
Hari berganti hari ....
matahari dan bulang saling bertemu di ujung sebuah senja yang manis , saling berbagi sapa dalam sebuah dekapan warna yang indah
Setelah sekian lama moza masih saja menunggu nathan kembali..
di tempat lain nathan masih berkutat dengan perasaan untuk kembali memiliki keberanian menghadapi moza
Drt... drt..... suara handphone nathan berbunyi
Nathan : ya adam katakan.. ada apa sepagi ini sudah menelfon
Adam : maaf tuan muda aku sudah mengganggu tapi telah terjadi sesuatu di rumah .
Nathan : katakan dengan jelas ada apa ?
Moza : sudah beberapa hari ini nona moza tidak keluar dari kamarnya aku takut jika terjadi suatu hal yang buruk kepadanya.
Nathan : baiklah kalau begitu aku akan segera pulang dan melihat keadaanya
Dengan penuh rasa khawatir nathan segera berlari menuju mobil miliknya dan segera pergi menuju vila
Bunga-bunga di taman mulai bermekaran menyuguhkan keindahan bagi siapapun yang melihatnya
Moza yang terhipnotis tanpa sadar berjalan menuju hamparan bunga-bunga cantik yang berada di hadapannya
Seketika banyangan nathan muncul dalam benaknya rasanya baru kemarin moza mulai membuka hati untuk nathan namun seketika saat moza mulai mencintai nathan semuanya berubah menjadi sebuah kehampaan
Dak... brukkkk moza jatuh terprosok bukannya bangun moza malah tertawa sambil mengeluarkan air mata seperti orang yang terkena depresi
Maaf .. maaf terdengan suara yang berat dari seorang pria
Dante : maaf... maaf nona apa kamu baik baik saja
Moza hanya membalasnya dengan sebuah senyuman
Moza : ahhh aku baik baik saja
Dante : tunggu bukankah kamu adalah moza?
Moza : ya dan kau adalah siapa?
Dante : aku louis dante apa kamu mengingatku sekarang
Moza : tidak.. sekarang pergilah
Dante : pasti adiku tidak sengaja melemparkan bola ini kearahmu sampai kamu terjatuh.. bolehkah aku membantumu untuk bangun
Moza : benarkah aku yang sudah jatuh berantakan ini bisa kembali bangkit apakah akan semudah yang kau katakan ?
Dante : apa maksud perkataanmu aku sama sekali tidak memahaminya
Moza : sudahlah bairkan aku pergi...
dante : apakah benar kamu sama sekali tidak mengenali ku ? "Sambil menatap moza dengan tajam"
Moza : haisssss....tamatlah sudah riwayatku
Dante : apa-apaan kamu ini apa seperti ini caramu menyapa mantan pacarmu setelah sekian lama
Moza : baiklah.. baiklah.. apakah aku harus memanggilmu dengan sebutan kaka seperti waktu kita masih sekolah dulu
Dante : ahhhh... moon ku ini memang paling bodoh sejak dulu "moon yang berarti bulan"
Moza : jangan sembarang bicara kamu akan mati jika terus memanggilku dengan sebutan moon
Moza kemudian berjalan menuju kedalam rumah karna khawatir dante mengikuti moza dari belakang.
Swuhhhhhh..... krakkkkkk
Suara decitan dari mobil nathan yang terparkir di depan rumah
Nathan segera berlari mencari moza
Nathan membuka pintu namun tidak menemukan moza di dalamnya
Nathan mencari moza kedalam ruangan yang lain namun tetap belum menemukannya
Tidak lama kemudian moza dan nathan saling bertemu di ruangan tengah rumah
Nathan : moza kemana saja kamu pergi?
Moza : melihat bunga yang cantik dan tidak berhenti berkhayal tentang dirimu
Aku rasa mungkin saat ini aku juga sedang berkhayal melihatmu berdiri di hadapanku
Natahan : moza ini memang diriku
Moza : benarkah apa sekarang kamu sudah memaafkan aku?
Moza menangis mendengar perkataan nathan kemduian segera belari menuju nathan dan menghujaninya dengan sebuah pelukan hangat yang penuh dengan rasa hangat dan rindu.
Nathan dan moza saling berpelukan dengan erat menumpahkan segala perasaan rindu yang ada di antara mereka berdua.
Nathan : berikan aku kesempatan dan sedikit waktu saja untuk menghilangkan segala keraguan yang ada di hatiku
Moza : tentu saja... aku akan memberikan waktu yang kumiliki untukmu sebanyak yang kamu inginkan dan semampu yang aku berikan
Nathan : terimakasih... telah bertahan untuk diriku kali ini
Moza : terimakasih telah menungguku selama ini
Cring.... prang suara vase bunga yang jatuh
Dengan refleks keduanya segera membalikan badan dan memandang ke arah pintu taman
Nathan : siapa kau beraninya masuk ke dalam rumah ku !!!
Dante : ahhhh maaf " sambil bangun dan merapikan pakaiannya"
Perkenalkan aku adalah louis dante
Nathan : nathan ... apa yang sedang kamu lakukan di dalam rumahku ? Apakah kamu seorang pencuri
Dante : jangan bercanda dengan penampilanku yang seperti ini apa kamu fikir aku adalah seorang pencuri
Moza : sudahlah jangan hiraukan dia.. ayo pergi
Dante : hei... "sambil memegang tangan moza"
Natahan yang melihat hal tersebut merasa tidak senang dengan apa yang dilakukan dante kepada moza
Nathan : orang asing cepat lepaskan tanganmu..
dante : kenapa apa aku harus meminta izinmu untuk memegang tangannya ? Memangnya siapa dirimu?
Nathan : beraninya kamu bertanya dengan nada seperti itu kepadaku..
moza : sudahlah lepaskan tanganku
Dante : aku tidak mau..
moza : tolong lepaskan.. kumohon
Dante : aku tidak suka diperintah seperti itu
Moza : ini bukan sebuah perintah tapi sebuah permintaan .. bisakah kamu melepaskannya
"Moza menatap dante dengan pandangan yang begitu hangat sehingga membuat dante melepaskan tangannya dengan begitu saja "
Kenapa setelah sekian lama hati ini masih luluh dengan tatapan matanya yang sendu.. apakah aku masih tidak bisa melepaskannya setelah 5 tahun berlalu.
Natahan : moza siapa dia?
Moza : ahhh....
nathan : kenapa kamu ragu katakanlah
Moza : ahhh.. dia .. dia
Dante : katakanlah yang sejujurnya kepadanya atau haruskah aku yang menjelaskan hubungan kita berdua?
Nathan : hubungan ? Apa yang kamu maksud dengan hubungan katakan ada apa antara kalian sebenarnya..
moza : baiklah aku akan mengatakannya tapi aku berharap kamu tidak akan salah faham setelah mendengarnya
Nathan : baiklah...
moza : nathan... dia adalah dante mantan pacarku.... !!!!!!!!!
Louis dante...
Note : hmmm siapa lagi dante?
Pria yang kasar namun sangat manis
Apa pembaca suka dengan dante...
jangan lupa like, rate share dan coment ya
Penulis ingin mendengarkan pendapat kalian tentang dante...