Impregnated By The Rich CEO

Impregnated By The Rich CEO
BAB 33



°°°HAPPY READING°°°


"Apa keadaaan nya parah dok" Ucap seseorang pria yang disana


"Tadi sempat koma tapi dengan ijin dari yang maha kuasa detak jantung pasien sudah normal kembali seperti semula" Ucap dokter


"Syukurlah" Ucap pria tersebut


"Tidak terlalu membahayakan pak. Jika tadi telat gadis itu dibawa kesini mungkin nyawa nya tidak sempat kami tolong" Ucap dokter


"Tempatkan gadis itu di ruangan VVIP ya saya ga mau tau" Ucap pria tersebut


"Baik tuan" Ucap dokter tersebut


"Kalau begitu saya mohon ijin pamit dulu pak,,bu" Ucap dokter lagi


"Baiklah dok silahkan" Ucap pria tersebut


Lalu sang dokter pergi meninggalkan mereka semua


"Hiks~ Hiks~ Hiks~ pah ini semua salah mamah andai saja tadi mamah yang ada disana mungkin mamah ga merasa bersalah dengan gadis itu pah" Ucap seseorang perempuan tersebut


"ZHAFIRA ARUNDATI JANUARTHA" Ucap pria itu penuh penekanan


"Hikss~ hiks~ pah" Ucap mamah zhafira


"Aishhh" Ucap pria tersebut dengan pasrah seraya memeluk istri nya itu


"Tenang ya oke semua akan baik baik saja dan stop menyalahkan diri mamah sendiri. Ini musibah mah tidak ada yang tau kejadian yang akan datang nanti nya. Jadi jangan lagi untuk menyalahkan diri mamah karna mamah disini juga korban nya" Ucap pria tersebut


"Mamah tenang aja ya" Ucap pria tersebut sambil mengelus rambut sang istri dengan lembut


"Iyh pah" Ucap wanita itu


"Baiklah sebaik nya kita masuk aja dulu untuk menemui gadis itu di dalam ruang inap" Ucap pria itu


Akhirnya mereka masuk ke dalam ruangan tersebut untuk melihat sosok gadis yang masih terbaring lemah


Ckrek


pintu ruangan tersebut terbuka menampilkan sosok gadis yang terbaring dengan alat yang ada di tubuh nya


Mereka saling pandang satu Sama lain nya


"Pah" Ucap mamah zhafira seraya melihat ke arah suami nya


"Iya mah" Ucap pria itu


"Ini ga bakalan terjadi apa apa kan??" Ucap mamah zhafir


"Pokoknya mamah yang tenang aja ya semua akan baik baik aja" Ucap pria tersebut


"Apa kita sebaiknya hubungi orangtua nya aja ya biar tau keadaan anak nya seperti apa. Takut nya nanti mereka mencari gadis ini lagi" Ucap mamah zhafira


"Yasudah sebaik nya mamah hubungi saja" Ucap pria tersebut


"Tapi kan mamah ga punya nomer handphone nya, terus gimana mau hubungi mereka coba" Ucap mamah zhafira


Pria tersebut hanya menatap malas sang istri nya


"Baiklah" Ucap mamah zhafira seraya membuang nafas nya


Lalu mereka semua duduk di sofa yang ada disana sambil menunggu seseorang itu sadar dari tidur nya


Tetapi tidak dengan perasaan zhafira wanita itu terus saja merasakan bersalah kepada gadis dihadapan nya


"Ayo nak bangun saya mau minta maaf atas apa yang terjadi sama kamu. Gara gara saya kamu menjadi seperti ini nak. Bangunlah sayang jangan buat perasaan tante jadi ga karuan ya" Ucap mamah zhafira meneteskan air mata nya


"Tante ga tau lagi apa yang harus tante lakukan sama kamu nak. Tante merasa bersalah sama kamu sayang" Ucap mamah zhafira mencium tangan nya berulang ulang


"Hiks~ hiks~ Bagun ya nak" Ucap mamah zhafira terisak


Setelah beberapa menit kemudian


Zhafira tidak berhentinya menangis dan terus mengatakan maaf kepada gadis itu, tanpa mendapatkan respon dari nya yang terus saja tertidur tanpa mau membuka mata nya


"Huftt apa mimpi mu indah nak disana sampai kamu ga mau buka mata nya untuk tante sayang" Ucap mamah zhafira


Sang suami hanya memperhatikan istri nya dari tempat duduk nya tanpa ada niatan untuk mendatangi istri nya disana.


Lagian percuma saja jika diri nya kesana tidak berubah apapun karna ia tau sifat dari sang istri nya seperti apa


Zhafira sadar bahwa tangan yang ia pegang bergerak pelan sangat pelan


"Nak kamu udah sadar coba tante mohon bukalah mata kamu nak" Ucap mamah zhafira


"Ayo nak bangun" Ucap mamah zhafira


"PAH DIA SADAR" Ucap mamah zhafira


Lalu suami nya langsung berjalan ke arah sang istri


"Air" ucap gadis tersebut dengan suara yang amat kecil


Zhafira yang mendengar suara dari gadis itu akhirnya ia bangun dari duduk nya dan langsung mengambil gelas yang berada di meja itu untuk diberikan keada gadis di hadapan nya


"Ini nak kamu bangun dulu" Ucap mamah zhafira


Gadis itu dibantu duduk oleh pria tersebut dengan hati hati


Setelah gadis itu minum dan langsung dibaringkan lagi


"A-ku di-ma-na i-n-i" Ucap gadis tersebut


"Kamu di rumah sakit nak" Ucap mamah zhafira


"K-o bi-sa a-de-na di ru-ma-h sa-ki-t" Ucap adena terbata bata


"Kamu tadi pingsan nak" Ucap mamah zhafira melihat nya


"Ka-li-an si-apa??" Ucap gadis tersebut


BERSAMBUNG........


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, GIFT DAN KOMEN