It's Not Just About You And Me But Us

It's Not Just About You And Me But Us
"Kalo panggil sayang,boleh gak?"



•••


*KELAS XII-1*


Terlihat Kevin, Ardian dan Vlora berdiri santai disamping ibu Shinta-wali kelas XII-1.


Para murid XII-1 menatap penasaran dan kegirangan pada mereka, bagaimana tidak coba? mereka bertiga sangat tampan dan cantik belum lagi fakta Ardian seorang Selebriti terkenal bahkan diantara mereka ada yang ngefans sama Ardian.


Ibu Shinta menggeleng melihat para muridnya yang menatap berapi-api : "ibu heran deh sama kalian,kalo masalah belajar bilang pastinya ada aja alasan kalian tapi hari ini kalian begitu pendiam membuat ibu jadi bertanya-tanya belum lagi kalian tuh fokus minta ampun"


Dion murid paling receh dikelas XII-1 terkekeh mendengar ucapan wali kelasnya itu : "ibu guru tercinta,ibu kek gak tau aja kami deh"


Angelina ikut menyahut : "benar tuh ibu Shinta tercinta,mana ada bias aku lagi"


Angelina berkata malu-malu dibagian terakhir membuat sorakan dari murid lainnya, sedangkan Ardian?dia malah tersenyum lebih dan lebih manis membuat wajah Angelina sangat merah.


Ibu Shinta mengendus : "sudah diam-diam! dasar kalian ini,coba aja ujian kalian bisa fokus gini.Baiklah kalian bertiga perkenalan diri kalian"


Vlora mengangguk sambil tersenyum Flamboyan : "Hai semuanya,nama gue Vlora Angraeni, pindahan dari Amerika dan sekarang menetap di Jakarta.Kalian bisa panggil gue Vlora, senang bertemu dengan kalian guys"


All : "salam kenal Vlora cantik"


Vlora terkekeh geli mendengarnya membuat para siswa disana terpesona,Ibu Shinta hanya menghela nafas melihat para muridnya lalu mengalihkan tatapannya pada kedua orang yang belum berbicara : "sekarang giliran kalian"


Kevin mengangguk,lalu berjalan sedikit kedepan : "nama gue Kevin Ardana, panggil Kevin"


Semuanya menatap heran Kevin yang berbicara singkat dan acuh,bahkan ibu Shinta bertanya keheranan : "udah?"


Kevin menatap bingung : "Udah"


Ibu Shinta tersedak, lalu tersenyum canggung, sungguh murid yang unik pikir Ibu Shinta.


Ardian langsung memperkenalkan diri sambil tersenyum manis : "sorry ya, saudara gue yang satu itu memang modelnya udah kayak gitu dari bayi haha,oke nama gue Ardian Adhlino panggil Ardian,salam kenal semuanya"


Raina langsung berkata : "kalo panggil sayang,boleh gak?"


Hal itu sontak membuat para murid bersiul menggoda keberanian Raina,bahkan para siswi menatap semangat Ardian.


Ardian terkekeh geli yang malah menambah pesonanya : "Kalo itu bisa buat Lo senang,gue gak masalah"


Raina hampir aja berteriak kencang sakin senangnya,tapi untungnya dia masih sadar bahwa sekarang dia masih ada dikawasan sekolah.


Para siswi menatap penuh iri dan benci pada Raina yang direspon oleh bias,kan mereka juga mau.


Ibu Shinta yang melihat kondisinya semakin riuh pun langsung menyela : "oke-oke,masih ada kesempatan untuk lebih mengenal kedepannya, sekarang kalian bertiga duduk di bangku yang sesuai nomor kalian punya"


Mereka bertiga mengucapkan terimakasih pada ibu Shinta, membuat ibu Shinta tersanjung dan malah semakin menyukai ketiga murid barunya.


Mereka bertiga berjalan ke tempat masing-masing,ibu Shinta yang melihat mereka sudah duduk pun langsung melanjutkan pelajaran yang sempat tertunda untungnya para murid lainnya bisa mengontrol diri mereka saat ini.


Disis lain...


*KELAS XII-2*


Ibu Vina memasuki kelas XII-2 bersama Savian dan Qirani,para murid XII-2 menatap penasaran mereka berdua membuat Ibu Vina tersenyum lembut : "mereka mulai sekarang bakal jadi bagian XII-2,Ibu harap kalian bisa akur ya"


Berbeda dengan Ibu Shinta yang terkenal galak maka Ibu Vina terkenal sebagai guru yang paling lembut.


All : "Selamat datang dikelas XII-2"


Ibu Vina tersenyum lalu menatap kedua murid barunya : "ayo nak, perkenalkan diri kalian"


Savian mengangguk dan menatap Qirani yang tampak sudah tenang, Qirani yang merasa ditatap pun balas menatap Savian dengan senyuman.


Qirani melangkah maju dan berkata sedikit malu-malu : "halo semuanya,nama aku Qirani Aqilla,kalian bisa panggil Qirani.Qirani pindahan dari Amerika, Qirani paling suka ngemil apalagi susu strawberry.Qirani punya Mami kece dan Papi bucin, Qirani punya tiga Abang yang baik plus ganteng kesayangan Qirani dan juga satu kakak yang super keren dan pastinya cantik,kakak favoritnya Qirani"


Qirani berkata dengan semangat dan bangga membuat orang-orang yang mendengarnya merasa lembut dan lucu.


All : "Salam kenal Qirani"


Mereka menjawab penuh semangat, sangat jarang bagi mereka melihat orang yang masih polos dan lugu seperti Qirani,bahkan mereka merasa iri pada para saudara Qirani yang bisa disayang dan dicintai seperti itu, mereka bahkan dapat melihat Qirani begitu menyayangi keluarganya.


Savian yang mendengar ucapan Qirani dan melihat kebanggaan diwajah mungil itu membuat Savian terkekeh geli dan matanya menatap penuh sayang.


Ibu Vina tersenyum melihat Qirani,merasa semakin menyukai murid barunya tersebut : "Qirani sayang banget ya sama para saudaranya?"


Qirani mengangguk penuh semangat : "iya! Qirani sayang banget sama mereka"


Ibu Vina terkekeh lalu mengelus kepala Qirani dengan sayang : "Qirani anak baik"


Qirani menatap polos : "ibu juga baik kok, Qirani suka sama ibu"


Ibu Vina semakin tersenyum : "benarkah?"


Qirani mengangguk semangat : "iya! Qirani gak bohong lohh"


Ibu Vina terkekeh geli : "iya-iya Qirani gak bohong"


Sontak para murid lainnya termasuk Savian tertawa kecil,Ibu Vina mengalikan tatapannya pada Savian : "sekarang kamu nak"


Savian mengangguk lalu berkata santai : "gue Savian Alterio, panggil Savian,gue dari Amerika dan sekarang menetap di Jakarta.Gue harap kita bisa berteman baik,salam kenal semuanya"


All : "salam kenal Savian"


Ibu Vina tersenyum pada mereka berdua : "oke kalian bisa duduk sesuai nomor yang kalian dapat ya, semoga kalian betah disini dan kalo ada apa-apa bilang sama ibu ya karena ibu wali kelas kalian mulai sekarang"


Qirani balas tersenyum : "oke ibu cantik!"


Savian menatap ramah : "baik Bu"


Setelahnya mereka pun berjalan ketempat duduk mereka dan kebetulan mereka duduk dibarisan yang sama bedanya Savian ada dibelakang Qirani membuat mereka berdua lega.


Gaina disamping Qirani langsung menatap gemas Qirani, dirinya dari tadi sudah gemes dengan Qirani,dia yang anak tunggal selalu bercita-cita punya adik macam Qirani : "nama gue Gaina,salam kenal ya Qirani"


Qirani mengangguk lucu : "okeh Gaina,salam kenal juga"


Gaina mengangkat tangannya lalu mengelus kepala Qirani tiba-tiba membuat Qirani tertegun : "gemes banget sih jadi orang,mau gak jadi adik gue? keluarga gue kaya,kalo Lo mau jadi adik gue,gue bakal beliin apapun mau Lo"


Qirani memiringkan kepalanya : "adik Gaina?"


Gaina tersenyum : "iya,Lo mau kan?"


Sebelum Qirani menjawab,Savian yang ada dibelakang mereka menatap jijik Gaina : "mimpi Lo!"


Gaina menatap kesal : "gue bukan bicara sama Lo, jadi gak perlu ikut campur urusan gue!"


Savian tersenyum mengejek : "gue gak ikut campur urusan Lo,tapi Qirani adik gue!adik gue tau Lo?!gue sebagai abangnya gak setuju lagian keluarga gue juga bisa beliin apapun yang diinginkan Qirani tanpa bantuan Lo "