Impregnated By The Rich CEO

Impregnated By The Rich CEO
BAB 17



^^HAPPY READING^^


Matahari sudah terbit menampakkan panas nya trik matahari yang begitu panas, jika sudah berada di bawah nya kepala bagaikan di bakar kobaran api yang menyala. Tapi tidak dengan pria yang satu itu masih betah nya di bawah alam mimpi di kamarnya dengan begitu nyeyak dia tidak tau kalau sekarang ia sudah begitu telat untuk berangkat ke kantor nya.


Beberapa menit kemudian ia di kagetkan dengan suara dari handphone nya pertanda jika ada yang menelpon nya


"Maaf pak ini saya danita ada yang perlu saya sampaikan" Ucap danita panik dari  sebrang sana


"Hmm katakan" Ucap edgar masih menahan kantuk nya


"Gawat pak klien kita dari banjarmasin telah memutuskan kerja sama nya pak dengan perusahaan kita" Ucap danita


"Udah biarin  aja nanti saya ke kantor cuma untuk tanda tangan aja kan ga lebih  dari itu??" Ucap edgar tidak mendengarkan apa ya di kata danita  barusan


"Lah  pak ko biarin aja sih nanti kalau kita rugi gimana" Ucap danita heran


"Apa nya yang  rugi sih??  Kamu tuh kalau bicara yang jelas ya mau saya pecat??" Ucap edgar duduk dari tempat tidur nya


Danita hanya mengucap sabar di dalam hati nya


Akhirnya ia mengulangi nya lagi dari setiap kata yang tadi ia ucapkan


"Pak edgar yang terhormat ini gimana pak klien kita yang dari banjarmasin hari ini tiba tiba dari pihak mereka memutuskan kontrak kerja sama dari peruahaan bapak" Ucap danita segera menjauhkan telepon nya dari telinga  nya itu karena ia tau setelah ini suara apa yang di dengar nya nanti


"What seriously?? saya tidak salah dengar kan ya? Emang nya ada apa ko bisa mereka membatalkan begitu saja tanpa ada penjelasan sama sekali??" Ucap edgar dengan suara keras dan langsung bangun dari tempat tidurnya dengan cepat


"Iya pak beneran saya ga bohong sama bapak dan tidak ada  juga alasan nya pak kenapa mereka membatalkan begitu saja" Ucap danita


"Shittt sialllll ko bisa jadi begini sih" Ucap edgar melempar handphone kesembarang  tempat


Tak ada sepatah kata apapun dari mulut nya, ia langsung bergegas masuk ke kamar mandi tanpa melihat handphone nya yang dia lempar barusan


Akhirnya ia selesai melakuan ritual mandi nya dengan secepat mungkin. Setelah itu ia berjalan menuju ruang ganti hanya dengan menggunakan handuk selutut itu. Pasti tidak terbayang kan betapa bagus dan indah banget tubuh nya seperti roti sobek


Style baju kantor edgar



Setelah selesai semuanya ia bergegas mengambil tas kantor nya dan handphone yang tadi ia lempar di kasur nya itu


Ia menaiki lift agar cepat sampai dengan mudah dan tidak lama.


Beberapa menit kemudian ia sampai  di bawah dengan tergesa gesa melewati ruang tamu saat hendak melangkah di kagetkan dengan suara


Sang papah hanya melihat kelakuan mereka dengan tersenyum sambil menggelengkan kepala nya


"Mah udah dulu ya jangan berdebat  dulu. Sekarang edgar buru buru mau berangkat ke kantor lagi ada masalah disana oke??" Ucap edgar melangkah keluar


"Bye mah pah edgar pamit dulu" Ucap edgar sambil jalan


"ehhh edgar mau kemana kamu mamah belum selesai bicara nya. Dasar bocah kulkas 4 pintu" Ucap sang mamah sambil mengeraskan rahang nya dengan kesal


"Liat lah anak mu bapak tua yang terhormat dia mirip sekali dengan dirimu sama sama menyebalkan dan keras kepala itu" Ucap jennifer dengan kesal


"Lah ko jadi papi sih yang kena kan dari tadi aku hanya diam" Ucap glory tak terima dengan amukan sang istri nya itu


"Lah terus siapa lagi. Mirip aku gitu??" Ucap jennifer


"Kan kita berdua yang nyetak dan buat sama sama kenap cuma aku aja yang disalahkan??? Emang dasar anak nya aja udah modelan nya seperti itu mau gimana lagi itu juga kan anak hasil keringat kita berdua sayang" Ucap glory lembut


Sang istri yang mendengar perkataan sang suami nya itu langsung berkata


"Ohh salah aku ya jadi nya??" Ucap jennifer menahan marah nya


"Iyalah salah kamu juga" Ucap glorly asal bicara tanpa memikirkan ekspresi muka sang istri yang seperti hewan buas yang ingin memangsa musuh nya itu dengan berapi api


"oh kala gitu kamu tidur di luar dan ga ada jatah buat kamu selama sebulan penuh ini" Ucap jennifer melangkah kan kaki nya masuk kedalam kamar nya


Glory yang mendengar perkataan istri nya itu kaget, Lalu sang suami segera menyusul sang istri kekamar nya agar meminta persyaratan yang lain jangan yang itu ia tidak terima atas perkataan dari istri tercinta nya


"Mi jangan gitu dong nanti kalau


dia ingin masuk ke sangkar nya gimana nanti bisa susah urusin nya" Ucap glory frustasi


"Bodo amat mami ga urus" Ucap jennifer yang mendengar perkataan sang suami


"Masa mami tega sih sama papi kasian loh lolipop nya yang minta jatah" ucap glory kali ini benar benar frustasi


Ia tidak mendengar suara dari dalam sana akhirnya ia berjalan lesuh menurunkan anak tangga


"Sabar dulu ya kamu tenang aja pasti nanti bakalan masuk ke sangkar nya kali ini kamu puasa dulu ya boy" Ucap glory mengelus dibalik celana nya itu dengan lesu


Bersambung........