Love Me!

Love Me!
Episode 12



12


Judul : pulang


By : poepoet


# *


# *


# *


-


Clara memakai baju yang ada di lemari charles, hoodie kebesaran milik charles, ia tidak tau harus memakai apa lagi, bajunya sudah di robek oleh charles tidak ada pilihan lain selain mengenakan hoodie putih itu.


Clara berdiri gugup di belakang charles yang duduk di pembatas jendela sembari menghisap sebatang rokok di tangannya, lelaki itu masih belum memakai baju, rambutnya masih acak acak namun tetap terlihat tampan


"eee...kak..." panggil clara ragu sembari menyengirkan bibirnya takut


"Hm!" Jawab charles tidak melihat ke arah clara


"Eeeee.... aku...boleh pulang gak?" Tanya clara menaikkan alisnya penuh harapan,setidaknya setelah ia memuaskan hasrat charles,lelaki itu akan membiarkannya beristirahat di rumahnya sejenak, jujur clara sudah sangat rindu dengan rumahnya meski baru dua hari ia meninggalkannya


"Gak!" Ketus charles menghancurkan segala harapan clara


Ia rindu pada bibinya di rumah, bibi yang berperan sebagai pengasuh di sana, bibi sofia sudah seperti ibunya sendiri,mengingat clara sangat haus akan kasi sayang dari kedua orang tua


"tapi....kak.....please!" Ucap clara menekukkan kedua kakinya sembari menunjukkan kedua telapak tangan yang ia satukan,memohon dengan wajah memelasnya


Charles menghela nafas,mematikan puntung rokoknya dan melihat ke arah clara yang sedari tadi mempertahankan posisinya


"sini!" Ujarnya


Clara tersenyum,ia pikir charles akan mengizinkannya pulang dengan senyuman lebar clara berjalan kecil ke arah charles,kemudian ia berhenti tepat di antara kedua kaki charles yang terbuka lebar


"lo boleh pulang! Besok gue jemput lo ke sekolah!" Charles membelai wajah clara dan mengenc|_|p bibir itu hangat, beberapa saat kemudian cium4n charles menjadi ganas dan penuh nafsu,tangannya kembali meraba ke penjuru tubuh


"Ingat! Jangan buat gue marah lagi!" Ucap charles memandangi wajah clara yang memerah,terlihat begitu cantik dan ayu,ditambah lagi perubahan bentuk tubuh clara setelah ia tiduri membuat daya pikat itu semakin menjadi jadi


Charles mengeluarkan handphone nya dan menelpon seseorang,sembari menyandarkan kepala clara di dadanya,dengan usapan kecil charles mengelus kepala itu


Ia munjukkan layar handphonenya kepada clara,sebuah video berdurasi kurang lebih satu menit itu,melihatkan kakak dan ayah clara tengah di selamatkan oleh beberapa orang di sana


"papa!" Ucap clara melebarkan matanya


"Karna lo udah nurut sama gue! Jadi gue kirim orang buat bantuin papa sama kakak lo!" Ujar charles membuat clara menatapnya dengan mata yang binar binar, clara bersyukur setidaknya ia tau bahwa ayahnya selamat begitu pula dengan kakaknya


"Tapi ingat! Ini gak gratis! Dan kalo lo buat gue marah atau kesal lagi! Siap siap! Mereka bakal menderita karna lo! Paham!" Ucap charles tegas,jujur clara sedikit takut saat tatapan charles menajam ke arahnya penuh dengan ancaman, mulai detik ini clara harus menuruti semua kemauan charles termasuk memuaskannya di ranjang demi keluarganya


"Ya!" Jawab charles pada telponnya


"Saya sudah menunggu di bawah tuan!"


"Hm!" Ia mematikan handphone nya dan menatap clara serius


"Lo inget pesan gue kalo mau mereka tetap hidup! Udah sana pulang! Supir lo udah nunggu di bawah!" Charles mengeluarkan sebatang rokok di dalam kotaknya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Clara terdiam,terbelunggu membeku menemui mobil milik keluarga terparkir didepan gedung apartemen ini, mobil yang sama dengan supir yang sama, setelah beberapa menit ia dapat menyimpulkan bahwa majikan asli dari supirnya ini adalah charles, dan yang di telpon oleh charles tadi tak lain adalah supir yang sudah mengabdi kurang lebih dua tahun di keluarga eddwar, ia adalah mata mata charles


"Selamat sore nona!" Supir itu tersenyum melihat clara masuk dengan wajah datarnya


Kau berhasil! Kalian semua berhasil! Berhasil mempermainkan keluarga ku! Berhasil menjebak diriku! Oh terimakasih tuhan!


Senyum sinis clara menertawakan dirinya sendiri, ia sempat berpikir apakah ayah dan kakaknya perlu tau akan hal ini? Sampai kapan clara akan menyembunyikan semua ini, seberapa besar hutang ayahnya hingga charles mengirimkan mata mata untuk memata matai mereka setiap detik!? Pikiran clara benar benar di buatnya bernatakkan


-


Mobil berhenti di rumah mewah milik keluarga eddward, terlihat di sana bibi sofia sudah menunggu didepan pintu, clara sangat senang saat ia keluar seseorang menelpon bibinya dan sekilas clara mendengar jawaban dari pelayan setianya itu


"iya tuan charles! Nona clara sudah sampai di rumah!" Ujarnya


Wah! Ternyata kau juga! Kau yang ku anggap keluarga! Ternyata juga bekerja untuk charles dan mungkin semua pekerja di rumah ini adalah pesuruh charles belaka! Congratulation!


"Nona! Anda sudah pulang! Ingin saya buatkan makanan kesukaan anda?" Tanya bibi sofia memeluk erat tubuh clara


"Iya bii...tolong ya masak yang enak!, clara mau masuk dulu" senyum clara meninggalkan bibi clara di depan pintu