
Dalam hati nathan masih tersimpan keinginan untuk memastikan keadaan moza namun disisi lain nathan masih takut menerima kenyataan
Ditengah kegalauan hati nathan tiba-tiba moza membuka matanya
Moza yang merasakan perasaan bahagia yang begitu luar biasa segera memeluk erat nathan
Moza : terimakasih telah datang untuku, terimakasih untuk selalu menolongku ( moza menangis sambil memeluk nanthan dengan erat)
Saat ini suasana menjadi begitu haru dalam hati nathan dapat merasakan perasaan takut moza yang begitu besar.
Nathan : maaf aku sedikit terlambat kali ini taukah kamu hal ini akan selalu menjadi penyesalan terbesar dalam hidupku..
moza : apa maksud perkataan mu?
Nathan : sudahlah jangan terlalu banyak berfikir bolehkah kita sekarang pulang? Aku rasa kamu butuh lebih dari sekedar beristirahat?
Moza : baiklah.. ( sambil melihat kearah nathan dalam hatinya terasa ada yang aneh dengan kalimat yang di katakan oleh nathan)
Nathan dan moza bergegas pergi meninggalkan anak buah jordy yang masih terkapar
Nathan yang saat itu menggendong moza secara tidak sengaja menjatuhkan air matanya ke atas pipi moza
Moza yang semakin yakin bahwa ada yang salah pada diri nathan kemudian memberanikan diri untuk bertanya kepada nathan
Moza : nathan apakah ada yang salah dan tidak aku ketahui hari ini
Nathan : apa maksudmu?
Moza : kenapa kamu menangis? Apa ada sesuatu
Yang sangat mengganggu hatimu saat ini aku merasa kamu bukan nathan yang seperti biasanya
Nathan : sudahlah tuan putri jangan banyak bertanya dulu kumohon beristirahatlah
Sepanjang perjalanan menuju rumah nathan dan moza tidak saling berbicara mereka hanya saling mencuri pandang sesekali
Nathan masih begitu tertekan melihat keadaan moza saat pertamakali dia melihatnya.
Perasaan takut berkecamuk dalam hatinya nathan tidak menyadari bahwa perasaan tersebut akan berubah menjadi jurang ketidak percayaan kepada moza.
Sesampainya di rumah nathan segera membantu moza menuju kamar
Moza : apa kamu boleh tidur disini malam ini? Aku masih sedikit ketakutan
Nathan : masih ada yang harus aku kerjakan maafkan aku moza ( sambil pergi dan menghindar )
Moza mencoba menghilangkan semua prasangka buruknya sedangkan nathan pergi begitu saja berlalu
Malam yang gelap dan dingin mulai berganti dengan cahaya matahari yang hangat dan lembut
Tidak seperti biasanya nathan tidak mengucapkan selamat pagi maupun membuatkan moza sarapan.
Tanpa rasa curiga moza segera menuju kamar nathan dengan perasaan yang penuh dengan kebahagiaan.
Namun setelah sampai di kamar moza sama sekali tidak menemukan nathan.
Dengan rasa khawatir moza segera menghubungi ponsel milik nathan
Moza : nathan dimana kamu saat ini ? Kenapa kamu menghilang begitu saja di pagi buta seperti ini apakah ada masalah
Nathan : jangan berfikir aneh .. aku hanya sedang sangat sibuk beberapa hari ini
Moza : baiklah kalau begitu setelah selesai kerja sebaiknya kita pergi untuk makan malam berdua
Nathan : maaf moza mungkin untuk beberapa hari aku tidak akan pulang ke rumah jadi jika ada sesuatu yang kamu butuhkan beritau saja kepada pelayan dirumah.
Moza : tapi nathan ..
nathan : maaf moza aku harus menutup telfonya aku harus pergi rapat sekarang, akan kuhubungi lagi nanti jika aku memiliki waktu luang.
Seketika moza meneteskan air mata seperti tersambar petir di siang hari sikap nathan yang biasanya selalu hangat dan penuh perhatian berubah menjadi dingin seketika.
Namun moza hanya bisa menangisinya sambil memikirkan apa alasan dari perubahan prilaku nathan kepadanya
Nathan yang saat itu sedang mengendarai mobil kemudian menepikan mobilnya di depan sebuah tempat coffe.
Nathan kemudian bergegas masuk untuk menemui seorang laki-laki yang sedari tadi sudah menunggunya.
Nathan : cepat katakan yang kamu inginkan berhentilah bicara omong kosong
Jordy : hahahahahhahah... kaka ku tersayang sudahlah jangan terburu buru seperti itu
Santailah bukankah pertama tama seharunya sebagai seorang kakak yang baik kamu menanyakan kabar adikmu terlebih dahulu
Nathan : jika kamu masih bicara omong kosong maka aku akan pergi
Jordy : pergi kemana maksudmu ? Pergi menemui wanita ****** mu itu yang sudah di nodai lebih dari 1 pria? Ayolah berfikirlah sehat dan realistis moza terlalu rendah untuk kaka ku yang sempurna ini
Mendengar perkataan jordy yang begitu kotor seketika nathan naik pitam
Nathan segera memegang leher jordy dan mulai mencekiknya dengan kuat sampai jordy kesulitan untuk bernafas.
Jordy : lepaskan... kumohon lepaskan aku tidak sengaja mengatakannya aku hanya merasa kasihan saja padamu
Nathan : jangan bicara buruk lagi tentang moza karna jika kamu masih tidak dapat mengendalikan lidah kotormu itu untuk berbicara maka aku akan memotong lidahmu.
Jordy : baiklah.. baiklah.. sekarang lepaskan aku
Perlahan lahan nathan mulai melepaskan cekikannya
Nathan : cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan karna aku tidak memiliki banyak waktu
Jordy : baiklah... ( sambil mengeluarkan sebuah dokumen)
Nathan : apa ini?
Jordy : buka saja .. kalau aku mengatakannya sekarang mungkin aku benar benar akan mati terbunuh oleh mu
Dengan tangan yang bergetar nathan membuka dokumen yang di berikan oleh jordy
Barakkkkkk....... dwarrrrr seperti tersambar petir di siang hari yang cerah nathan merasakan sakit yang teramat sangat dalam hatinya
Nathan melihat foto-foto moza yang sedang di cumbu beberapa lelaki suruhan jordy sebelumnya
Nathan kesulitan bernafas terasa ada yang mencekik sangat kuat di lehernya
Nathan " aku mohon.. aku harap semua ini hanya mimpi saja... gila aku akan benar-benar gila jika seperti ini... moza kenapa harus sampai seperti ini.. aku benar benar takut menerima segala konsekuensi yang akan datang setelah ini"
Jordy : kenapa kaka ku tersayang.. sepertinya cinta mu itu mulai goyah ? Sudahlah berhenti berprilaku bodoh tinggalkan saja wanita seperti moza karna kamu layak mendapatkan yang lebih dari dirinya.
Nathan : jangan coba-coba menipuku ... kamu tidak akan bisa menerima konsekuensinya
Jordy: hahahhahaha.. kenapa aku harus berbohong sudahlah berhenti memasang wajah stress seperti itu
Apa kamu sudah memeriksa keadaan moza saat itu? Apa kamu yakin dia masih suci belum di sentuh sama sekali
Nathan hanya bisa terdiam dan termenung
Jordy yang melihat ekspresi ketidak yakinan di dalam diri nathan segera kembali memanas manasi nathan agar nathan kehilangan kepercayaan kepada moza .
Jordy : baiklah.. karna melihat ekspresimu yang begitu datar maka aku akan menyampaikan satu rahasia lagi padamu... (sambil mendekat ke arah telinga nathan)
Kakak sebenarnya aku dan moza sudah pernah tidur bersama
Seketika dengan refleknya nathan mendorong jordy menjauh darinya
Nathan : berhenti bicara omong kosong
Nathan mulai berdiri bergegas meninggalkan jordy namun sebelum pergi jordy masih saja meyakinkan nathan untuk meninggalkan moza
Jordy : kakak.. bahkan telingaku masih bisa mendengar suara desahannya ya sexy, hidungku masih bisa mencium bau tubuhnya, mataku masih melihat badannya, tanganku masih bisa merasakan kehangatan sentuhannya.
Nathan tidak menghiraukan ucapan jordy .. nathan segera bergegas berlari menuju mobilnya yang terparkir di sebrang jalan..
sepanjang perjalanan nathan tidak dapat mengendalikan emosinya fikirannya campuraduk saat itu masih berharap semuanya hanyalah mimpi.
Di rumah moza masih menunggu kepulangan nathan
Malam berganti siang.. waktu berlalu begitu saja tanpa adanya kabar dan berita dari nathan
Terkadang hari yang cerah membuat moza sedikit berharap bahwa semuanya akan kembali seperti semula namun seketika hujan datang menghancurkan semua harapan moza.
3 hari berlalu tanpa adanya kabar dan berita dari nathan pada akhirnya moza berinisiatif untuk mencari nathan ke kantornya.
Pagi-pagi buta moza sudah datang ke kantor nathan dengan penampilan terbaiknya berharap disana moza dan nathan akan bertemu dan berbaikan kembali.
Waktu berlalu... setelah beberapa lama menunggu akhirnya nathan masuk ke ruangannya
Melihat moza yang sudah menunggunya nathan sedikit kaget namun tetap mencoba terlihat normal di hadapan moza.
Moza beranjak dari kursinya.. berlari kecil menuju nathan, moza memeluk nathan dengan erat mengeluarkan semua kerinduan dalam dirinya tapi nathan tidak membalasnya malah segera melepaskannya seperti ada perasaan jijik di dalam dirinya kepada moza.
Moza : nathan ada apa dengan mu sudah berapa hari berlalu tanpa adanya kabar darimu apa kamu tidak merasakan kerinduan diantara kita ( sambil menatap nathan dengan penuh perasaan haru)
Nathan : kamu terlalu banyak berfikir bukankah sudah aku katakan aku sedang sibuk
Moza : sudahlah jangan berbohong lagi semuanya telah jelas... bahwa diantara aku dan dirimu sedang tidak baik-baik saja aku mohon selesaikan apa yang terjadi diantara kita
Nathan : katakan padaku bagaimana cara mengakhirinya ? Karna jika aku bisa akupun ingin mengakhiri semuanya.. semua ini begitu berat bagiku.
Moza : katakan apa yang salah denganku hingga kamu pergi menjauh
Nathan : tidak ada yang salah padamu.. hanya saja aku tidak bisa menemukan kembali alasan untuk meyakinkan hatiku bahwa perasaan yang aku miliki adalah cinta.
Moza Menangis mendengarkan perkataan nathan cinta yang dulu begitu kuat diantara mereka menjadi goyah.
Moza : telah lama kamu menanti aku, telah banyak pengorbanan yang kamu lakukan untuk ku, terlalu banyak rasa sakit yang kamu hadapi maka saat ini jika perasaanmu sedang goyah terhadapku maka izinkan aku untuk bertukar tempat denganmu saat ini.
Nathan : apa maksudmu?
Moza : maka sekarang aku yang akan menunggu, aku yang akan berkorban, aku yang akan menahan rasa sakit untuk tetap mempertahankan cinta diantara kita.
Nathan sedikit terenyuh mendengarkan perkataan moza dari dalam hatinya yang terdalam, nathan berusaha mendorong moza untuk meninggalkannya sejauh mungkin.
Tok.. tok.. tok ... suara sunny mengetuk pintu dengan cepat nathan berfikir untuk menciptakan kesalah pahaman diantara dia dan moza.
Sunny membuka pintu namun sedikit canggung melihat nathan yang sedang berbicara dengan moza, nathan mempersilahkan sunny untuk masuk.
Sunny : maaf pak kedatangan saya mengganggu mungkin setelah beberapa lama saya akan datang kembali.
Nathan : tidak .. kemarilah mendekat katakan apa yAng perlu aku lakukan.
Sunny mendekat ke arah nathan
Sretttttt.... tiba tiba nathan menarik lengan sunny sehingga tubuhnya terdorong ke arah nathan.
Dengan sigap nathan segera memeluk tubuh sunny dan meletakan tangannya diantara kedua pinggang sunny.
Moza yang melihat prilaku nathan yang sengaja melakukannya hanya bisa menahan tangis dan rasa sakit yang menghujam didalam tubuhnya.
Tidak puas begitu saja nathan kembali melanjutkan sandiwaranya penuh totalitas kemudian nathan memegang dagu sunny dan mulai mendekatkan wajahnya ke arah sunny.
Sudah begitu tidak tahan melihat semua drama yang dilakukan oleh nathan kemudian moza berkata.
Moza : jangan seperti anak-anak berhentilah membuat drama karna semua yang kamu lakukan tidak akan pernah merubah pemikiranku.
Cium saja dia di depanku semuanya akan percuma aku masih akan tetap menunggumu.
Nathan melepaskan sunny dan mendorongnya menjauh darinya
Nathan : keluar sunny sekarang juga
Sunny yang ketakutan segera berlari menuju pintu luar untuk meninggalkan moza dan nathan
Nathan : kamu begitu yakin akan menungguku maka tunggulah... apa kamu akan tetap bertahan menghadapi aku yang mungkin saja telah berubah menjadi laki-laki yang liar.
Moza : tidak bisakah kita bicara dengan baik baik dan berhenti saling menyakiti seperti ini?
Jangan kacaukan dirimu dengan pemikira yang aneh karna bagiku nathan akan selalu sama sepeti dulu.
Orang yang baik, lebut dan penuh perhatian.
Moza Berjalan perlahan meninggalkan ruangan nathan dengan air mata yang megalir di pipinya
Nathan masih tetap mencoba tegar dihadapan moza.
Nathan melihat pantulan wajahnya di dalam sebuah kaca mencoba kembali menemukan keberanian dalam dirinya untuk menerima semua kenyataan dan kembali mencintai moza.
Nathan " apakah aku akan menjadi seorang pecundang seperti ini? Kenapa aku harus berpura-pura tidak bisakah dengan berani bertanya kepada moza apa sebenarnya yang terjadi saat itu lalu benarkah semua perkataan jordy, mengapa aku begitu bodoh sedangkal inikah cinta yang aku banggakan selama ini?.
Siapa yang kulihat di dalam kaca ini ? Bukan seperti aku, ini bukan wajahku"
Sekarang apa yang harus aku lakukan untuk mengembalikan dan menemukan perasaanku yang dulu...
Note : apa yang akan terjadi kepada moza dan nathan bisakah pembaca memprediksinya
Jangan lupa like, comennt dan beri penilaian ya
Kalian sangat berharga untuk penulis....