Impregnated By The Rich CEO

Impregnated By The Rich CEO
BAB 12



°°°HAPPY READING°°°


Pukul 06:00 A.M


Ada seorang gadis cantik yang sedang bersiap siap untuk berangat kerja di hari pertamanya itu. Entah jam berapa dia bangun sampai jam segitu dia sudah rapi dan tinggal membuat makanan untuk dia sarapan paginya


"hmmm aku masak apa ya biar ga lama nantinya??" Ucap adena sambil mikir


"Kalau ga,,apa buat nasi goreng campur udang telor diacak acak ayam suwir sama susu pisang yang aku taruh di dalam kulkas ya kaya nya ga terlalu lama" Ucap adena


"yaudah deh aku bikin yang simple aja biar cepet dimakan" ucap adena


Setelah beberapa menit kemudian masakan nya itu jadi dengan begitu cepat dan praktis seperti apa yang dikatakan dia sebelumnya.


Anggap satu porsi ya guys...


"Taraaaaaa makanan nya sudah jadi,, nyamm....nyammm enak nih kayanya" ucap adena sambil melihat masakan yang sudah jadi itu


"Kelihatan nya tidak terlalu buruk dan yang pasti enak lah rasa nya juga. resep mamah gitu loh yang selalu terbaik yang pernah ada di dunia ini" Ucap andena bangga seraya tersenyum lebar


Setelah beberapa menit kemudian ia makan dengan santai dan nikmat


"hah kenyang banget ini" ucap adena sambil mengusap perutnya


"tinggal cuci piring deh abis itu berangat langsung ke kantor, ini kan hari pertama aku pokoknya aku ga boleh telat dan harus cepat sampai sana" ucap adena tersenyum


Setelah ia selesai dengan makan nya ia segera semua perabotan masak dan beberapa perabotan bekas ia makan tadi dan sudah selesai semuanya ia bergegas menggambil tas nya dikamar.


"ihh cantik cantik banget sih aku" ucap adena


"ibu, ayah, nenek liatlah dena disini. Mulai dari sekarang dena bakalan kerja di perusaan seperti janji dulu dena ke kalian semua. Dena janji bakalan bisa sukses disini demi kalian bangga sama dena, ya walaupun kita udah beda alam. Tapi hati dan jiwa dena yakin ka4lau kalian masih ada di dekat dena sekarang dan dena ga tau semenjak kepergian kalian dena jadi sering kesepian. Apalagi dena masih tinggal di desa, sudah pasti dena bakalan sering kepikiran kalian terus" ucap adena menunduk sambil meneteskan air matanya


"ayo ahhh berangkat keburu telat daripada nangis terus mendingan ke kantor. Ini kan hari pertama aku kerja pokoknya ga boleh telat sedikit pun" ucap adena mengusap air matanya seraya mengemanagti dirinya sendiri


Tak lama ini bergegas keluar rumah nya dan tak lupa juga ia segera mengunci pintu rumah nya. Selama dalam perjalanan kaki nya menuju angkot yang nanti nya dia tumpangi, ia bersanda gurau, bernanyi dan tak lupa juga selalu dia berdoa agar nanti nya selama bekerja dalam keadaan lancar, baik dan mudah. Setelah beberapa menit ia berjalan ke jalan raya untuk menuju angkot dimana kendaraan itu berada dan sampai disana kebetulan ada angkutan umum yang lewat segera ia naik ke angkutan itu. Kendaraan tersebut melaju dengan begitu pelan sambil mengangkut yang lain nya juga yang ingin naik angkot tersebut.


Biasa ya ga guys angkot tuh kalau belum penuh penumpang nya abang nya juga belum mau jalan tau. mana desek desekan dan panas. kalian setuju ga kalau nanti author pasangin kipas di setiap angkutan umum biar nanti ga kepanasan lagi


hehehehehe... bye kesayangan author jangan lupa tinggalkan jejak kaki mu disini. eh salah maksudnya jejak tanganmu disini ya


Bersambung.......