Love Me!

Love Me!
Siapa itu Gladis? [bagian dua]



.


.


.


Rara masih kepikiran nama Gladis yang di ucap Rian pada malam itu saat sedang menelpon.


.


.


Apartemen


Rara lagi duduk melamun memikiran nama tersebut bahkan sampai tidak sadar saat di panggil Rian saat di ruang makan sedang sarapan bersama.


Posisi rara dan rian sedang di ruang makan.


“Ra” Rian manggil.


“Iya?” Jawab Rara.


“Makan” Kata Rian.


“Oh iya ini aku lagi makan” kata rara.


“Oh iya malam ini gua ga pulang ya, kemungkinan besok pagi, gausah kerumah mamah” kata rian.


“Emang kamu mau kemana?” Tanya rara.


“Oh... ada perlu urusan kantor” kata rian.


Rara pun mengangguk kan kepala sambil tersenyum.


.


.


.


@Kampus


Di lobby rara berjalan sambil melamun masih terus kepikiran dengan nama tersebut. Tiba-tiba...


“Hai” kata angel.


Rara menjawab dengan senyuman.


“Melamun aja ihhhh” kata angel.


“Iya lagi mikirin seseorang” ucap rara.


“Mikirin rian?” Ledek angel.


“Bukan, mikirin nama Gladis” ucap rara.


Angel kaget mendengar ucapan rara. “Hah???” Kata angel.


“Gila ya sih rian, masih aja hubungan sama angel” ucap dalam hati angel.


“Ah tapi lupain aja deh” kata rara.


“Btw nanti malam lo nginep di apart gue ya, soalnya rian ada urusan kantor” kata rara.


“Yaudah ajak syila nanti” kata angel.


“Yaudah yuk kelas” ajak rara.


Mereka pun berjalan ke kelas.


.


.


.


@kantin


Rara lagi beli makanan, sedangkan syila,angel dan jason ngomongin soal rian dan gladis.


“Ihhhhh gue kesel sama rian!!!” Kata angel.


“Kesel kenapa?” Tanya syila.


“Dia masih hubungan sama gladis!” Kata angel


“Hah? Yang lo cerita itu?” Kata syila


“Iya!” Kata angel.


“Yaudah kasih tau aja ke rara” kata jason.


“Lo emang bukan temen ya!” Kata angel.


“Dari pada rara sedih?” Kata jason.


“Tapi bener juga sih, lebih baik lo kasih tau” ucap syila.


“Eh ada orangnya” kata jason.


“Kok pada berhenti ngomong sih?, padahal tadi kelihatan seru banget” kata rara.


“Heheheh, lagu gibah” kata syila.


“Gibah siapa?” Kata rara.


Rara pun ketawa kecil sambil mengelengkan kepala “adik gue masih kecil jason” kata rara.


“Hehehehe” jason ketawa.


.


.


.


@kantor


“Lo gila ya bro!” Kata rio.


“Otak lo dimana anjir!!” Ucap rio lagi.


“Terus gua harus gimana?, gladis udah menyiapkan semuanya” ucap rian.


“Dan ga mungkin gua tinggalin gladis dengan kayak gini, secara dia punya trauma yang berat dan gua pun janji bakalan terus sama dia” kata rian.


“Lo hanya tanggung jawab!!” Kata rio dengan nada yang tinggi.


“Iya bener tuh, lo cuma tanggung jawab, bukan berarti lo harus nikah sama dia” kata bam.


“Lo udah nikah rian” ucap rio.


“Iya gua tau kok” kata rian sambil menunduk dan merasa bersalah.


“Dan malam ini acara tunangan-nya” kata rian.


“Apaan??!” Kata rio.


“Gua gabisa apa-apa” ucap rian.


“Temen lo bodoh!!” Kata rio lalu ia pergi.


Lalu bam menghampiri rian, sambil menepuk pundaknya. “Lo udah jadi suami bro, lo ga mungkin menduai rara” ucap bam.


Rian pun duduk di sofa sambil menutup kedua mukanya dan merasa sangat bingung.


.


.


Lalu tiba-tiba hape rian bunyi


Ting!!


Rian membuka chat tersebut dari rara.


Ini berupa personal chat.


Rara : p


Rara : aku bosen di apart


Rara : kamu jangan lupa makan ya :)


Rara : mengirim foto


Lalu rian mendownload foto tersebut.



Rian melihat foto tersebut, sambil berkata “sikap


Lo tulus ke gua, tapi gua jahat sama lo”.


Rian sama sekali tidak membalas chat tersebut namun hanya membaca aja.


.


.


Tiba-tiba chat gladis masuk


Gladis : hai baby


Gladis : lihat nih, gaun buat nanti malam


Gladis : mengirim foto


Rian mendownload foto tersebut



Rian : ya bagus


Gladis : jangan lupa makan ya :)


Gladis : mengirim foto



Rian melihat foto tersebut lalu ia langsung mematikan hapenya.


.


.


.


To be continued...