
Seketika moza memalingkan wajahnya kebelakang dengan penuh rasa penasaran. Moza kemudian hanya terdiam sambil berjalan ke arah nathan seperti sebuah sihir nathan berhasil membuat moza terkesima kali ini.
Setelah cukup dekat melihat nathan moza masih saja tidak bisa percaya dengan apa yang dia lihat saat itu benarkan pria yang ada di hadapannya adalah nathan yang selama ini hanya saja selalu mengenakan pakaian orang tua.
Moza : apakah ini benar kamu nathan ? sepertinya agak aneh hari ini
Nathan : aku merasa baik-baik saja lalu apa yang kamu maksud dengan aneh aku rasa aku tampil seperti biasanya dan aku rasa ini tidak buruk bahkan sangat sesuai dengan usia ku.
Moza : cukup menarik sekarang kamu kelihatan jadi lebih muda
Nathan : bukankah sekarang aku sudah masuk kedalam salah satu kriteriamu?
Moza : sudahlah berhenti bercanda ayo cepat kita pergi karna besok pagi kita harus segera berangkat ke inggris.
Moza dan nathan bergegas pergi ke pusat perbelanjaan di kota x untuk membeli beberapa pakaian yang mereka butuhkan untuk pergi ke perjamuan sebastian.
Mereka memilih sebuah toko yang sangat terkenal di kota x dengan pakaian yang begitu bagus edisi terbatas tentunya harganya sangat mahal yah lagipula mereka sebenarnya bukan orang biasa bukan jadi apa sih yang mereka tidak bisa beli.
Pertama moza meminta nathan untuk mencoba beberapa pakaian dan memberikan penilaian terhadap pakaiannya, moza memilihkan beberapa baju untuk nathan kemuidan nathan memkaianya dan memperlihatkannya kepada moza.
Nathan masuk ke ruang ganti dengan membawa beberapa pakaian
Nathan mencoba pakaian pertama jas berwarna hitam dengan dasi kupu-kupu yang menambah kesan mewah pada penampilannya, nathan keluar untuk memperlihatkannya kepada moza
Nathan : apa yang ini cocok ( sambil malu-malu )
Moza : hei apa-apaan jangan keluarkan ekspresi malu seperti itu kamu bukan anak kecil lagi sekarang ingat sudah berapa usiamu, berdiri yang tegak mendekatlah kepadaku dan berputarlah aku ingin melihat secara keseluruhan pakaianmu jangan malu-malu tunjukan sedikit rasa percaya dirimu.
Nathan kemudian mengumpulkan segenap kepercayaan dirinya untuk berjalan ke arah moza bak seorang model yang sedang berjalan di atas panggung kemudian berputar dengan postur tubuhnya yang sempurna.
Nathan : apa seperti ini yang kamu maksud..( sambil berputar)
Apakah pakaian ini cocok untuk aku gunakan ke pesta perjamuan
Moza : aku rasa tidak.. pakaian ini masih sedikit memiliki kekuatan mistik untuk membuat semua mata tertuju padamu.
Nathan : kenapa semua orang harus melihatku ? aku tidak perduli kepada orang lain yang aku butuhkan hanyalah perhatianmu lebih dari itu aku tidak mengharapkan apapun lagi.
Moza : kamu harus mulai terbiasa dengan hal ini suatu saat nanti, aku mohon jangan berlari lagi dari semua kenyataan yang ada terimalah takdir yang memang seharusnya kamu jalani.
Hari ini kamu bisa menolak semua kenyataan yang ada tapi akan sampai kapan kamu menolak semuanya berhentilah berbohong karna pada akhirnya tetap saja semua orang akan tau tentang identitasmu yang sebenarnya.
Nathan : jangan lupakan fakta tentang alasanku meninggalkan identitasku yang dulu aku rasa aku sudah melakukannya dengan tepat karna aku yakin akan ada orang yang lebih kompeten yang di takdirkan untuk posisi itu.
Perjalanan yang aku lewati selama ini sudah terlalu kotor dan berat aku hanya ingin normal saja demi seseorang yang selalu akan aku sayangi kemarin, besok dan seterusnya.
Moza : baiklah jangan berlarut lagi.. coba pakaian yang lain ini sama sekali tidak sesuai dengan mu
Nathan : ayolah ini hanya sebuah baju saja memang harus sebagus apa penampilanku di jamuan itu?
Moza : hei jangan lupa kamu akan pergi dengan siapa aku mohon pertimbangkanlah reputasiku
Nathan : hahaha... lucu sekali rasanya aku ingin memelukmu
Moza : cepat jangan bertingkah aneh lagi
Nathan kemudian kembali keruang ganti untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lain setelah selesai nathan kembali memperlihatkannya kepada moza, satu stel pakaian jas berwarna coklat yang sangat indah
Nathan : bagaimana dengan yang ini apakah yang ini sudah pas
Moza hanya terkesima melihat nathan yang kelihatan sangat tampan dengan perpaduan warna coklat keemasan yang sangat sesuai dengan kulit nathan yang putih
Nathan : hei... sudah puas melihatnya lihat air liurmu itu hahahahahah apa aku sekarang sudah begitu tampan sampai kamu tidak menjawab pertanyaanku?
Moza : jangan terlalu percaya diri begitu tadi aku hanya sedikit memikirkan seseorang
Nathan : katakan siapa yang kamu fikirkan..
Moza : sudahlah jangan mulai jadi seorang wartawan. Aku fikir pakaian ini cukup sesuai untukmu yah bisa dibilang tidak terlalu jelek...
Nathan : benarkah... coba akan kutanyakan pada orang lain sebagai perbandingan
Nathan kemudian memanggil dua orang gadis muda yang sedang memilih gaun di sebelahnya, nathan melambaikan tangan kepada dua orang gadis tersebut .
Kedua gadis tersebut kemudian berjalan menghampiri moza dan nathan
Nathan : hallo nona-nona perkenalkan aku nathan, maaf bolehkah aku meminta bantuan kalian
Gadis2 : apa yang bisa kami bantu katakanlah “sambil saling berbisik gila ada malaikat dari mana ? pria ini sangat tampan kulitnya juga sangat lembut dan wangi”
Nathan : bolehkah aku menanyakan pendapat kalian tentang pakian yang sedang aku kenakan sekarang, bagaimana menurut kalian apakah pakaian ini sudah sesuai untuk aku ?
Gadis2 : apa kamu sedang bercanda ? tentu saja pakaian ini sangat sesuai denganmu aku rasa pakaian apapun yang kamu kenakan akan menjadi masterpiece, kurasa pakaiannya tidak penting tapi kamulah yang sangat penting percayalah kamu sangat... sangatt.. sangat tampan “sambil merangkul tangan nathan dan berprilaku manja”
Nathan : benarkah manis sekali mulut kalian terimakasih atas pujiannya tapi aku sangat sedih karna ada seseorang yang mengatakan bahwa aku jelek dan tidak sesuai dengan pakian ini
Gadis2 : kurasa hanya orang yang tidak waras yang tidak menyadari ketampananmu, sudah jangan difikirkan orang jahat seperti itu. Lagipula masih ada kami disini jika kamu mau kami bisa menemani kamu kemanapun dan kapanpun.
Nathan : ahhh terimakasih aku sangat tersanjung.. “sambil melirik moza yang kelihatan tidak senang dengan apa yang dilakukan kedua gadis genit itu”
Kedua gadis tersebut semakin menjadi-jadi menedekati nathan moza yang sedari tadi mencoba menahan amarahnya mulai kehilangan kesabarannya moza kemudian tiba-tiba berdiri dan menghampiri dua gadis tersebut sambil mencoba melepaskan mereka dari nathan.
Moza : hei apa kalian tidak tau malu ? bukankah kalian baru saling kenal kenapa kalian langsung menempel pada lelaki yang baru kalian kenal?
Gadis2 : hei.. tante berhenti berbuat kasar aku bisa memanggil keamanan kemari lagipula apa urusanmu ? tante-tante sepertimu apa mau berebut pria muda dengan kami apakah itu pantas?
Moza : sialan apa kalian bilang tadi? Tante..
Jangan keterlaluan sekarang lepaskan tangan kalian sebelum aku berbuat kasar asal kalian tau saja pria yang sedang kalian pegang-pegang adalah pacarku.. sekarang lepaskan
Gadis2 : jangan bercanda kami sama sekali tidak akan percaya terhadap perkataanmu
Moza : kalian tanyakan saja pada orangnya langsung
Gadis2 : kakak,, benarkah dia adalah pacarmu
Nathan : hmmm bagaimana aku menjelaskanya aku saja baru menyadari bahwa aku memiliki seorang pacar, tapi karena dia sudah mengatakannya maka mulai saat ini aku adalah pacarnya.
Gadis2 : kakak jangan permainkan kami..
Moza : kalian masih saja berikeras ya, lihatlah ini buktinya “ moza berjalan menghampiri nathan kemudian mencium pipi nathan dengan tiba-tiba ( muachhhh)”
Nathan yang merasa kaget dengan tidakan moza hanya bisa berdiri mematung, kedua gadis tersebut kemudian berjalan meninggalkan moza dan nathan.
Moza : lain kali jangan pernah membiarkan orang lain sedekat itu denganmu, aku tidak suka melihatnya.
Nathan : kenapa apa kamu cemburu?
Moza : jangan gila, aku hanya tidak suka jika kebaikanmu di salah gunakan orang lain.
Baiklah sekarang giliranku mengganti pakian tadi aku sudah memilih 2 pakian nanti kamu bisa memberikan pendapat pakian yang mana yang cocok untuk aku gunakan.
Nathan : baiklah, aku akan duduk dan memperhatikannya
Nathan yang melihatnya segera menyuruh moza untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lain.
Nathan : sudah cukup jangan mendekat lagii.. pakaiannmu sangat tidak cocok jika dikenakan untuk sebuah perjamuan terlalu terbuka aku tidak suka cepat ganti pakianmu.
Moza : baiklah.. baiklah.. aku akan menggantinya tapi reaksimu tidak perlu seheboh itu.
Moza lekas kembali menuju ruang ganti untuk mengganti pakiannya kemudian kembali memperlihatkannya kepada nathan, sebuah gaun berwarna hitam dengan bagian dada yang sangat terbuka.
Nathan yang melihatnya sangat merasa marah kepada moza
Nathan : lagi-lagi kamu memilh pakaian yang aneh, apa kamu sengaja memilih pakian yang terbuka untuk menarik perhatian laki-laki lain apa tidak cukup jika hanya aku saja yang memperhatikanmu.
Moza : lalu kamu ingin aku memakai apa?
Nathan : gunakan pakaian yang telah aku pilihkan ini sekarang cepat pergi ganti pakaianmu
Moza kembali mengganti pakaian dengan sedikit terpaksa kemudian keluar dan memperlihatkannya kepada nathan
Moza : pakaian jenis apa ini sangat panjang sekali aku takut saat menggunakannya aku akan jatuh
Nathan : ini jauh lebih baik tenang saja kamu tidak akan jatuh kemana-mana selain ke pelukanku. Sudahlah cepat kita pulang ini sudah cukup malam
Sementara di tempat lain hendry dan vicky masih mencoba menenangkan jordy yang terlihat masih kacau balau
Vicky : sudahlah jordy jangan kekanakan seperti ini aku mohon padamu kali ini fokuslah terhadap kesempatan yang sudah kita buat ini.
Hendry : jika kamu masih seperti ini maka kamu tidak akan bisa ikut ke perjamuan dengan kami di inggris aku fikir lebih baik kamu memulihkan dulu kondisimu yang berantakan ini.
Vicky : lagipula kenapa tidak berkata jujur saja pada moza bahwa kamu menyukainya untuk apa kamu menahannya hingga membuat kamu terluka seperti sekarang ini
Jordy : sudah.. sudah cukup kalian bicara semua kekacauan ini adalah yang terakhir mulai saat ini aku sama sekali tidak akan pernah menunjukan rasa cintaku kepada moza lagipula aku bukanlah orang yang baik sejak awal maka dia harus tau bahwa apa yang jordy inginkan pasti akan jordy dapatkan termasuk seorang wanita beranama moza.
Hendry : bagus.. ini baru jordy yang kami kenal “mr player”
Jordy besok kita kan pergi kerumah rowan untuk bersama-sama pergi ke perjamuan sebastian di inggris aku dan vicky sudah berhasil membujuk rena untuk menemukan alasan membawa kita ke pesta perjamuan sebastian.
Jordy : langkah yang bagus.. kalau begitu kita harus sedikit merayakannya
Kalau begitu mari kita bersulang untuk merayakan keberhasilan kalian mari kita rayakan awal dari rencana balas dendam kita yang sangat panjang ini.
Di kediaman yoko
Yoko sedang berbicara kepada kei untuk ikut dengannya ke pesta perjamuan sebastian di inggris.
Yoko : nak besok ikutlah dengan ayah untuk menghadiri pesta perjamuan sebastian di inggris
Kei : ayah aku sedang dalam kondisi yang tidak baik saat ini perasaanku sedang tidak stabil, aku masih merasa kesal karna jordy masih saja memperdulikan moza dibandingkan aku.
Yoko : sudahlah jangan kekanak-kanakan lagi kali ini kamu tidak boleh membantah keinginan ayah lagipula akan lebih penting lagi untuk melihat keadaan sebastian, kita harus mencari informasi mengenai orang yang akan menggantikan posisi sebastian kelak di black dahlia.
Kei : ya baiklah aku akan pergi meskipun dengan perasaan yang terpaksa
Yoko : bagus itu baru anak ayah lagipula ayah yakin kamu akan menemukan hal yang menarik disana.
Moza dan nathan kemudian pulang menuju rumah nathan karna mulai saat ini sampai satu minggu kedepan moza akan tinggal dirumah nathan sesuai dengan perjanjian yang telah mereka sepakati
Moza dan nathan segera masuk kedalam rumah untuk segera beristirahat karna besok pagi mereka harus berangkat menuju inggris
Moza : aduhhh aku capek sekali seharian ini, sepertinya aku butuh mandi untuk menyegarkan badanku. Ehhhh tapi aku lupa membawa baju ganti jadi apakah aku boleh meminjam pakaianmu?
Nathan : ya pilihlah yang kamu suka, pergilah mandi duluan aku akan membereskan semua barang-barang ini dulu.
Moza : ahhh memang nathan yang paling baik padaku.. kalau begitu aku pergi mandi dulu ya
Moza kemudian segera pergi mandi di kamar nathan setelah selesai moza mengenakan salah satu pakaian nathan yang berada di dalam lemari, moza memilih mengenakan kemeja putih milik nathan walaupun sebenarnya ukurannya terlalu besar untuk ukuran badan moza.
Setelah selesai membereskan semua pakaian kedalam tas nathan kemudian pergi ke kamar untuk pergi mandi, kriekkk suara nathan membuka pintu kamar.
Nathan terkejut melihat moza yang hanya mengenakan kemeja putih longgar miliknya
Nathan : “ya ampun wanita ini memang paling bisa menyiksaku, aku harus tenang anggap saja semua ini biasa saja”
Moza : ehhh sejak kapan kamu masuk
Nathan : aku baru saja masuk untuk pegi mandi
Moza : baiklah kalau begitu aku langsung tidur ya di atas sofa jangan ganggu aku ok.
Nathan : baiklah tenang saja jangan takut aku tidak akan melakukan apapun padamu, pergilah tidur sana cepat sebelum aku berubah fikiran.
Nathan segera pergi mandi setelah selesai
nathan segera pergi tidur untuk tetap mempertahankan akal sehatnya, nathan sangat takut dia akan berbuat hal-hal di luar batas kepada moza.
Sepanjang malam nathan terus saja berfikir dan membayangkan moza yang mengenakan kemeja putih miliknya
Nathan baru bisa tidur dengan baik setelah lewat tengah malam sehingga nathan telat bangun di pagi hari, tepat setelah membuka mata nathan langsung mencari keberadaan moza yang sudah tidak berada di dalam kamar nathan terkejut dan mencarinya ke ruang tengah.
Terkesimanya nathan kehilangan kata-kata melihat moza yang sedang duduk dan bersandar di atas sebuah meja sambil memejamkan mata menikmati sinar matahari pagi saat itu nathan semakin terhanyut dalam dunianya sendiri sehingga tidak dapat lagi mengendalikan rasa sukanya terhadap moza.
Moza : hei... kamu mesum kenpa kamu melihatku sepeti itu ? aku takut
Nathan : kamu yang sengaja melakukannya padaku, kamu selalu saja dengan sengaja membuat aku kehilangan akal sehat saat melihatmu.
Moza : aku hanya berusaha apa adanya ,apakah aku salah?
Nathan : harusnya kamu berfikir siapa yang tidak akan merasa gila jika melihatmu dalam pakaian seperti ini tak terkecuali aku.
Note : episode selanjutnya akan lebih rumit dimana kita akan di bawa kedalam dunia mafia
Hmm kira kira seperti inilah moza saat memakai pakaian nathan
Dan seperti inilah kagetnya nathan saat melihat moza tidak berada didalam kamar
Bagaimana apakah pembaca menyukainya?
Akan ada orang yang mencoba membunuh nathan apakah pembaca bisa menebak siapa orang tersebut.
Jangan lupa memberikan saran kepada penulis ya
Jangan lupa terus like coment dan berikan bintang untuk novel penulis ya
Mohon bantuan