
Judul : murka charles
By : poepoet
# *
# *
# *
-
Clara duduk di depan meja makan, memandangi makanan yang mulai dingin di hadapannya, berkali kali ia mencoba tersenyum, lukanya mulai terasa nyeri dan hangat berdenyut denyut
"apa anda yakin masih ingin ke sekolah nona? Saya bisa menelpon tuan charles" ucap bibi sofia cemas
Clara tersenyum! Menyembunyikan kedua tangannya di bawah meja makan
"gak bi...clara gak papa, bibi tenang aja lukanya juga gak sakit kok!"ucap clara menahan nyeri di tangan kanannya
"Nona tidak perlu memaksakan diri!-saya bisaaa....
Tak lama seorang lelaki masuk tampa rasa bersalah berjalan dengan kedua tangan di saku celananya! Seketika semua pelayan di dalam ruangan tertunduk takut! Termasuk bibi sofia
"Cepetan sarapannya!" Ucap charles duduk di meja makan di depan clara
Sejenak antar takut dan cemas! Clara mencoba menundukkan dan menutupi wajahnya dengan rambut yang terurai! kedua tangan yang ia simpan di bawah meja makan nafas clara memburu seiras dengan jantung yang berdekup kencang!
Entah kenapa ini seperti antara hidup dan mati
Ia menutupi memar di bagian pipinya dan luka parah di tangan kanan! Membuat charles menatapnya curiga!
"cepetan di makan!" Ucap charles tegas
sekilas charles melihat memar berwarna merah di pipi clara! Yang berusaha ia tutupi dengan rambut, sudah gagal sudah usaha clara! Charles sudah mengetahui memar itu! Dengan sangat sigap charles mengenggam rahang clara kuat dan mengarahkan wajah itu ke hadapannya! Terlihat jelas! Mata sebam dan memar di sana! Membuat charles menatap sinis bibi sofia di samping clara yang tertunduk bergemetaran
"Kenapa wajah lo!" Betak charles memperkuat genggamannya pada wajah itu! Menimbulkan rasa sakit berlebihan di bagian pipi
"Eg...enggak...gak papa kak! Cuma kebentur meja" ucap clara menyakinkan charles sembari tersenyum!
Charles menatapnya dingin! Kemudian melepaskan genggamannya
"oh!" Ucapnya santai!
Seketika tampa sengaja clara menyelamatkan nyawa bibi sofia dan semua pelayan di rumah ini, membuat bibi sofia tersenyum lega! Namun ia lupa tangan clara masih berada di bawah meja! Dan bodohnya lagi tangan itu tidak di balut oleh sehelai benang pun
"Udah ah! Lo lama makan nya!" Charles menarik pergelangan tangan clara yang terluka dan menyeretnya berjalan! Membuat clara terpekik kesakitan
"KAK.....TANGANN CLARAA SAKITT!" Rintihnya menangis melihat luka yang mulai mengering itu kembali mengeluarkan darah di beberapa bagian Dan darahnya menempel pada telapak tangan
Charles!, sakit luka itu sangat berdenyut masuk ke dalam! Membuat clara menangis kesakitan
Charles berhenti! Melepaskan tangan clara tampa menoleh ke arah clara! Ia sempat berpikir kenapa clara sangat lebay pagi ini! Kemarin saja ia mengingit ganas pundak clara dan clara tidak menangis seperti ini!
kemudian manik mata charles membulat saat ia melihat darah yang entah datang dari mana menempel pada telapak tangannya!
Dengan sigap charles berbalik arah! Menemui clara yang menangis sembari memeluk pergelangan tangannya yang berceceran darah! Charles menarik tangan kanan clara dan menatap setiap goressan luka di sana! Luka yang sangat banyak dan dalam! Sampai sampai pemiliknya menangis kesakitan!
Tatapan charles tertuju pada bibi sofia yang berusaha menjelaskan apa yang terjadi! Namun nampaknya charles sudah di ambang emosi! Dengan gesit ia menarik kerah baju bibi sofia dan menatapnya penuh amarah!
"lo apain dia!" Kesal charles
"Tu...t..tuan saya..saya bisa jelaskan!" Bibi sofia bergemetaran
"GUE UDAH BILANG! Jangan sampai dia terluka! Bahkan lo aja gak gue izinin buat nyentuh dia! Gak ada yang boleh nyakitin dia selain gue! PAHAM!" Bentak charles menghempas bibi sofia hingga pundaknya menabrak ujung pintu dapur dengan keras, menjadi sorotan seisi rumah ini!
"LO ITU BUTA! Atau mata lo bermasalah! Jelas jelas clara luka! Kenapa gak lo bawak ke dokter HA!? KURANG UANG DARI GUE!" Ucap charles menendang badan wanita malang yang tidak berdaya itu hingga terpental jauh ke dapur! membuat beberapa pelayan lainnya mengeluarkan keringat dingin!