Love secret agent

Love secret agent
Penghianatan Di Ujung Kesabaran



Nathan dan moza bergegas menuju pusat kota x kesebuah restoran di pinggir pantai dengan pemandangan yang begitu romantis


Setelah sampai nathan segera membuka pintu mobil dan mempersilahkan moza keluar dari dalam mobil


Nathan dan moza berjalan dengan saling bergandengan keduanya kelihatan canggung dan malu-malu.


Nathan menarik kursi seraya mempersilahkan moza untuk duduk, moza mengucapkan terimakasih atas sikap yang di perlihatkan nathan kepadanya.


Malam itu nathan memesan semua makanan sesuai dengan kesukaan moza


Moza sangat terkesan dengan semua persiapan yang dilakukan oleh nathan untuk menyenangkan hati moza.


Nathan : apa kamu suka dengan tempat dan makanan yang aku persiapkan ? Apakah ada yang tidak sesuai dengan keinginanmu


Moza tidak menjawab pertanyaan nathan, moza hanya terdiam sambil menitikan air mata


Nathan yang melihat moza menangis bertanya-tanya apakah ada kesalahan yang di buat oleh nathan sehingga membuat moza menangis



Nathan : apa kamu tidak suka dengan semua ini ? Baiklah jika kamu tidak suka kita bisa pulang saja kumohon jangan menangis lagi aku tidak tega melihatnya.


MoZa : ahhh tidak.. aku tidak ingin pulang


Semua yang kamu siapkan sangat sesuai dengan apa yang aku suka bahkan semuanya diluar expektasiku.


Aku menangis karna aku merasa sangat bahagia karna selama ini tidak ada orang yang memperlakukan aku dengan baik selain dirimu.


Nathan : jangan menangis lagi.. kamu sangat jelek saat menangis


Moza : jangan bercanda bahkan dalam keadaan apapun aku tetap cantik hehheheheh


Nathan : baiklah.. baiklah.. nona cantik sekarang mari kita makan


Moza dan nathan mulai menyantap hidangan yang tersaji di atas meja sambil sesekali saling menatap satu sama lain.


Saat sedang memakan sup cream moza tidak menyadari bahwa ada cream yang tertinggal di atas bibir moza, nathan yang melihat itu hanya tertawa sambil memberitahukannya kepada moza


Nathan : apakah orang cantik makan dengan berantakan seperti itu?


Moza : apa maksudmu


Nathan : ada cream di atas mulutmu bersihkanlah


Moza : aishhhh.. dimana aku tidak bisa melihatnya


Nathan : kalau begitu diam biarkan aku yang membantumu



Seperti sihir perkataan nathan membuat moza terdiam


Nathan berdiri berjalan mendekati moza, nathan memegang dagu moza dan mengangkatnya.


Sekarang mereka berdua saling bertatap-tatapan dengan jarak yang begitu dekat


Nathan terus mendekat hingga membuat moza salah tingkah


Moza yang semakin merasa tidak karuan lantas menutup matanya


Sedangkan nathan setelah cukup dekat segera mengelap cream yang ada di atas bibir moza dengan menggunakan tangannya


Setelah selesai nathan segera kembali duduk namun moza yang masih merasa tegang masih saja menutup mata.


Nathan tertawa melihat prilaku moza yang aneh...


nathan : hahahhahahah... apa yang kamu lakukan kenapa masih menutup mata bahkan aku sudah duduk sekarang


Moza membuka matanya dengan perasaan malu


Moza : ahhh jangan menggodaku seperti itu


Nathan : kenapa kamu menutup mata tadi? Apakah kamu berharap aku melakukan sesuatu padamu .. hmmm apakah kamu fikir aku akan membersihkan cream yang ada di bibirmu dengan cara mencium kamu?


Moza : ahhhh mesum... ( sambil memukul dada nathan dengan manja)


Clappp... nathan menangkap tangan moza kemudian memegangnya dengan erat


Nathan : jangan malu .. jika kamu suka kenapa tidak jujur saja


Moza : aku sudah selesai makan sekarang ayo kita pulang


Nathan : tunggu dulu kita belum selesai .. justru kejutannya baru saja akan dimulai


Moza : apa maksudmu?


Nathan : ayo sekarang ikut denganku


Nathan mengulurkan tangannya kepada moza kemudian moza menggapai tangan nathan mereka saling memegang tangan sambil berjalan menuju sebuah rumah di tepian pantai


Nathan : nah kita sudah sampai sekarang


Apa kamu menyukai tempat ini?


Moza : ahhh ini sangat indah


Dari mana kamu mendapatkan tempAt sebaik ini tentu saja aku benar-benar menyukainya


Nathan : sukurlah jika kamu menyukainya malam ini kita akan menginap disini besok siang baru kita akan kembali


Moza : tapi bukankah kamu harus mengurus perusahaan?


Nathan : aku sudah memperkerjakan orang orang yang kompeten jadi perusahaan tidak akan bangkrut hanya karna aku tidak masuk bekerja sehari saja


Moza : ok baiklah terserah



Nathan : baiklah siapa yang akan pergi mandi duluan sekarang


Moza : kamu saja duluan aku masih ingin menikmati pemandangan


Nathan : ok baiklah...


nathan pergi kekamar mandi untuk membersihkan seluruh badannya sedangkan moza masih sibuk melihat pemandangan yang memanjakan matanya.


Crakkk.. kriettt suara pintu terbuka nathan keluar dari dalam kamar mandi dengan mengenakan sehelai anduk di bagaian bawah tubuhnya moza yang melihat hal itu seketika memalingkan wajah


Nathan : baiklah aku sudah selesai sekarang giliranmu mandi


Moza : ok..


nathan : hei.. jangan berjalan menunduk begitu tegaklah nanti kamu bisa terjatuh.


bruk... moza menabrak pembatas pintu bagian atas nathan yang khawatir segera menghampiri moza


Nathan : kepalamu baik-baik saja apa ada yang sakit


Moza dan nathan sangat dekat bahkan moza bisa melihat perut six pack nathan dengan jelas


Moza : ahhh jangan dekat-dekat


Nathan : hei.. kenapa bukankah biasanya kita sedekat ini kenapa sekarang semua dipermasalahkan


Moza : ahhh aku pergi mandi lepaskan aku


Nathan : hati-hati jangan sampai menabrak sesuatu lagi


Moza : ya jangan bawel


Moza kemudian masuk kedalam kamar mandi sambil memegangi dadanya


Moza : ya ampun.. kenapa aku ini ? sekarang rasanya jantungku mau copot


Diluar nathan segera menggani pakaian


tidak lama kemudian moza keluar dengan mengenakan pakaian tidur yang cukup minim


Melihat hal itu nathan menjadi marah


Nathan : ya ampun.. orang ini sudah aku peringatkan jangan kenakan pakaian se minim ini masih saja kamu gunakan.


Moza : hei ... ini kan pakaian ku jadi apapun yang aku mau akan aku pakai



Nathan : bukankah aku sudah menyuruhmu membawa baju yang cukup tertutup lagi-lagi kamu mengabaikan permintaanku


Moza : sudahlah ini hanya sebuah pakaian jangan di besar-besarkan lagi


Nathan : ya baiklah terserah dirimu saja, tadi hanphone mu berbunyi cepat lihatlah mungkin ada yang penting


Moza : ok..


moza membuka pesan yang ada di dalam handphonenya


Moza : "pesan dari jordy? Sebuah foto sebenarnya foto apa ini"


Seketika moza menjatuhkan handphonenya nathan yang khawatir segera mendekati moza


Nathan : apa sebenarnya yang telah kamu lihat


Nathan kemudian mengambil handphone moza nathan melihat sebuah foto yang dikirimkan oleh jordy, foto tersebut berisi gadis cantik yang sedang berada di atas ranjang milik moza


Nathan : kurang ngajar... apa karena hal ini kamu menangis ? Baiklah sekarang biarkan aku menghilangkan kesedihanmu


Nathan membuang handphone moza ke laut


Seketika moza menjerit dan marah terhadap prilaku nathan


Moza : apa-apaan kamu ini kenapa kamu membuang handphone ku


Nathan : aku bisa membelikannya lagi untukmu


Moza : tapi kamu tidak akan bisa menghapuskan rasa sakit dihatiku


Nathan : aku pasti bisa maka izinkan aku untuk memulai kenangan baru di dalam hidupmu


Moza : tapi aku telah berjanji kepada ayahmu untuk menikah dengan jordy


Nathan : bisakan sejenak kamu mempercayaiku


Moza : nathan katakan apakah jordy berhak menyakiti aku sejauh ini? Apakah aku begitu buruk sehingga jordy memperlakukan aku seperti ini


Nathan : bukan dirimu yang salah , tapi yang salah adalah diriku maafkan aku moza , tidak seharusnya aku menyerahkan kamu begitu saja pada pria hidung belang seperti jordy seharusnya dari awal aku sudah tau tabiatnya tidak akan berubah


Moza : kenapa hidupku begitu sulit


Nathan : sudah jangan banyak bicara lagi tenangkanlah hatimu " sambil memeluk moza dengan erat"


Moza : apakah jordy sengaja melakukan hali ini untuk melukai hatiku karena aku telah menolak ajakannya untuk bercinta


Nathan : sesungguhnya aku pun tidak memahami bukankah kamu mencintai jordy lalu untuk apa kamu menolaknya dan menyebabkan perselisihan yang pelik diantara kalian ? Adakah selama ini kamu telah mencintai orang lain dan orang itu bukanlah jordy


Moza tidak ingin menjawab pertanyaan nathan oleh sebab itu moza hanya terdiam sampai dia terlelap tidur


Nathanpun tidak ingin bertanya terlalu jauh karna dia takut akan menyakiti hati moza


Malam itu moza menangis dalam pelukan nathan mereka berdua tertidur di dalam posisi yang saling berpelukan satu sama lain.


Pagi hari moza terbangun ... moza kaget melihat dia sudah pindah tidur di atas ranjang padahal semalam moza ingat bahwa dia menangis dan duduk di kursi.


Belum selesai moza bertanya tanya dari luar terdengar suara nathan yang memanggilnya


Nathan : moza ayo cepat keluar nikmatilah pemandangan pagi yang indah ini jangan hanya diam di kamar saja.


Moza berjalan menuju arah luar disana moza melihat nathan yang sedang tersenyum cerah secerah cahaya matahari


Moza : "katakanlah.. berhakkah diriku menerima cinta nathan yang begitu sempurna bukankah aku akan terlalu egois jika harus mengorbankan masa depannya lalu sekarang apa yang harus aku lakukan"


Nathan menggapai tangan moza dan membawanya berlari menyusuri tepian pantai yang indah



Perlahan segala kesedihan moza tergantikan dengan perasaan lega dan bahagia..


mungkinkah moza harus menerima cinta nathan ataukah bertahan dengan pernikahannya bersama jordy.


Note : haruskan moza memilih diantara nathan dan jordy , jika pembaca akan memilih siapa ?


Jangan lupa like coment dan rate ya


Mungkin episode depan penulis akan menimbulkan kesalah pahaman antara nathan dan moza ...