
Waktu yang berjalan hari ini terasa cepat berlalu layaknya emosi yang silih berganti
Perasaan moza menjadi semakin samar membuat moza semakin gusar.
Nathan : apa kamu sudah lebih baik sekarang? Jangan bersedih untuk hal-hal yang membuatmu menjadi tidak bahagia dan tidak bisa membuatmu menikmati hari-harimu
Moza : ya mungkin sementara aku akan fokus terhadap pekerjaanku untuk menjernihkan fikiranku
Nathan : bagus sekali dengan melakukan hal produktif fikiranmu akan sedikit teralihkan
Moza : ayo kita pulang
Nathan : moza bolehkah meminta sesuatu darimu?
Moza : apa itu katakan
Nathan : bolehkah kamu menemaniku di hari ulang tahun putri dari yoko besok?
Moza : maaf aku tidak bisa melakukannya akan sangat tidak baik jika aku pergi denganmu, ingatlah aku adalah tunangan dari jordy jadi bagaimanapun aku harus tetap pergi bersamanya walaupun sebenarnya aku tidak menyukainya.
Nathan : baiklah itu adalah pilihanmu tapi apakah kamu tau jawabanmu telah mengubah pilihanku sendiri ?
Moza : jangan berlaku aneh nathan
Nathan : tidak hanya saja aku akan menguji pandanganku tentang perasaanmu kepadaku dengan caraku sendiri
Moza dan nathan bergegas pergi ke tempat tujuan masing-masing.
Nathan mengantarkan moza sampai kedepan rumah edwin sedangkan nathan melanjutkan perjalanannya menuju kantor.
Dikantor sunny sudah menunggu nathan dengan beberapa berkas penting di tangannya
Tok..tok.. suara sunny mengetuk pintu nathan kemudian mempersilahkan sunny untuk masuk keruangannya.
Sunny : maaf presdir aku membawa beberapa dokumen yang harus aku serahkan
Nathan : ya masuk dan simpanlah dokumennya
Kring..kring..kring... suara telfon kantor nathan berbunyi.. nathan lekas mengangkatnya
Office : maaf presdir barusan ada seorang perempuan bernama moza yang memaksa ingin bertemu dengan presdir mungkin sekarang dia sudah menuju ruangan presdir
Nathan : ya baiklah.. terimakasih
Nathan kemudian menutup telfonnya
Tiba-tiba nathan terfikirkan sebuah ide untuk melihat perasaan yang dimiliki oleh moza kepadanya
Nathan : " bagaimana kalau aku mencoba mengujinya apakah moza akan cemburu melihatku mendekati wanita lain"
Sunny : baiklah presdir kalau begitu aku akan segera keluar
Nathan : jangan tunggu sebentar ada yang ingin aku tanyakan padamu
Sunny : baik presdir
Nathan : sunny apa kamu sudah memiliki seorang pacar ?
Sunny : belum presdir aku rasa aku memiliki standart yang terlalu tinggi
Nathan : seperti apa standarmu coba jelaskan
"Sambil melirik ke arah jendela luar samar samar nathan dapat mendengar langkah kaki seseorang mulai mendekat tidak lama kemudian nathan melihat moza yang berada di luar" nathan segera melancarkan rencananya
Sunny : mungkin setidaknya dia harus tampan, mapan, pintar dan bisa melindungiku tentunya
Nathan : apa aku bisa memenuhi kriteria pria idaman mu " sambil merangkul pinggang sunny dan mendekatkannya kearah tubuh nathan"
Moza yang melihat nathan sedang berdekatan dengan seorang wanita seketika memalingkan wajahnya seperti tidak ingin melihat nathan berdekatan dengan wanita lain.
Nathan yang melihat moza merasa tidak nyaman semakin menjadi-jadi seolah ingin membuat moza terbakar api cemburu.
Nathan membelai kepala sunny dengan lembut, merapihkan rambut sunny yang sedikit berantakan sambil sesekali memegang pipi sunny dengan lembut.
Sunny yang saat itu tidak menyadari sedang di manfaatkan malah membalas perlakuan nathan dengan serius.
Sunny mulai mendekat kearah dada nathan seraya membelai dada nathan dengan lembut
Sunny sedekali memainkan jari-jari kecilnya untuk menjelajahi dada nathan yang bidang dan berotot.
Moza yang semakin terbakar api cemburu sudah tidak berfikir panjang lagi, moza segera membuka pintu ruangan nathan dengan cara paksa.
Moza masuk kedalam ruangan nathan bagaikan seorang istri yang sedang menangkap basah suaminya berselingkuh dengan wanita lain
Moza : nathan ... boleh kita bicara hanya berdua
Nathan : ehhh moza sejak kapan kamu masuk kenapa tidak mengetuk pintu terlebih dulu "sambil pura-pura tidak tau"
Moza : memang sejak kapan aku harus mengetuk pintu untuk bertemu dengan mu apa karena kamu sedang dengan wanita saat ini?
Nathan : apa kamu cemburu ?
Moza : nathan jangan buat aku mengulang perkataanku lagi, sekarang aku yang harus pergi apa wanita itu yang harus pergi?
Nathan : memang dia harus pergi kemana dia adalah sekertaris pribadiku
Moza : baiklah kalau begitu aku yang pergi
Nathan segera berjalan menuju kearah moza sambil menahannya dengan memegang pergelangan tangan moza dengan erat
Nathan : tunggu moza kamu mau pergi kemana ?
Moza : kamu tidak kunjung memerintahkan sekertarismu yang sangat cantik untuk pergi meninggalkan ruangan bagi diriku itu berarti secara tidak langsung kamu menyuruhku untuk pergi.
Nathan : sunny keluar...
sunny : baik presdir
Nathan : karna sekarang dia sudah keluar jadi bolehkah sekarang kamu masuk dan duduk
Moza kemudian berbalik dan berjalan menuju sebuah sofa
Nathan : katakan ada masalah apa nyonya besar mencariku?
Moza : aku tidak ingin bicara dengan pria hidung belang sepertimu
Nathan : hahhahah.. bisa-bisanya kamu
Memanggil aku seperti itu sedangkan jordy yang sangat liar saja kamu masih bisa mencintainya , hmmm sangat tidak adil
Moza : tapi kalian sangat berbeda
Nathan : ahhh.. benarkah lalu apa bedanya
Moza : aishhh jangan memancingku untuk berbicara lebih jauh
Nathan : apa kamu cemburu tadi?
Mendengar perkataan nathan wajah moza seketika berubah menjadi merah karena malu
Moza : sudah jangan aneh aneh.. sambil duduk membelakangi nanthan
Nathan : sampai kapan kamu akan menahan perasaanmu kepadaku bukankah kamu juga tertarik kepadaku?
Nathan menghampiri moza dan memeluknya dengan lembut dari arah belakang saat itu moza tidak melakukan penolakan dia hanya terdiam seperti memberikan isyarat bahwa moza juga jatuh cinta terhadap nathan.
Nathan hanya tersenyum sambil sesekali mencium pundak moza dengan lembut
Moza : lepaskan .. aku takut hal ini akan merusak reputasimu
Nathan : sayang jujurlah terhadap perasaanmu sendiri karena sebagai lelaki akupun memiliki batasan waktu tersendiri
Moza : tapi aku tidak menyukaimu ..
perkataan moza bagaikan pertir di siang hari yang cerah begitu mengejutkan dan menyakiti hati nathan seketika nathan melepaskan pelukannya
Nathan : lalu apa tujuanmu datang kemari "sambil tersenyum ke arah moza"
Moza : kamu baik-baik saja nathan?
Nathan : jangan bodoh ini bukan pertama kalinya aku dipermainkan oleh perasaanku mungkin satu hari saat aku lelah mengejarmu maka kamu akan merasa kehilangan dan mulai mencari-cari dimana keberadaanku
Moza : jangan bicara seperti itu .. karna terkesan aku seperti orang jahat
Nathan : apa tujuanmu mencariku
Moza : besok kamu akan datang ke pesta ulang tahun anak yoko?
Nathan : tentu aku akan datang mewakili ayahku
Moza : aku sarankan jangan pergi karna aku yakin sudah ada jebakan yang dipersiapkan untukmu
Nathan : ya biarkan saja lagipula aku sudah terbiasa.. lalu dengan status apa kamu menghawatirkanku
Moza : tentu saja sebagai teman masa kecilmu
Nathan : kalau hanya sebagai teman maka jangan bertindak berlebihan dan terlalu jauh taukah kamu hal itu sangat mengganggu bahkan bisa menbuat ku menjadi salah paham
Moza : nathan maafkan aku
Nathan : ya.. sudahlah lagipula kita sudah memiliki pasangan pesta masing masing jadi kumohon mari berhenti saling mengkhawatirkan
Moza : apa maksudmu nathan
Nathan : kau akan pergi dengan jordy bukan? Maka aku akan pergi dengan sunny
Kamu tidak masalah kan dengan hal ini bukankah sebagai teman harusnya kamu mendukung kebahagiaanku
Moza : tapi nathan aku rasa gadis yang tadi memiliki niat jahat kepadamu kumohon berhati hatilah
Nathan : jangan mulai mengaturku lagipula kamu fikir kamu lebih baik dari sunny , bahkan kamu lebih jahat tanyakan pada hatimu apakah perasaanmu yang tidak jujur selama ini kepadaku tidak menyakiti hatiku.
Aku mohon sekarang pergi keluar karna aku harus bekerja
Moza : nathan kamu menyakiti hatiku saat ini... " sambil menangis"
Nathan : lalu tanyakan pada hatimu sudah berapa kali dirimu membuat aku sakit hati jangan berprilaku egois. Mulailah berlaku jujur terhadap perasaanmu sendiri agar kedepannya kita tidak saling menyakiti.
Aku lelah jika harus terus bertingkah bodoh
Jadi kumohon sekarang keluar dan fikirkanlah perkataanku
Moza bediri dan berjalan menuju arah luar sambil terus menangis mengingat semua perkataan nathan.
Sedangkan nathan masih merasa emosi dengan segala sikap moza kepadanya.
Siang berganti malam akhirnya moza mengalah dengan mendatangi jordy terlebih dahulu di kediamannya
Moza : kamu sudah siap untuk pergi sekarang?
Jordy : tentu saja ayo kita bersandiwara mari berpura-pura bahwa tidak ada yang terjadi diantara kita, ingat moza jangan lakukan kesalahan apapun.
Moza : bahkan aku menyesal telah merendahkan diri untuk pria rendahan sepertimu seharusnya aku cukup pintar untuk tidak pergi bersamamu.
Jordy : bagus kamu seperti seorang sikopat yang menyalahkan segala hal kepada orang lain pernah kah kamu berfikir semua perlakuanku kepadamu bersumber dari perlakuanmu yang buruk kepadaku lalu dengan alasan apa aku harus berbuat baik padamu?
Moza : kamu sudah keterlaluan
Jordy : belum.. ini belum saatnya kamu bicara aku telah keterlaluan karna setelah ini akan lebih sulit lagi sayang jadi siapkanlah hatimu mulai sekarang.
Moza dan jordy pergi ke pesta ulang tahun anak yoko di pusat hiburan kota x
Untuk menutupi rasa canggungnya moza mencoba berlaku romantis kepada jordy.
Moza menggenggam tangan jordy dengan erat sambil sesekali tersenyum manis ke arahnya sementara jordy menyadari bahwa ada nathan di depannya .
Jordy menyadari bahwa pasti moza sengaja melakukannya untuk membuat nathan merasa cemburu, jordy mulai meladeni rencana moza dengan begitu berlebihan karna memang saat itu jordy sengaja melakukannya untuk memprovokasi moza agar berhenti berpura-pura.
Jordy memeluk moza dengan begitu erat sambil mencium pipi moza dengan lembut jordy membisikan sesuatu kepada moza
Jordy : " hei ayam.. jangan fikir aku tidak tau bahwa kamu sedang memanfaatkan aku untuk membuat nathan cemburu, baiklah aku akan melakukannya dengan lebih liar bukankah kamu akan menyukainya" sambil senyum sinis ke arah moza
Moza yang mendengar hal itu segera melepaskan pelukan jordy dan mulai pergi menjauh dengan alasan ingin mencari makanan ringan yang dia sukai.
Yoko mengenalkan putrinya kei kepada para tamu yang hadir di acara ulang tahun tersebut.
Segera setelah mengetahui bahwa kei adalah anak dari yoko yang sangat berpengaruh di kota kappa jordy pergi mendekati kei untuk memanfaatkan kekuatan yang dimiliki oleh yoko untuk mengalahkan pengaruh nathan di sebagian perusahaan di bawah naungan black dahlia.
Moza yang sudah mengetahui sikap dan tabiat jordy sebagai seorang casanova tidak merasa terkejut sama sekali melihat prilaku jordy yang tiba-tiba mendekati kei dengan terang-terangan, moza lebih memilih untuk diam sambil meminum sedikit minuman keras untuk menghilangkan rasa stress yang sedang dia alami.
Nathan tidak menghiraukan sedikitpun prilaku moza, nathan acuh terhadap apapun yang terjadi dia hanya fokus kepada sunny.
Satu ketika moza ingin mengambil minuman untuk menghilangkan pengaruh minuman keras yang dia minum disana moza melihat sunny memasukan sesuatu kedalam segelas minuman.
Moza terus memperhatikan prilaku sunny yang mencurigakan sementara itu sunny tidak menyadari bahwa moza sedang memperhatikannya.
Sunny berjalan menuju arah nathan dan memberikan nathan segelas minuman yang telah di ambilkan oleh sunny, moza tau bahwa sunny telah memasukan sesuatu yang tidak beres kedalam minuman nathan.
Moza segera bergegas menghampiri nathan
Moza : nathan boleh kita bicara sebentar
Nathan : ya bicara saja disini
Moza : tidak disini terlalu ramai ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepadamu aku mohon aku janji ini yang terakhir kalinya.
Nathan : baiklah..
moza dan nathan berjalan menuju arah halaman belakang..
Nathan : apa yang ingin kamu sampaikan katakanlah aku tidak punya banyak waktu
Moza : nathan aku melihat sunny memasukan sesuatu kedalam minumanmu dan pasti dia telah merencanakan sesuatu jadi aku mohon jangan minum minuman yang diberikan oleh sunny.
Nathan : bukankah aku sudah mengatakan berhenti mengkhawatirkan aku sebagai seorang teman.
Moza : tapi ini untuk kebaikanmu
Nathan : jangan mulai memberitahuku mana yang baik dan buruk untuku, lagi pula jika terjadi sesuatu padaku itu bukanlah urusanmu ingatlah statusmu sebagai temanku hanya teman.
Sunny yAng sedari tadi mengikuti moza dan nathan keluar segera menghampiri mereka berdua
Sunny : nathan apa ada sesuatu yang terjadi padamu kenapa kamu pergi begitu lama?
Nathan : tidak hanya saja ada seseorang yang mulai berprilaku sok perduli kepadaku
Nathan mengkat gelas yang ada di tangannya dan mengarahkannya kedalam bibirnya namun moza dengan sigap segera menepis tangan jordy sehingga gelas yang dipegangnya terjatuh.
Tetapi saat itu nathan sudah terlanjur meminum sedikit minuman tersebut moza yang menyadari hal itu segera menghampiri nathan dan menicum bibir nathan untuk mengambil cairan yang telah terlanjur diminum oleh nathan.
Nathan yang terkejut hanya terdiam mematung setelah moza merasa dia telah mengambil semua cairan yang di minum oleh nathan moza segera melepaskan ciumannya dan pergi berlari menjauh dari nathan dan sunny.
Sunny : nathan apa kamu baik-baik saja?
Nathan : kembalilah kedalam katakan pada yoko bahwa aku harus kembali karna ada urusan yang harus aku selesaikan.
Nathan segera berlari mengejar moza
Dalam beberapa saat saja moza sudah mulai merasakan efek dari minuman yang diberikan oleh sunny
Sialnya di perjalanan moza bertemu dengan 3 orang pria yang sedang mabuk.
Pria-pria tersebut mendekati moza karena merasa tertarik dengan penampilan moza yang cukup sexy.
Dua orang dari mereka memegangi kaki dan tangan moza sementara yang lain mencoba melecehkan moza
Moza : lepaskan aku...
pria cabul : hei gadis cantik mari kita bersenang-senang sebentar lagipula kamu sangat cantik dan sexy
Moza : jangan macam-macam akan aku bunuh kalian
Moza menendang salah satu pria cabul tersebut sampai pria itu tersungkur.
Merasa dipermalukan pria tadi segera menghampiri moza dan menghujaninya dengan sebuah tamparan..
plak... moza tidak melawan
Saat itu moza merasakan ada sesuatu yang aneh terjadi kepada tubuhnya
Seketika moza merasakan rasa panas di sekujur tubuhnya di iringi dengan gairah yang memuncak.
Melihat prilaku moza yang bergelinjang sexy tidak karuan pria-pria itu semakin berhasrat salah satu dari mereka kemudian merobek pakian moza.
Mulai menggila pria-pria itu menjadi semakin tertarik melihat kemolekan tubuh moza
Ahhh... nathan mendengar suara moza yang berteriak
Beruntung saat itu nathan segera menemukan posisi moza.
Nathan segera mengeluarkan pistol dari balik pakaiannya kemudian nathan mengarahkannya kepada pria-pria tersebut ckrekkkk...
Nathan : lepaskan pacarku.. jangan sentuh dia dengan tangan kotor kalian , kalau tidak aku akan membunuh kalian ingatlah aku ini pewaris dari geng black dahlia jaringan mafia terbesar di dunia.
karena ketakutan tanpa fikir panjang mereka segera berlari meninggalkan nathan dan moza.
Moza terjatuh dan mulai kehilangan kesadaran
Nathan segera berlari mendekati moza, nathan terkejut suhu badan moza sangat panas saat itu karna khawatir nathan segera menggendong moza.
Moza mulai tidak dapat menahan hasratnya
Sesekali moza menggigit dada nathan dengan lembut untuk mengontrol gairahnya.
Nathan yang menyadari ada yang aneh pada diri moza segera menelfon anak buahnya untuk membawakan mobil.
Setelah anak buahnya sampai nathan dan moza segera masuk kedalam mobil.
Nathan : jangan mencoba melihat kebelakang jika kamu masih ingin hidup jika kamu melihat ke arah belakang maka aku pastikan bahwa kamu tidak dapat bernafas lagi.
Sopir : baik tuan..
nathan : sekarang pergi ke rumah dengan cepat
Ah.. ah... moza mulai mengeluarkan suara suara aneh moza sudah kesulitan untuk mengontrol perasaanya
Nathan memeluk moza supaya moza tidak melakukan hal-hal yang lebih aneh tapi saat itu moza sudah kehilangan kendali.
Moza berbalik dan duduk di atas pangkuan nathan
Moza mulai meraba-raba tubuh nathan sedangkan nathan yang mulai terprovokasi menjadi sedikit tidak nyaman.
Nathan takut jika dia akan melakukan hal buruk kepada moza
Moza terus saja menggoda nathan dengAn membuka kancing kemeja yang digunakan oleh nathan
Moza : nathan badanku panas
Nathan : aku tau sekarang bersabarlah sebentar lagi kita akan sampai ke rumah
Moza : tapi aku sudah tidak tahan
Nathan : bertahanlah sebentar lagi
Tidak berapa lama kemudian nathan dan moza sampai di rumah
Nathan segera menggendong moza keluar dari dalam mobil dan berjalan menuju kedalam rumah.
Nathan memberikan perintah kepada semua pelayan untuk tidak masuk kedalam kamarnya apapun yang terjadi
Nathan membawa moza kedalam kamar mandi dan meletakannya di dalam bathup
Nathan pergi membawakan handuk dan pakaian ganti namun saat masuk kembali kedalam kamar mandi nathan kaget mendapati moza tidak berada di dalam bathup.
Nathan melihat kekiri dan kekanan nanmun tidak kunjung menemukan moza
Akhirnya nathan berjalan mendekati bathup disana nathan merasakan seseorang yang mendorongnya dari arah belakang sehingga nathan jatuh kedalam bathup.
Nathan segera membalikan badannya
Nathan melihat moza yang sedang berdiri di belakang pintu
Moza mendekati nathan dengan tatapan penuh gairah
Nathan yang sedikit ketakutan mencoba menyadarkan moza kembali
Nathan : moza jangan lakukan hal yang akan kamu sesali, sekarang kamu sedang di dalam pengaruh obat kumohon sadarlah biarkan aku memandikanmu agar kamu cepat sadar kembali.
Moza : tidak.. aku tidak mabuk bahkan aku sangat mengenali siapa yang ada di hadapanku sekarang
Nathan bantu aku menghilangkan rasa tidak nyaman ini aku mohon
Nathan : aku tidak ingin menyentuh wanita yang aku cintai kecuali dia yang memintaku dalam keadaan yang sadar
Moza mendekati nathan dan memasukan dirinya kedalam bathup.
Moza duduk di atas tubuh nathan yang mulai tidak bisa mengendalikan dirinya
Nathan : moza kumohon jangan lakukan apapun lagi aku takut tidak bisa menahan diriku lagi
Moza : kalau begitu jangan tahan lagi
Nathan : sadarlah kamu adalah tunangan jordy
Moza : tapi dia sudah tidak mencintaiku
Nathan : tapi bukankah kamu mencintainya
Moza : semula aku fikir begitu tapi ternyata tidak
Nathan : apa maksudmu
Moza semakin mendekat kemudian moza menjilati telinga nathan sambil berkata
Moza : " aku mencintaimu nathan.. sayangku"
Nathan yang mendengar ungkapan cinta moza seketika membatu bahkan tidak bisa mempercayai apa yang dia dengar barusan.
Namun moza masih tetap saja menggoda nathan dengan meraba-raba dada nathan dengan lembut sambil menciumi bahu nathan namun nathan masih tidak bergeming.
Note : apakah pembaca mulai menggila dengan kisah cinta antara nathan dan moza
Bagimana kelanjutan ceritanya?
Apakah pembaca bisa menebaknya
Jangan lupa like , coment dan beri penilaian ya
Mohon bantu penulis untuk lebih bersemangat menulis kembali 😘