Love secret agent

Love secret agent
Cinta yang terus bersemi



Nathan yang melihat moza terus menangis kemudian mengangkat wajahnya ke atas untuk melihat lebih jelas apa yang dia lihat saat itu


Nathan : lihatlah orang itu.. apakah mereka yang menjadi alasanmu menangis moza


Moza : ahh tidak kamu hanya salah paham


Nathan : apalagi yang akan kamu pertahankan dari lelaki berengsek seperti jordy ini bahkan di depan matamu dia masih berani bermain gila.


Jordy yang menyadari kedatangan nathan kemudian buru-buru berdiri dan merapikan pakaiannya


Jordy : hehhehe.. ada kakaku disini


Nathan : jangan panggil aku kakak karna aku malu memiliki adik sepertimu


Jordy : ayolah kakak jangan bicara begitu dengan adikmu, tapi hal apa yang membuat kakak mengunjungiku dengan tergesa-gesa seperti ini.


Nathan : aku hanya datang untuk melihat moza


Jordy : memang apa yang terjadi dengan calon istriku kurasa kamu sudah melihatnya dan dia baik-baik saja


Nathan : benar-benar tidak punya urat malu bahkan kamu masih saja melakukan hal gila di depan calon istrimu apakah kamu masih pantas di sebut seorang lelaki


Moza : sudahlah nathan hentikan .. biarkan saja ini semua adalah salahku


Nathan : salahmu dimana katakan padaku di bagian mana kamu melakukan kesalahan?


Jordy : kakak sudahlah jangan demi perempuan yang tidak penting ini kita harus bertengkar.


Nathan : jaga mulutmu berengsek sekali lagi kamu mengatakan moza tidak penting kupastikan kepalamu akan ku gantung terbalik.


Moza : sudahlah nathan lagipula semua ini hanyalah salah faham betulkan jordy ?


Jordy : aku bukan orang munafik jadi aku tidak ingin berbohong sepertimu, nathan aku melakukan ini karena moza tidak ingin melayani hasratku dan aku berbaik hati untuk tidak memaksanya. Tapi sebagai konsekuensinya aku melakukannya dengan orang lain dan itu juga bukan aku yang memulai tapi wanita ini yang memulainya duluan, sebagai laki-laki aku tidak mungkin melepaskan kesempatan yang baik.


Nathan : apa sebenarnya isi otakmu? Apakah hanya sex saja


Jordy : jangan selalu menyalahkan aku tapi tanyakan pada temanmu itu mengapa dia tidak ingin melakukannya denganku, bukankah dia bilang dia mencintaiku dulu? Bukankah aku dan dia akan segera menikah


Moza : sudah cukup jordy jangan teruskan bicaramu


Jordy : kenapa? Nathan harus tau bahwa kamu adalah wanita yang munafik dan aku tidak menyukainya


Nathan : sudahlah moza sebaiknya kita pergi dari sini kamu harus menenangkan dirimu terlebih dahulu


Jordy : benar.. dengarkan temanmu itu moza sebaiknya kamu pergi dari tempat ini karena kehadiranmu hanya mengganggu kesenanganku " sambil menarik wanita itu kedalam pelukannya"


Nathan membantu moza untuk berdiri dan memapahnya keluar dari kantor jordy untuk menenangkan diri


Nathan membawa moza menuju rumahnya diperjalanan moza tidak bicara sepatah katapun selain meneteskan air mata sampai kedua matanya bengkak, saking sedihnya hati moza saat itu moza sampai tertidur dalam keadaan meneteskan air mata.


Nathan yang melihat moza merasa tidak tega dengan semua kesedihan yang seharunya tidak pernah dilihat olehnya.


Nathan : "brengsek beraninya dia menyakiti moza dengan terang-terangan seperti itu padahal aku sudah mencoba berlapang dada untuk menerima pernikahan mereka, moza sebenarnya apa yang terjadi padamu ? Apa yang kamu fikirkan sebenarnya? Kamu selalu saja seperti ini memikul beban berat sendiri"


Moza dan nathan sampai di depan rumah , nathan segera membuka pintu dan keluar dari dalam mobil tapi moza yang masih tidur tidak menyadari sudah sampai di depan rumah karena nathan tidak ingin membangunkan moza yang sedang tertidur akhirnya nathan memutuskan untuk menggendong moza menuju kedalam rumah.


Nathan : sudahlah biar ku gendong saja sampai kedalam kamarnya keliatannya moza sangat lelah hari ini jadi biarkan saja dia tidur karna hanya dalam keadaan seperti ini dia dapat tetap tenang.


Natahn menggendong moza dengan sangat hati-hati zico yang membukakan pintu rumah segera menghampiri nathan dan bertanya


Zico : tuan muda apa yang terjadi kepada nona moza? Apakah dia sakit


Nathann : mungkin dia tidak memiliki luka fisik tapi aku rasa luka dihatinya kali ini tidak akan mudah disembuhkan


Zico : tuan muda apa yang harus aku bantu?


Nathan : bawakan air hangat kekamarku beserta pakaian ganti untuk moza


Zico : baiklah tuan


Nathan berjalan menuju kamarnya untuk meletakan moza di tempat tidur, setelah sampai nathan lekas membaringkan moza dengan penuh hati-hati karna nathan tidak ingin membuat moza menjadi tidak nyaman


Zico masuk kedalam kamar nathan dengan membawa pakaian ganti dan air hangat


Zico : tuan harus kah aku memanggilkan seorang pelayan perempuan untuk memandikan nona moza


Nathan : tidak aku akan memandikannya sendiri sekarang keluar dan tutup pintunya jangan biarkan siapapun masuk kedalam kamarku


Zico : baik tuan saya faham


Zico segera pergi meninggalkan kamar nathan


Sedangkan di dalam nathan mulai menggulung lengan baju dan celana moza agar nathan dapat segera mengelap badan moza dengan menggunakan air hangat.


Nathan : maafkan aku moza telah lancang sejauh ini.. tapi aku melakukan ini semua agar kamu merasa lebih nyaman dan bisa tidur dengan lebih santai.


Aku berjanji tidak akan melakukan apapun padamu jika bukan atas dasar keinginanmu sendiri bahkan saat kamu tertidur sekalipun aku tidak akan mengambil kesempatan.


Nathan tidak menyadari sama sekali bahwa sesungguhnya moza sudah terbangun sejak beberapa menit yang lalu namun moza memang sengaja untuk terus menutup matanya menghindari nathan yang akan terus memberikan pertanyaaan kepadanya namun mengdengar kelembutan hati nathan seketika moza merasa terenyuh hingga meneteskan air mata.


Nathan yang melihat moza meneteskan air mata segera mengusapnya dengan tangan lembutnya


Nathan : apakah kamu merasa sangat sakit hati dengan perlakuan jordy jika saja aku dapat menggantikan rasa sakit di hatimu itu maka aku rela merasakan sakit yang ada di hatimu walaupun itu semua harus aku tanggung seumur hidup ku.


Selesai memandikan moza nathan lantas membereskan air beserta pakaian moza


Setelah selesai nathan pun bergegas meninggalkan moza namun tidak terduga langkah kaki nathan terhenti karena sebuah pelukan dari moza.


Moza memeluk nathan dari arah belakang sambil berderai air mata nathan yang tidak mampu menahan rasa kesedihannya hanya dapat menggenggam tangan moza sebagai pertanda bahwa moza tidak sendiri menghadapi kesedihan ini.


Nathan : jangan bicara seperti itu lagipula aku tidak pernah keberatan melakukan hal itu untuk mu, moza apa kamu mau mendengarkan aku sekali ini saja?


Moza : apa itu?


Nathan : kumohon kembalilah hidup dengan normal setelah ini kembalilah dengan rutinitasmu yang dulu jangan terlalu terpaku dengan diri jordy ciptakanlah kebahagiaanmu sendiri.


Moza : yang kamu katakan memang cukup masuk akal mungkin sudah waktunya untuk ku sedikit melupakan jordy sementara waktu agar aku tidak terlalu stress


Nathan : bagus kalau kamu mengerti sekarang pergilah tidur ini sudah malam


Moza : nathan bolehkah malam ini kamu tidur disini dengan ku?


Nathan : apa kamu tidak takut aku akan mengambil kesempatan saat kamu tidur nanti?


Moza : tidak aku yakin kamu bukan orang seperti itu karena jika kamu seperti itu mungkin sudah dari dulu kamu mengambil kesempatan.


Nathan : baiklah ayo cepat tidur..


malam itu natahan dan moza tidur dengan saling membelakangi diantara mereka terdapat perasaan yang sama perasaan gugup dan bahagia yang bercampur menjadi satu.


Nathan : "seandainya waktu dapat berhenti sampai disini mungkin aku akan sangat bahagia"


Sudah lewat tengah malam moza masih belum bisa tidur juga akhirnya moza memutuskan untuk membalikan badannya dan melihat apakah nathan sudah tidur.


Moza terpaku melihat nathan yang sedang tertidur


Moza : nathan sebenarnya aku sendiri masih tidak ingin melepaskanmu tapi aku juga masih tidak ingin mengakui perasaanku kepadamu tapi bolehkah aku mulai memastikan perasaanku kepadamu " emmmmuachhhh .. moza mencium bibir nathan"


Nathan sebenarnya masih belum tertidur saat itu nathan merasakan ciuman dari moza di bibirnya sebenarnya saat itu nathan ingin sekali membalas ciumannya namun nathan memilih untuk tetap diam agar tidak membuat moza merasa malu. Tapi saat itu sangat jelas bahwa nathan merasakan kebahagiaan didalam hatinya


Malam yang indah berganti pagi yang cerah dan penuh kasih sayang moza yang terbangun lebih dulu memutuskan untuk sedikit berolah raga dan menyiapkan sarapan untuk nathan sebagai ucapan terimakasihnya kepada perlakuan nathan selama ini


Nathan yang baru saja bangun terheran-heran mendapati moza sudah tidak ada di tempat tidur.


Nathan : kemana perginya moza sepagi ini? Bukannya dia selalu bangun lebih siang dari pada aku


Nathan berjalan kearah jendela untuk menikmati cahaya matahari yang hangat diapagi hari.


Nathan: hoammmmmm " pagi yang indah"


Sambil melihat keluar jendela


Diluar nathan melihat moza yang sedang berolah raga di halaman rumah


Nathan : gadis itu apa yang sedang dia lakukan dengan pakaian seminim itu diluar rumah apa dia tidak takut memakai pakaian seperti itu..


nathan membuka jendela dan berteriak memanggil moza


Nathan : hehhh nona apa yang kamu


Lakukan disitu apa kamu sedang melakukan pameran? Masuk jangan gunakan pakaian itu di luar rumah


Moza : heiii.. kakek kan kamu yang mengganti pakaianku semalam berarti sebanarnya kamu kan yang ingin aku memamerkan keseksian badan ku hehehhe


Nathan : aku bukan laki-laki mesum.. pakaian itu zico yang membawa aku tidak pernah memilihnya


Moza : dasar bawel.. baiklah aku masuk


Nathan mari kita sarapan aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu


Nathan : ahhh... apa aku tidak salah dengar jangan-jangan kamu telah menaruh racun di dalam makananku


Moza : tidak.. kamu salah... aku tidak memasukan racun tapi aku memasukan sesuatu yang lebih berbahaya


Nathan : jangan katakan kamu


Menaruh bubuk cabai.. aku sangat benci makanan pedas


Moza : bukan bubuk cabai juga


Nathan : lalu apa?


Moza : hanya sedikit memasaknya dengan perasaan penuh kasih sayang .. berharap kasih sayang itu akan tersampaikan kepada orang yang memakannya.


Mendengar perkataan moza wajah nathan seketika berubah kemerahan dan malu, untuk menutupi rasa malunya nathan segera menyuruh moza untuk masuk kedalam rumah


Sambil berjalan menuju ruangan tengah nathan masih mencoba mengendalikan perasaanya " ya ampun nathan jangan lemah lagi dengan tipuan kecil dari gadis nakal itu kendalikan dirimu nathan, dasar moza gadis jahat kamu selalu saja tidak bisa membuat aku berhenti mencintaimu"


Note : apakah pembaca setuju jika perasaan cinta yang dimiliki nathan untuk moza begitu kuat.. hmmm nathan sebaiknya dengan siapa ya?



Ini dia teman bermesraan jordy



Penampilan jordy yang makin tampan



Moza yang berolah raga dengan mengenakan pakaian yang di pakaikan oleh nathan



Ekspresi nathan ketika bangun dipagi hari sambil menikmati sinar matahari


Jangan lupa tinggalkan like dan komentar untuk penulis