : aduh duhh ternyata pangeran kita sudah berganti pasangan.
Jordy : kei pergilah ke kamar ganti pakaian menjijikan mu itu.
Kei : baiklah... aku pergi
Vicky : kali ini sepertinya permainan ini cukup menarik, tapi kamu sedikit keterlaluan bahkan wanita tadi sampai menangis.
Hendry : aku tau sepertinya kamu sengaja melakukanya didepan wanita tadi untuk melukai hatinya. Sesungguhnya kamu hanya bersandiwara kan tadi?
Jordy : bukan urusan mu.
Hendry : baiklah karna ini sudah satu minggu berarti wanita itu sudah bebas. Setelah hari ini biarkan aku memungutnya aku rasa dia lumayan juga.
Jordy : coba saja jika kau ingin mati muda.
Cepat katakan alasan kalian kemari
Hendry : malam ini kita akan bertemu rena di mikey's orang ku telah mengatur pertemuanya
Malam ini dia menyewa ****** untuk menemaninya jadi malam ini kita akan berpura-pura menjadi ******.
Vicky : apa maksudmu dengan berpura-pura bukankah kita memang ****** yang sebenarnya.
Jordy : berhenti cerewet bersiap-siap malam ini kita akan merasakan makanan yang di makan **** rowan setiap hari.
Di tempat lain moza sedang bersiap-siap meninggalkan villa jordy dengan suasana hati yang campur aduk.
Kei : moza kamu bersiap-siap pergi kemana? Apa kamu mau mulai bekerja lagi.
Moza : tentu saja kei, sekarang aku tidak akan mengganggu mu lagi dengan jordy, aku harap kalian berdua akan bahagia.
Kei : moza maafkan aku, aku datang kemari untuk menyelematkan mu tapi malah aku yang terjebak disini. Kamu jangan menyalahkan ku karna aku tidak berdaya kau tau sendiri jordy yang memaksaku.
Moza : ya lagipula wanita mana yang tidak tergoda oleh pesonanya. Itu adalah hal yang sangat wajar.
Kei : dia yang menggoda dan terus mengejar ku dia mengatakan dia tidak bisa hidup seharipun tanpa ku.
Moza : baguslah
Mendengar hal yang dikatakan kei moza bingung entah harus sedih atau bahagia
Moza : bukankah aku harusnya aku bahagia tapi kenapa mendengarnya hatiku sakit. Mungkin panas semalam membuat ku sesak nafas
Jordy yang sedari tadi berdiri di pintu kamar dan sengaja mendengarkan bualan kei kepada moza hanya diam dan sengaja ingin melihat reaksi yang di lakukan moza.
Jordy memeluk kei dari belakang sambil memeluk erat tubuh kei
Jordy : sayang kemana saja kamu.. aku mencarimu bukan kah kamu bilang tadi akan keluar?
Kei : aishhh sayang kamu sudah disini. Aku sedang melihat moza katanya dia akan meninggalkan vila hari ini . Apa itu benar sayang? Muachhh... "mencium bibir jordy"
Jordy : "si brengsek kei ini mengambil langkah berlebihan untuk membuat moza cemburu" kalau saja aku tidak sedang berpura-pura sudah ku tendang orang menijikan ini
Kei : sayang kenapa kamu diam
Jordy : ehhh apa yang kamu tanyakan ! Inikan sudah 1 minggu memang sudah waktunya wanita itu keluar dari sini. Baguslah dia cepat mengetahuinya
Moza : tenang saja tuan muda aku tidak akan mengganggu mu lagi, aku berjanji tidak akan muncul di hadapan mu lagi.
Hendy : baguslah aku senang mendengarnya. Tapi jika kamu berbohong maka aku tidak akan melepaskan mu lagi di lain waktu.
Moza keluar dari villa jordy dan tempat pertama yang dia datangi adalah markas interpol di pinggiran kota x.
Edwin : moza kau kembali. Kemana saja kau seminggu ini
Moza : ceritanya panjang. Apa sudah ada informasi baru mengenai orang di belakang ericson
Edwin : dia masih tidak mengatakan apapun. Dia bersi keras bukan dia yang menyelundupkan barang haram itu
Moza : lalu siapa sebenarnya di balik kejadian ini.
Edwin : entahlah aku juga masih belum bisa memecahkan kasusnya. Tapi menurut informanku malam ini akan terjadi pertemuan di mickey's antara rowan dan sardan. Dua kekuatan yang memegang kendali penuh atas kota x .
Kita diminta untuk menangkap sardan untuk tuduhan pembunuhan masal pada kasus pengeboman dermaga kota x minggu lalu. Tapi kita harus terus berhati-hati karna sardan bukanlah orang biasa, dia selalu bisa lolos selama ini entah kekuatan macam apa yang ada di balik sardan selama ini.
Moza : baiklah aku akan ikut dalam misi ini. Kelihatannya ini sedikit menantang
Edwin : baiklah kita segera berangkat untuk memasang alat pelacak sebelum mereka datang lebih dulu.
Siang berganti malam moza, edwin dan tim delta telah bersiap di posisinya masing-masing.
Edwin adalah pemimpin tim delta dia bertugas untuk memastikan misi terlaksana tanpa ada jatuh korban dari tim delta.
Moza bertugas untuk melindungi dan melumpuhkan lawan dari kejauhan karna moza adalah seorang penembak jitu yang handal satu-satunya yang memiliki pengakuan dari asosiasi militer di seluruh dunia.
Edwin diam di dalam mobil kendali sambil memantau kamera pengawas yang telah di pasang sebelumnya.
Edwin : tim delta.. kalian sudah pada posisi masing masing.
Laporkanlah status kalian
Kuzee : ketua.. aku dan tim penyergap telah bersiap
Mili : tim pengintai juga sudah siap
Edwin : bagus.. moza laporkan status mu..
Mili : moza kau tidak mendengar kami
Edwin : moza status mu
Moza : maaf ketua tadi aku sedang mengatur alat baruku.. senapan ini model terbaru jadi aku perlu menyesuaikannya lebih dulu
Edwin : apa kau kesulitan dengan alat itu
Mili : ketua jika moza tidak mampu biarkan aku yang melumpuhkan target kita nanti
Moza : tidak perlu .. cukup pancing targetnya aku yang akan membereskannya. Lagipula selama ini aku belum pernah gagal
Edwin : sudahlah berhenti.. bersiap pada posisi kalian .. kita mulai perburuan.
Malam hari itu baik moza maupun jordy tidak menyadari bahwa sekali lagi mereka telah dipertemukan oleh takdir.
Di ruang vvip mikey's rowan dan sardan betemu secara pribadi untuk melakukan perjanjian.
Rowan : sardan.. lama sekali sejak terakhir kita bertemu di dali
Sardan : sangat susah saat ini menemui tuan besar seperti mu
Sardan : seleramu bagus sekali. Sangat muda dan cantik
Sardan mencoba menggoda rena dengan mengedipkan mata di belakang rowan . Rena yang merasa jijik mulai mencari alasan untuk keluar dari ruangan.
Rena : sayang seperti biasa aku selalu tidak nyaman dengan hal serius seperti ini.. kau pun selalu tidak mengizinkanku untuk terlalu banyak tau mengenai bisnis mu. Karna itu aku akan keluar dan berkaroke di ruangan sebelah
Setelah selesai suruh anak buah mu untuk menjemput ku.
Rowan : baiklah.. tapi beri aku satu ciuman dulu
Rena : aishh kamu masih seperti anak-anak
Rena keluar kemudian pergi menemui mikey's di bar.
Rena : mikey mana pria-pria tampan yang kau janjikan. Jangan lupa aku sudah memesannya beberapa hari lalu.
Kali ini jangan mengecewakan ku lagi berikan aku yang kuat yang bisa mengimbangi kemauan ku.
Mikey : tentu nona .. yang ini sudah yang terbaik di kota x.
Rena : jika aku kecewa kau tanggung akibatnya, aku akan mengatakan pada rowan bahwa kau tidak kompeten dalam bisnis ini. Kau tau selanjutnya yang akan terjadi aku pastikan rowan akan menutup tempat kecil ini.
Mikey : aku tau nona. Tapi jika ini berhasil kau harus berjanji mengeluarkan 2 milyard untuk membayarku.
Rena : hanya sebesar itu untuk nilai kepuasanku.. apa kau mencoba menghinaku.
Mikey : sekarang aku akan mengantarkan mu ke ruangan khusus yang telah ku siapkan
Mikey mengantarkan rena ke ruang yang telah di persiapkan. Dalam ruangan sudah tertata rapih berbagai jenis minuman, makanan dan sebuah kasur besar yang sengaja dipersiapkan mikey atas permintaan dari rena.
Mikey : ruang ini kedap suara ,kacanya juga di buat khusus agar tidak terlihat dari luar ini semua dipersiapkan untuk kepuasan nona.
Rena : baiklah kau boleh keluar bawa pria-pria itu kehadapan ku sekarang.
Hendry, vicky dan jordy masuk kedalam ruangan dengan langkah tegak yang penuh pesona.
Rena yang melihat pesona dari ketiga bunga dari kota x hanya terdiam tanpa mengedipkan mata.
Jordy, vicky dan hendry merasa bahwa mereka telah berhasil memikat rena sehingga tidak akan sulit untuk menaklukannya.
Rena : ayo temani aku bernyanyi malam ini jika aku puas aku akan membayar kalian 3 kali lipat
Vicky : nyonya ini sangat dermawan dan murah hati
Hendry : sepertinya kita beruntung malam ini
Jordy : selain baik nyonya juga sangat cantik dan terlihat sexy
Rena : berhenti memanggilku nyonya. Panggil aku rena.
Jordy : baiklah nyonya pertama anda ingin ditemani siapa terlebih dahulu. Tapi sebelumnya perkenalkan namaku jordy, ini vicky dan yang itu hendry.
Hendry : baiklah nyonya silahkan pilih di antara kami
Rena : apa kalian sedang menghina kemampuanku? Atau kalian meragukan kekayaan ku.
Vicky : tidak nyonya sepertinya kau sedang salah paham kami tidak bermaksud menyinggung mu
Rena : aku tidak akan memilih salah satu tapi kita akan melakukannya bersama-sama. Aku ingin kalian bertiga menemaniku bernyanyi malam ini. Pastikan aku puas dengan pelayanan kalian jika tidak aku akan menendang kalian keluar dari pintu tanpa tangan dan kaki.
Jordy : sepertinya kamu bersemangat malam ini rena, mari kita lihat apa kamu akan kuat menahan serangan dari kami bertiga.
Vicky : kita mulai... Pertama-tama mari kita meredupkan cahaya lampunya.
Ketiga pria tersebut mengerubungi rena seperti kawanan lalat yag sedang mengerubungi makanan.
Hendry : sayang lagu apa yang ingin kamu mainkan ?
Rena : aku tidak ingin bernyanyi malam ini aku hanya ingin menari dengan kalian. Pilihkan lagu apa saja yang bisa membuat kita melayang.
Jordy : baikah biarkan aku yang memilihkan lagunya kalian silahkan mulai menari.
Vicky dan hendry mulai menemani rena menari
Hendry mencium bibir rena sambil memegang tangannya sedangkan vicky memeluk tubuh rena dari belakang sambil sesekali menciumi leher rena yang jenjang. Mereka terbuai mengikuti alunan lagu sampai lupa waktu
Rena di buat bergairah tidak karu-karuan malam itu.
Jordy : sayang minum dan beristirahatlah sejenak rena menghentikan tariannya dan seketika menghampiri jodry untuk duduk di atas pangkuan jordy. Rena yang malam itu mengenakan rok mini mulai menggoda jordy, rena menakikan rok nya yang sudah begitu pendek untuk menggoda jordy.
Rena : sayang mana minuman ku.
Jodry : ini sayang aku sudah menuangkanya untuk mu
Rena : aku tidak ingin meminumnya dari gelas aku ingin meminumnya dari mulut manis mu
Jordy : sepetinya ratu kecil ku mencoba bermain-main dengan ku. Baikah aku akan layani
Jordy meminum alkohol dan menahannya didalam mulut kemudian jordy mencium rena dan memindahkan alkohol dari mulutnya ke mulut rena.
Jordy : apakah minuman itu terasa enak...
Rena : tentu saja sayang
Hendry : bolehkah kami meminta bantuan mu rena?
Rena : apa itu ?
Jordy : kami adalah kumpulan pengusaha kecil kami sedang mencoba memulai bisnis namun kami kekurangan dana awal untuk memulai bisnis kami.
Vicky : kami dengar dari mikey kamu adalah istri dari rowan bangsawan dali. Apakah kamu bisa menolong kami untuk membuat rowan menyepakati perjanjian permodalan dengan perusahaan kami.
Rena : ini hal yang cukup serius aku tidak pernah melakukannya sebelumnya. Ini akan sangat beresiko.
Hendry : ayolah kami tau rowan tidak akan pernah menolak permintaan mu.
Rena : itu benar sekali ! Tapi apa imbalan yang aku dapatkan jika berhasil membantu kalian.
Vicky : apa kamu tertarik pada salah seorang dari kami.
Rena : benarkah salah satu dari kalian bersedia menjadi peliharaan ku
Jordy : jika kamu mau bukan hanya satu tapi kamu bisa memelihara kami bertiga sekaligus.
Rena : benarkah ?
Vicky : tentu saja
Rena : tapi jika ingin menjadi peliharaan ku kalian harus bisa memuaskan ku
Hendry : apa kamu menghina kemampuan kami, mari kita lihat secepat apa kamu akan merasa puas
Jordy : sekarang permainannya baru di mulai
Vicky dengan sengaja menumpahkan alkohol di kaki dan tangan rena.
Vicky dan hendry menciumi kaki dan tangan rena yang penuh dengan alkohol sedangkan jordy mengambil inisiatif untuk mencium bibir rena. Seketika rena merasakan getaran di sekujur tubuhnya akibat permainan yang di buat ketiga orang tersebut.
Tidak lama kemudian anak buah rowan mengetuk pintu untuk menjemput rena pulang
Anak buah rowan : nyonya.. tuan akan segera kembali ikutlah dengan ku
Rena segera bangun dan merapikan riasannya
Rena : aku harus pergi kita kan melanjutkannya lain kali, aku berjanji akan membantu kalian. Simpan kartu nama ini hubungi aku saat kalian telah kembali ke rumah.
Hendry : baiklah sampai jumpa..
Di ruang vvip rowan dan sardan telah bersepakat untuk melakukan bisnis di negara kappa
Rowan menyerahkan sebuah dokumen kepada sardan dan menyelipkan kertas kecil di antara dokumen-dokumen tersebut untuk di baca oleh sardan. Kertas kecil tersebut bertuliskan " hubungilah teman ku di negara kappa, disana aku menyembunyikan pabrik kokain ku. Jangan bersuara dan mengeluarkan gestur apapun interpol sedang mengawasi kita di luar.
Sardan yang mengerti hanya mengangguk.
Edwin merasa keheranan karna tidak ada transaksi apapun yang di lakukan oleh rowan dan sardan selain persetujuan untuk pembangunan gedung seni di kota x.
Edwin : mustahil tidak terjadi apa-apa pasti mereka telah mengetahui bahwa mereka sedang di awasi.
Kuzee : ketua apa ada perintah
Edwin : mereka telah sadar sedang di awasi
Moza : lalu apa perintah mu selanjutnya ketua
Edwin : lumpuhkan sardan saat dia keluar dari mikey's pastikan dia masih dalam keadaan hidup. Dia adalah kunci dari kasus ini. Moza tugas ini ku percayakan padamu
Moza : baik ketua.
Rowan dan sardan kemudian keluar dari mikey's menuju kendaraan yang mereka tumpangi masing-masing.
Moza bersiap menarik pelatuk senapannya untuk menembak sardan dan melumpuhkannya
Moza mengunci targetnya
Namun saat moza akan melepaskan tembakannya tiba-tiba terdengar suara tembakan yang membabi buta sehingga membuat suasana kacau
Dorr.. dorr... terdengar tembakan dari arah belakang mikey's tembakan itu mengenai salah satu anggota pengawal sardan.
Sardan yang panik segera berlari dan masuk kembali kedalm mikey's kemudian tim kuzze segera menyergap masuk untuk mengejar sardan.
Rowan yang beruntung segera pergi melarikan diri dengan menggunakan mobil miliknya.
Mikey'y seketika menjadi semrawut penuh dengan manusia yang berlalu-lalang dengan paniknya karna mendengar suara tembakan.
Dorr.. dorr krak... terjadi baku hantam antara pengawan sardan dan tim kuzze.
Dorr.. dor.. dor.. kuzze mengarahkan senapannya ke arah langit-langit sambil berteriak
Kuzze : kalian semua jika ingin selamat keluarlah sekarang..
Seketika semua orang berhamburan keluar termasuk hendry dan vicky yang ikut-ikutan panik dan berlali keluar melihat semua orang ketakutan.
Yang tidak beruntung hanyalah jordy yang masih terjebak di dalam mikey dan tidak sadar dengan apa yang terjadi.
Vicky : dimana jordy?
Hendry : bukankah tadi kalian keluar bersama
Vicky : tidak tadi dia pergi ke toilet terlebih dahulu
Hendry : celaka... dia bisa terjebak . Cepat hubungi ponselnya
Vicky : dia tidak membawa ponselnya, tadi sebelum ke toilet dia menitipkanya pada ku.
Hendry : ahhh sial sekali.. sebenarnya apa yang terjadi disini
Vicky : sudahlah berhenti khawatir lagipula dia bukan orang biasa. Dia ahli dalam bela diri dan penguasan senjata. Dia pasti akan selamat
Hendry : ya semoga saja yang kau katakan benar.. tapi kita tidak boleh meremehkan ini.. aku yakin ada pertarungan dan pertaruhan yang besar di balik kejadian ini. Secepatnya kita harus mencari tau setelah kita sampai di rumah
Note : dalam episode berikutnya moza akan menyelamatkan jordy dari kematian.
Rangkaian pembalasan jordy baru saja dimulai
"Mohon komentarnya ya apabila ada saran dari pembaca untuk kesempurnaan cerita yang di buat oleh author "