
^^HAPPY READING^^
Beberapa menit kemudian
Setelah adena berjalan kaki sampai kerumah dengan menenteng kantong belanja, ia segera masuk kedalam rumahnya sambil menaruh semua belanjaan yang ia tadi beli di minimarket
"Huh akhirnya sampai di rumah juga" ucap adena seraya duduk di kursi nya
"Sekarang aku tinggal beres beres rumah. Abis itu udah deh rapi tinggal nunggu panggilan kerja aja" ucap adena
Setelah ia istirahat sejenak, lalu ia menguncir rambut panjang dan mengambil sapu dan kain pel yang berada di belakang pintu kamar mandi tersebut
"Ayo semangat den kamu pasti bisa" ucap adena tersenyum seraya menyemangati dirinya.
Hampir setengah jam kemudian ia selesai membersihkan Rumah dan ruangan nya, hingga tak ada lagi debu yang tersisa. Adena tipe orang yang suka akan kebersihan, jika ada yang kotor sedikitpun ia langsung segera membersihkan. Ia selalu ingat ucapan mendiang nenek dan ibu nya saat mereka masih hidup di dunia
Ia jadi teringat masa masa itu sambil meneteskan air matanya secara perlahan
"Coba aja mereka masih disini nemenin aku, pasti aku ga bakalan sepi, kehilangan, kebingungan dan semuanya" ucap adena menangis
"Andai aja waktu bisa diulang lagi pasti aku orang yang paling bahagia sedunia" ucap adena sambil menundukkan kepalanya
"Ma, pa, Nek Dena bahagia ko sendiri disini. Disini Dena sambil belajar apa itu kehidupan sesungguhnya seperti apa. Merasakan kerasnya dunia yang penuh dengan drama ini. Tapi aku sangat bersyukur sama tuhan karena sudah dilahirkan di perut mamah yang hebat, kuat, tangguh, dan penuh kasih sayang. Punya keluarga yang sangat harmonis dan penuh canda tawa. Kalian harus bahagia ya di sisi Tuhan" ucap adena
"Dena masih ingat ko pesan kalian semua kepada Dena apa" ucap adena lagi
"Tunggu Dena ya ma, pa dan nenek. Dena pasti akan segera nyusul kalian disana. Nanti kita sama sama bahagia bareng disisi Tuhan" ucap adena
Beberapa menit setelah ia lelah akibat kelamaan menangis, ia tak sadar kalau sudah masuk kedalam alam mimpi nya itu.
POV Ruangan HRD
Toktoktok
"Permisi pak" ucap sang resepsionis sambil masuk keruangnya
"Iya ada yang bisa saya bantu??" ucap pak HRD itu
"Ini pak kemeran pas bapak tidak masuk ada yang memberikan surat lamaran kerja" ucap resepsionis
"Siapa kalau boleh tau??" jawab sang HRD
"Perempuan muda pak" jawab sang resepsionis
"Ada CV nya?? Kamu bawa kesini??" tanya sang HRD lagi
"Ini pak surat lamaran dan CV nya" ucap sang resepsionis sambil memberikan surat itu
"Baiklah kalau gitu saya pergi dulu" ucap sang resepsionis lagi
Setelah sang resepsionis tersebut pergi dari ruangan nya dan pak bagian HRD itu mengecek data yang ada di surat lamaran milik para calon karyawan nya.
Setelah mengecek data dari para calon karyawan nya tiba tiba matanya tertuju pada CV milik adena
"Ini anak pintar juga ya." ucap sang HRD
"Hah ga punya orang tua" ucap sang HRD dalam hati
"Apa besok aku suruh datang kesini aja ya buat interview?? Oke deh ya besok saya suruh datang kesini. Kali aja dia yang lolos masuk. Biar saya ga pusing lagi untuk memilih calon karyawan kantorDoni
"Dia juga baru pindahan ke Jakarta pak untuk menetap disini sambil dia dapat kerjaan disini" ucap pak HRD
Ia berjalan kearah ruangan disebrang sana tidak jauh dari tempat itu, Lalu sang bos masuk untuk mentanyakan soal calon seketaris nya itu
"Gimana pak Dodit calon seketaris saya??? Apa sudah ketemu??" ucap seseorang itu
Yupsss namanya pak Dodit ketua HRD yang berkerja disana
"Sudah pak saya kebetulan ada tiga calon nya, tetapi yang menurut saya lebih pas dan cocok itu hanya ada satu orang saja pak" ucap pak Dodit
" siapa ya??" ucap seseorang itu
"Namanya adena Fany Aurellia pak sky, dia seorang yatim piatu tidak mempunyai orang tua dan tidak lama ini nenek yang mengurus nya itu sudah pergi untuk selama-lamanya pak" ucap pak Doni
Lalu sky hanya mengangguk pelan seraya memperhatikan
"Besok dia kamu suruh datang kesini untuk datang interview menemui saya dituangkan" ucap sky
''Baik pak sekarang saya akan segera menelepon dia untuk besok interview " ucap pak Dodit
"Baik pak saya tinggal dulu kalau begitu" ucap sky
"Ya pak silahkan" ucap pak dodit
Tak lama setelah sky keluar dari ruangan pak Dodit ia segera pergi menuju ruangan nya.
"Alhamdulillah deh pak sky mau dia aja yang jadi seketaris nya jadi aku tidak perlu susah payah lagi untuk mencari seketaris dimana mana, kalau sudah ada didepan mata mau gimana" ucap pak Dodit terkekeh
"Tapi aku bingung deh kenapa sampai sekarang pak sky belum punya pacar, padahalkan pak sky itu ganteng, tinggi dan mancung lagi. Siapa sih yang tidak mau sama pak sky pasti ada lah ya. Apa mungkin pak sky orang nya itu pemilih ya??" ucap pak Dodit bingung
"Ihhh Yaudah lah buat apa coba aku mikirin pak sky yang masih sendiri atau bukan. Lagian juga bukan urusan aku juga, kalau misalnya pak sky denger aku ngomongin dia bisa bisa nanti aku kena semprot lagi" ucap pak Dodit lagi
Ia tak ambil pusing lagi segera ia beresin barangnya dan setelah itu pulang kerumahnya.
Bersambung............
JANGAN LUPA DI FOLLOW, LIKE, COMEN YA. KARNA KALIAN ADALAH SEMANGAT AUTHOR