
Judul : nafsu
By : poepoet
# *
# *
# *
-
Clara dan charles berada dalam satu mobil yang sama menuju ke apartemen charles, sedangkan clara hanya duduk membisu sejak kejadian bersama nadhin di tangga sekolah
mobil berhenti di ruang parkir, charles keluar dari mobil dan disusul oleh clara yang berjalan mengikutinya dari belakang menuju lift
...----------------...
"Sini lo!" Charles menarik tangan clara mendekat dan menghempaskan tubuh itu di atas kasur dengan prustasi
"Kak...." pekik clara saat charles merobek semua pakaiannya
Dengan ganas dan penuh emosi charles melum4ti sekujur tubuh clara, mencium setiap senti tubuh itu hingga meninggalkan bekas memar kemerah merahan di bagain leher dan dada, membuat clara mendesah keras
"Ahh.....kak...stooopp...ahh" rintih clara saat charles melum4ti bagian dadanya
Charles kembali mencium kasar bibir clara sampai nafasnya memburu di sana, seakan akan bibir itu menjadi candu bagi charles, berkali kali hingga bibir itu terlihat sedikit bengkak, charles tersenyum melihat ulahnya pada bibir clara
"Ah...kak pelan...kak....charles please!...."
"Ngapain lo sama abraham tadi!?" Tanya charles melontarkan amarah pada tubuh clara yang mulai lesu dan letih
Clara menutup matanya menahan sakit sekali gus nikmat di bawah sana, bibir nya tidak dapat lagi mengeluarkan kata kata selain desahan merdu di telinga charles
"jawab! Atau gue gak bakal berhenti!" Ucap charles memandangi wajah clara yang memerah di pipi dengan linangan air mata
"Ak...aku gak kenal siapa abraham!" Ucap clara rintih
Charles kembali duduk di sebelah clara yang memejamkan matanya letih, nafas clara memburu menyesuaikan suhu tubuhnya, terlihat sangat kelelahan dengan semua peluh di badan
"denger ya!" Charles mengenggam keras pipi clara dengan satu tangannya dan mengangkat wajah itu
"Gue gak suka lo ngomong ngomong sama cowok lain! Apalagi sampe pegangan tangan! Untuk hari ini gue maafpin lo! Tapi besok! Jangan coba coba, lo itu punya gue! Paham!" Charles menghempas kan genggamannya dan berjalan meninggalkan kamar dengan clara didalamnya tampa secuil pun rasa bersalah
Clara menangis, merintih menahan jeritan di bibirnya, clara menggulung diri dengan selimut meski terasa sesak dan panas, matanya mengeluarkan deraikan kesedihan, melihat betapa besar kesalahan yang telah ia buat
Mama..maafpin claraaa
batinnya sembari menarik rambut di kepalanya dengan kedua tangan, memukul mukul keras dada nya hingga menimbulkan bunyi Debukkan disana
Maafpin clara maaa, maaf...
rintihnya! Menangis
Clara salah, clara takut maaaa, clara butuh mama di sini, clara gak mau di sini sama kak charles clara mau pulangg....mamaaaaaa
benaknya benar benar terluka, charles berhasil menidurinya beberapa kali, merenggut keperawananya tampa rasa bersalah dan mengekang hidupnya, kini kehidupan clara berada di tangan charles, semua itu ia lakukan untuk papa dan kakaknya
sungguh mulia
Disisi lain charles tengah duduk di sofa dengan jendela ruangan yang terbuka, menikmati setiap spoi angin yang menerpa tubuh kekar itu sembari menikmati sekaleng soda, ia tau clara menangis didalam sana, ia mendengar rintihan dan suara debukkan clara memukuli dirinya sendiri, namun charles mendesis tersenyum miris
I don't care!
Batinnya tersenyum puas, ia mengambil handphone di atas meja dan menelpon seseorang di seberang sana
"bagaimana?" Tanya nya dengan suara berat nya
"Sudah tuan! Kami sudah melakukan semua yang tuan minta, addward beserta anaknya selamat, kini tengah di larikan ke rumah sakit" ucapnya yang langsung di matikan sepihak oleh charles