Love secret agent

Love secret agent
Moza "NODA"



Pagi hari yang cerah langit yang berwarna biru cerah di hiasi awan putih yang saling membentuk satu sama lain menambah keindahan di pagi itu.


Setengah jam yang lalu nathan telah bangun terlebih dahulu untuk menyiapkan makan untuk moza.


Nathan "hoammmmm... pagi sayang emuachhh (sambil mencium kening moza)


Bagaimana kalau aku menyiapkan sarapan untuk moza sebagai bentuk permohonan maafku kepadanya"



Hidangan yang dibuat nathan dengan penuh perasaan cinta berharap tersampaikan kepada moza.


Tidak lama kemudian moza terbangun karena mencium bau yang begitu harum dari arah dapur.


Moza segera berjalan menuju arah dapur, di dapur moza melihat nathan yang sedang memasak dengan penuh perasaan bahagia.


"wahhh... kalau ada koki setampan ini di rumah rasanya aku tidak butuh makanan lagi karna sebelum makan saja perutku sudah begitu kenyang melihat ketampanan tuan koki"


Nathan "aishhh... sayang ku baru saja bangun sudah ingin bermain dengan hal-hal yang nakal"


"apa maksudmu.."


Nathan "ide yang bagus sayang bagaimana kalau kita bermain masak-masakan sambil bermesraan sepertinya akan menyenangkan hal positifnya mungkin saja makanannya akan menjadi lebih enak rasanya"



Moza"benarkah seperti itu sayang bagaimana jika kita bermesraan setelahnya karna sekarang perutku lapar.."


nathan "baiklah sayang kalau begitu sekarang duduklah yang benar mari kita pergi makan"


Moza "hmmmm makanannya sepertinya enak sekali.. aku sudah tidak sabar"


"sini duduk lah"


Moza berjalan ke arah kursi di sebrang nathan namun saat berjalan ke arah kursi nathan menarik lengan moza sehingga moza jatuh tepat di pangkuan nathan.


"awww... nathan apa yang kamu lakukan Bagaimana kalau tadi kamu tidak berhasil menangkapku maka aku akan jatuh


"tenang saja sayang itu tidak mungkin terjadi kemungkinan aku bisa menangkapmu adalah 100 % Sayang apapun yang terjadi kedepannya jangan pernah meragukanku"


"baiklah .. sekarang cepat berikan aku makan perutku sudah keroncongan.."


"baiklah sayang cepat buka mulutmu.."


Setelah selesai makan moza bergegas pergi mandi namun saat berjalan menuju kamar mandi nathan menggoda moza untuk membuatnya sedikit malu


Nathan "sayang kamu mau pergi mandi"


"tentu saja memang kamu melihatku seperti ingin pergi berbelanja"


"tidak sayang.. hanya saja aku teringat ucapanmu yang tadi"


ucapan yang mana?


"bukannya tadi kamu mengatakan bahwa kita akan pergi bermesraan setelah selesai makan bukankah sekarang kamu sudah selesai makan lalu kapan kita akan bermesraan"


Moza "ya ampun nathan aku fikir kamu akan membicarakan hal penting apa, sudahlah nanthan aku harus pergi ke markas hari ini jadi aku harus segera pergi bersiap-siap"


"tapi hari ini aku sudah mengosongkan jadwalku untuk bisa pergi kencan denganmu"


"ya .. nanti sore jemput aku di tempat biasa ok"


baiklah sayang .. sekarang cepat pergi mandi.. aku akan berolah raga sebentar


Moza kemudian pergi mandi sedangkan nathan melakukan beberapa jenis olah raga untuk menjaga kondisi tubuhnya.


Moza telah selesai mandi bahkan telah berganti pakaian dan besiap untuk pergi ke rumah edwin lantas moza segera mencari nathan untuk meminta nathan mengantarkannya kerumah edwin.


Moza mencari nathan ke ruang olah raga di belakang rumah


Disana moza melihat nathan yang sedang berolah raga, nathan berlatih mengangkat beban dan sedikit boxing moza terpana melihat otot tubuh nathan yang begitu sexy


Sekujur badan nathan di penuhi dengan keringat sehingga membuat nathan kelihatan lebih jantan.




Cahaya matahari yang tepat menyentuh tubuh nathan membuat tubuhnya menjadi lebih mengkilat dan kelihatan lebih indah.


Punggung nathan yang lebar, berotot dan bidang sepertinya terasa familiar untuk moza namun saat itu moza masih sulit mengingat dimana moza pernah melihat postur badan yang seperti itu.


Belum selesai moza membayangkan nathan sudah membuat moza menjadi terkejut


Nathan "moza sejak kapan kamu berdiri disana kenapa kamu hanya diam ? Kenapa tidak menyapaku sejak tadi"


ahhhh.. tidak aku baru saja sampai lagipula aku tidak ingin mengganggumu berolah raga.


nathan bolehkah aku meminta bantuanmu?


Nathann: iya katakan saja jangan ragu untuk meminta bantuan dari kekasihmu sendiri


bolehkah kamu mengantarkan aku


Ke tempat biasa?


ya tentu saja tapi sebelumnya izinkan aku pergi mandi terlebih dahulu.



Moza" nathan tidak usah peegi mandi karna aku sudah terlambat ayolah aku tidak ingin dimarahi oleh ketua timku lagipula kamu tetap tampan walaupun belum mandi .."


"Upsss kenapa aku harus bicara seperti itu kepada nathan, pasti sekarang nathan tahu perasaanku kepadanya seperti apa . Ya ampun moza kamu bodoh sekali ayolah moza kendalikan dirimu jangan jadi murahan seperti ini"


Nathan"apa sayang tadi kamu bilang aku tampan walaupun belum mandi? Aahhh


Setampan itukah diriku dimatamu"


Moza"jadi kamu mau pergi atau tidak..'atau aku pergi saja sendirian"


Nathan "sayang ayolah.. jangan marah seperti itu sekarang tunggu sebentar aku


Ingin membawa jaket terlebih dulu"


Moza "ya aku sebaiknya menunggumu di dalam mobil saja"


Tidak lama kemudian nathan menyusul moza kedalam mobil.



Nathan dan moza segera bergegas pergi ke kediaman edwin.


Sepanjang jalan nathan tidak berhenti menggoda moza


Nathan "sayang apa kamu harus benar-benar pergi hari ini tidak bolehkan kamu meminta izin sehari saja"


Moza "tidak bisa nathan ini adalah pekerjaanku dan aku sangat menyukai pekerjaanku kali ini"


Nathan lbolehkah aku bertanya sebenarnya apa pekerjaanmu? Ayolah jangan simpan lagi rahasia dariku"


Moza "tapi apa kamu yakin dapat menerimanya? Jika kamu mengetahui pekerjaanku yang sebenarnya apakah kamu berjanji tidak akan berfikiran buruk terhadapku?"


Nathan"tentu saja.. katakanlah


Moza "baiklah.. nathan aku sebenarnya bekerja untuk interpol


Nathan "interpol ? Bukankah tugasmu sangat bertentangan dengan tempatmu berasal ingatlah bagaimanapun kamu adalah bagian dari black dahlia.


Moza "aku tau.. ini adalah caraku untuk melindungi black dahlia dan tuan sebastian


Nathan "melindungi ayah? Kenapa kamu harus melindungi ayah


Moza "apa kamu akan masih pura-pura tidak tahu bahwa sebenarnya banyak pihak yang ingin menghancurkan tuan sebastian, betapa usaha yang telah di bangun oleh ayahmu menjadi memiliki citra buruk karna orang-orang yang berada di sekitarnya adalah orang-orang yang jahat"


Mereka sebenarnya berlaku curang di belakang ayahmu sedangkan ayahmu harus menanggung segala tuduhan buruk dan menaggungnya sendirian.


Apa kamu tidak merasa kasihan kepada ayahmu?


Nathan : aku punya caraku sendiri untuk menyayangi ayahku dan aku rasa kamu tidak perlu mengetahuinya.


Tidak lama kemudian moza sampai di kediaman edwin


Di dalam rumah kuzze dan edwin sudah menunggu moza.


Moza "ketua..


edwin "duduk moza kita harus membicarakan rencana kita


Moza "baiklah


Edwin "moza, kuzze dengarkanlah susunan rencana yang telah aku buat


Edwin, moza dan kuzze berencana untuk memaksa pelaku penyerangan markas interpol untuk keluar secara terang-terangan dengan cara pura-pura membebaskan ericson sedangkan ericson sendiri telah bersedia untuk membantu interpol sehingga nanti interpol dapat memberikan keringanan atas hukuman yang akan di jatuhkan pengadilan internasional kepada ericson sebagai penyedia barang mentah untuk digunakan sindikat narkoba pasar gelap.


Edwin "kita akan berpura-pura bahwa ericson telah dilepaskan oleh interpol dengan alasan tidak cukupnya buti yang di miliki interpol untuk menahan ericson.


Sementara itu ericson telah bersedia untuk berada di pihak kita namun untuk menghindari kegagalan dari misi ini aku telah memasangkan chip di tubuh ericson bahkan ericson sendiripun tidak menyadari bahwa di dalam tubuhnya telah di tanam sebuah chip.


Moza "chip apa ketua?


Edwin "maaf moza aku tidak bisa memberitahukannya bahkan kepadamu untuk menghindari informasi ini bocor kepada para pnghianat


Moza "baiklah ketua aku mengerti lalu siapa yang akan ditunjuk untuk mengawasi ericson dari kejauhan?


Edwin "aku sendiri yang akan mengawasinya


Sedangkan kuzze tetap harus mengawasi yoko dan milli


Dan untukmu moza mulai saat ini pantaulah kegiatan rowan laporkan setiap gerak geriknya yang mencurigakan kepadaku


Moza "baiklah ketua..


edwin "baiklah pergilah kalian lakukan tugas kalian masing-masing


Rapat pun di bubarkan dengan rentetan tugas yang jelas untuk masing-masing anggota interpol.


Moza pun segera mencari taksi untuk segera pulang kerumah dan memberikan kejutan kepada nathan.


Diperjalanan handphone moza berbunyi terdapat panggilan dari jordy karna takut jika ada hal penting yang ingin disampaikan oleh jordy maka moza memutuskan untuk mengangkatnya.


Moza "ya jordy.. ada apa


Jordy "moza tolong aku.. aku dalam masalAh saat ini aku di kejar-kejar oleh orang yang tidak aku kenal kumohon tolonglah aku


Moza "tenanglah.. bicara padaku dengan tenang agar aku mengerti maksudmu.. sekarang dimana kamu berada


Jordy "blue sky.. untuk apa kamu pergi kesana ? Aku hanya ingin bermain main sebenarnya tapi aku tidak tau bahwa orang yang aku ganggu merupakan orang yang cukup berpengaruh di dalam bisnis mafia di kota x .


Moza "baiklah tunggu aku akan pergi kesana


Dengan rasa khawatir yang teramat sangat moza memberikan perintah kepada sopir taxi untuk mengubah tujuannya menuju blue sky.


Setelah sampai moza segera berlari mencari jordy untung saja saat itu moza cepat menemukan keberadaan jordy.


Moza segera menghampiri jordy dan menanyakan keadaanya.


Moza "kamu baik-baik saja jordy


Jordy "untunglah kamu cepat sampai kumohon sekarang bantulah aku


Moza "siapa kalian.. berani-beraninya kalian mengganggu anak dari sebastian el-lord


Apa kalian fikir kalian akan sanggup menahan akibat dari kebodohan kalian


Pria-pria "wanita bodoh kamu fikir atas perintah siapa kami berada disini


Moza "apa maksud kalian ? Lihat saja aku akan melaporkan kalian ratusan bahkan ribuan orang akan datang kemari untuk menolongku lihat saja


Pria-pria "bos apakah kamu akan membiarkan wanita gila ini meminta bantuan dari genk black dahlia


Moza "siapa yang kalian sebut bos ? Dimana bos kalian? Aku tidak perduli sekarang juga aku akan meminta bantuan


Jordy "hehehhehe... sudahlah moza jangan panik


Moza "apa-apaan jordy bukankah kamu dalam bahaya kenapa sekarang kamu masih bisa tertawa tanpa merasa khawatir


Jordy "mereka adalah orangku untuk apa aku khawatir


Moza "brengsek.. untuk apa kamu menjebakku ? Apa tujuanmu


Jordy "tentu saja untuk menciptakan kesalah pahaman diantara kamu dan nathan


Moza "kamu gila lihat saja aku akan melaporkannya kepada nathan


Moza mengambil handphoenya dan mengirimkan signal bahaya yang ditujukan kepada handphone nathan.


Brak.... jordy memukul leher belakang moza sampai moza jatuh pingsan


Trutt..trut... handphone nathan berbunyi nathan melihat signal bahaya yang dikirmkan oleh moza tanpa fikir panjang nathan segera pergi ke titik koordinat yang dikirimkan oleh moza.


Sementara itu moza yang pingsan di papah dan dibaringkan di atas sebuah kasur jordy memberi perintah kepada anak buahnya untuk membuka pakaian moza dengan paksa untuk memberikan kesan bahwa moza telah dinodai.


Namun saat itu jordy tanpa sengaja menginjak handphone milik moza disana jordy melihat bahwa moza telah mengirimkan signal koordinat kepada nathan.


Jordy yang merasa nathan akan segera sampai ketempatnya berada lantas bergegas meninggalkan tempat tersebut dan menyuruh anak buahnya untuk tetap menjaga moza.


kalian jagalah wanita ini aku harus pergi dulu karna ada urusan yang lain yang harus ku tangani. Ingatlah jangan katakan pada siapapun bahwa aku yang telah memerintahkan kalian untuk menjaga gadis ini karna jika rahasia itu sampai bocor aku jamin keluarga kalian akan mati saat itu juga


Apa kalian paham?


Laki-laki "baik bos.



Jordy bergegas meninggalkan tempat tersebut


Tidak lama kemudia nathan sampai tepat di koordinat yang dikirimkan oleh moza dari kejauhan nathan melihat sebuah gubuk nathan segera berlari menuju gubuk tersebut untuk menyelamatkan moza.


Brak... suara pintu yang ditendang secara paksa


Tepat saat pintu tebuka nathan melihat moza dengan pakaian yang sudah sebagian terbuka dengan dikelilingi beberapa pria yang kelihatan seperti hidung belang.


Penuh rasa kecewa sambil menahan air mata nathan segera melayangkan tendangan dan tinjunya kepada 3 pria yang ada di hadapannya.


Setiap pukulan nathan membuat pria-pria tersebut tersungkur


Setiap pukulan dan tendangan yang dilayangkan nathan mengandung amarah dan kekcewaan.


Dua dari pria tersebut dipastian mati dalam keadaan wajah dan sekujur tubuh penuh dengan luka


Brak.. brukkk buak....


nathan seperti orang gila yang tidak bisa berhenti


Pria 1 "kumohon ampuni aku.. aku tidak ingin mati


Nathan "brengsek kamu masih berani memohon ampunan untuk apa yang telah kamu lakukan kepada wanitaku.


Pria 1 "kamu tidak melakukan apapun kami hanya membuka pakaiannya namun kami belum sempat melakukan apapun jika kamu tidak percaya kamu boleh mengeceknya sendiri.


Mendengar hal itu nathan tetegun namun ada sedikit perasan lega di dalam hatinya


Nathan "jika kamu berbohong maka aku akan membunuhmu lihat saja..


walaupun dengan perasaan takut dan frustasi nathAn tetap mencoba menguatkan dirinya mencoba untuk tetap percaya tidak ada hal buruk yang terjadi kepada moza.


Nathan "maafkan aku moza bukan aku tidak mempercayaimu tapi aku harus tetap mengecek kebenaran yang di katakan oleh laki-laki bejat itu tapi ketahuilah walaupun jika laki-laki itu berbohong kepadaku dan ternyata merekA telah menodai mu, aku akan tetap berada di sampingmu menemanimu dan menerima segala hal yang ada padamu meskipun aku harus menahan sAkit seumur hidup dengan menerima kenyataan bahwa wanita yang aku cintai telah dinodai oleh orang lain.


Tapi taukah kamu yang membuatku lebih sakit adalah menerima kenyatAan bahwa aku tidak bisa melindungimu bahwa aku tidak layak menemanimu.


Mungkin setelah ini aku tidak akan pernah memaksamu untuk hidup di sampingku karna pada dasarnya aku tak mampu melindungimu


Moza maafkan aku.


Note : apa yang akan terjadi selanjutnya bisakah pembaca memperikarakannya ?


Apakah ceritanya mulai menegangkan?


Jangan lupa like coment dan beri penilaian ya


Terimaksih pembaca