Love Me!

Love Me!
Episode 8 A+



Judul : hilangnya mahkota ku!


By : poepoet


# *


# *


# *


Catatan : jika terdapat tanda A+ pada beberapa bab itu berarti bab tersebut berisikan adegan dewasa /adegan kekerasan, harap menajadi pembaca yang bijak🙏🏼


-



Setelah tidak ada sehelai pun benang yang menempel di tubuh indah itu, charles benar benar terkesan betapa sempurnanya wanita di hadapan mata yang tertunduk malu dengan bendungan air mata, wajah cantik nya, tubuh itu dan senyum manis bagaikan candu membuat charles tidak bisa menahan diri


Dengan sangat cepat charles menarik tangan clara mendekat dan menjatuhkan tubuh itu di ranjang dengan sangat kasar, charles melum4ti bibir kenyal clara, dengan tangan yang mulai menjerjah ke penjuru tubuh clara, membuat wanita itu mengeluarkan suara yang ia tahan sedari tadi.


Charles menurunkan kepalanya dan menghisap rakus leher serta dada clara hingga meninggalkan bekas kemerah merahan di sana, clara memejamkan matanya, menahan nikmat yang begitu saja merasuki benaknya, ia tidak dapat menahan diri lagi, hingga akhirnya tangan clara mencengkaram bahu charles, bibirnya mulai mengeluarkan suara hangat yang membuat charles semakin menginginkan tubuhnya dengan segera


Skip adegan ya😉kami para author Harus mematuhi beberapa peraturan yang berlaku😋 oke🥰


Hingga pada akhirnya charles berhasil menjadi yang pertama bagi clara dan malam itu adalah malam yang sangat bersejarah bagi wanita malang ini...


"Kau sempit! **|_* " ujarnya mengontrol nafas berbisik di belakang daun telinga clara dan mengingitnya pelan


"Ahh....ka..." desahnya


"say my name" bisik suara berat charles sekali lagi mempercepat pompaannya


"Aah!...kaaaakk...cha....charles" patuhnya membuat charles tersenyum


-


-


-


Seketika clara terdiam, menyadari tangan besar yang melingkar di perutnya, ia menoleh kebelakang dengan sangat cepat, dan ya tuhan...apa yang ia lihat adalah mimpi buruk nya, yaitu charles yang tertidur pulas sembari memeluk erat clara...


Clara melepas tangan itu pelan, tidak ingin pemiliknya terjaga, ia berlari kecil menuju pintu putih di ujung ruangan,


Clara masuk ke dalam Bathup yang sudah terisi penuh air dengan aroma mawar yang menenangkan, lalu tiba tiba sekilas gambaran tentang kejadian semalam membuatnya lesu seketika


Ibu pasti marah melihat perbuatan ku dari atas sana...


Senyum nya penuh kesedihan...hingga akhirnya clara menangis, sangat besar penyesalan itu, mahkotanya yang hilang, papa nya yang entah bagaimana, dan parahnya dia harus terjebak didunia charles...


---


flashback bagaimana clara pergi ke apartemen charles


Malam itu hujan sangat lebat


clara sedang mencoba hadiah dari kakaknya ia turun ke bawah untuk melihatkan diri kepada johan, senyumnya memudar saat berada di tengah tengah anakkan tangga, melihat johan yang menelpon dengan raut wajah prustasi dan bingung, berjalan kesana kemari,berbicara dengan nada marah dengan satu tangan yang ia letakkan di pingang


"Kak?...kenapa?" Tanya clara menemui johan di ruang tamu


"Papa kecelakaan!" Ucapnya cepat sembari menghempaskan kedua tangan pasra


Clara terdiam, ia mengeleng cepat kedua matanya melebar tidak percaya, seketika jantungnya seakan akan di bom oleh perkataan johan


"Gak mungkin!" Kekeh clara


"Kata supirnya ban belakang di tembak oleh seseorang" prustasi johan menjadi jadi


Seketika clara tau betul siapa pelakunya, dengan cepat clara berlari menaikki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya, tangan clara gemetar saat membuka handphone untuk melihat kotak email..dan yah! Dugaannya benar charles mengirim pesan singkat yang bertulisan (you like that?)


Clara berlari cepat ke jendela untuk melihat kepergian johan yang sepertinya akan menyusul papa clara di jerman, tak banyak ambil pikir clara juga tidak bisa tinggal diam, ia mencari supir di garasi dan mengajak supir itu untuk mengantarnya ke sebuah alamat, namun, di tengah tengah perjalanan terjadi macet antrean di depan, membaut clara menajadi risau dan akahirnya memutuskan untuk berlari, clara sempat jatuh beberapa kali membuat pergelangan kakinya terluka namun,itu tidak menghentikan langkahnya saat taxi di ujung sana berhenti seakan akan tau clara sedang sangat membutuhkan nya