
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
°°°HAPPY READING°°°
Masih di keadaan yang sama
Sebuah motor melaju dengan cepat dan sampailah di sebuah gedung yang menjulang tinggi yang dimana tempat tujuan ia sekarang.
"Sudah pak sampai disini aja ya" ucap adena sopan
"Iya neng" ucap tukang ojek memberhentikan motornya
Setelah ia turun dari atas motornya. Tak lupa ia melepaskan helm nya
"Ini pak ongkosnya" ucap adena seraya memberikan uang tersebut
"Ini ga kebanyakan neng uang nya?? Lagian bapak cuma deket aja kok anterin nya" ucap tukang ojek
"Gpp pak ini sedekah lebih nya untuk bapak dan keluarga ya" ucap adena seraya tersenyum
"Yaampun neng,, makasih banyak ya semoga Tuhan selalu memberikan sehat, rejeki yg byk serta lancar terus dalam pekerjaan nya" ucap tukang ojek
"Yaudah ya pak saya mau masuk dulu kedalam" ucap adena
"Baik neng semoga diberi kelancaran" ucap tukang ojek
"Aamiin" ucap adena
Setelah adena berjalan masuk ke gedung itu dan segera menuju tempat resepsionis tersebut
"Permisi mbak maaf saya adena yang waktu itu menaruh lamaran pekerjaan disini dan sekarang saya dipanggil untuk interview sama bapak HRD nya. Kalau boleh saya tau ruangan nya yang dimana ya mbak" tanya adena
"Di atas lantai 15 kak" jawab sang resepsionis
"Ouh kak Dena yang waktu itu kesini ya" tanya sang resepsionis lagi
"Iya mbak saya Dena" ucap adena
"Di atas ya kak" ucap sang resepsionis
"Baik mbak terima kasih,, kalau begitu saya permisi dulu mbak
Setelah berpamitan dari sana ia segera menuju lift kelantai 15 untuk menemui ruang HRD tersebut.
Beberapa menit kemudian ia sampai di depan ruangan HRD itu segera ia mengetuk pintu dengan pelan
"Permisi pak" ucap adena
"Iya masuk aja" ucap seorang dari dalam
Lalu ia segera masuk kedalam setelah mendapatkan ijin dari orang tersebut
"Permisi pak" ucap adena
"Kamu siapa ya?? Tanya sang resepsionis tersebut
" saya adena pak yang waktu itu menaruh surat lamaran pekerjaan di kantor ini" ucap adena seraya tersenyum
"Ouhhh kamu ya yang namanya adena itu" ucap sang HRD
"Ya pak bener itu saya" ucap adena
"Baik pak terimakasih" ucap adena seraya duduk
Setelah Dena di persilahkan untuk duduk
"Saya pak Dodit ketua HRD dikantor ini dan saya kemarin sudah melihat CV kamu yang dikasih oleh resepsionis" ucap pak Dodit
"Apa betul kamu hidup sebatang kara" tanya pak Dodit dengan hati hati
"Iya pak" jawab adena
"Kalau saya boleh tau kemana orang tua kamu?? kenapa mereka tidak ikut kesini?? Terus dimana kamu tinggal sekarang??
"Orang tua saya meninggal sejak 20 tahun yang lalu. Saya tinggal di sendiri di kostan pak semenjak nenek saya meninggal saya memutuskan untuk pergi dari kampung dan mencari pekerjaan disini" ucap adena menundukkan kepalanya
"Yaampun maafkan saya adena saya tidak tau kalau kedua orang tua dan nenekmu sudah tidak ada" ucap pak Dodit merasa tidak enak
"Iya pak gpp mungkin ini sudah menjadi takdir yang maha kuasa atas semua hidup saya pak. Mau gimana pun saya harus bisa ikhlas dan sabar atas segalanya. Mau disesali gimana pun juga sudah tidak mungkin lagi" ucap adena seraya menguatkan dirinya sendiri
Pak Dodit mengangguk sambil mendengarkan nya dan terdiam
Tak lama setelah mereka diam sejenak, pak Dodit menggambil selembar kertas di dalam loker mejanya dan membaca sejenak. Lalu ia berikan kertas itu kepada adena dan adena langsung melihatnya
"Maaf pak ini maksudnya apa ya???" ucap adena bingung
"Kamu baca aja dulu dengan teliti dan jelas itu apa. Setelah selesai kamu langsung tanda tangan di bawah sana" ucap pak Dodit
Beberapa menit kemudian ia membaca isi kertas tersebut dan terkejut sambil melihat kearah pak Dodit dengan mata yang berkaca kaca
"Ini beneran pak saya diterima" ucap adena
"Iya" ucap pak Dodit
"Selamat ya besok kamu sudah mulai bekerja disini sebagai seketaris nya pak sky ya ruangan nya ada dilantai atas, jika nanti belum tau dimana biar nanti OB kami yang mengantarkan dan sekaligus menunjukan ruangan mbak nya ya" ucap pak Dodit
"Baik pak sekali terima kasih banyak sudah berikan saya kesempatan untuk menjadi seketaris nya pak sky" ucap adena bahagia
"Ada yang mau kamu tanyakan kepada saya" ucap pak Dodit
"Besok kamu kerja pagi ya jangan sampai telat. Jika kamu telat pada hari pertama dan kebetulan pak sky datang duluan sebelum kamu hati hati saja pak sky tidak suka dengan orang yang lelet, suka telat dan lain sebagainya" ucap pak Dodit
"Kamu dengarkan itu apa yang saya katakan barusan kepada kamu" tanya pak Dodit
"Baik pak semampu saya untuk tidak mengecewakan bapak dan perusaan ini" jawab adena dengan semangatnya
"Ada yang mau kamu tanyakan lagi??" tanya pak Dodit
"Tidak ada lagi pak" ucap adena
"Baiklah kalau gitu silahkan jika sudah kamu boleh pergi ya" ucap pak Dodit seraya menjabat tangannya
"Baik pak kalau gitu saya permisi dulu pak terimakasih banyak atas bantuannya" ucap adena sambil membalas uluran tangan nya
Setelah adena keluar dari ruangan itu dan berjalan menuju letak dimana rungan nya dan pak sky berada. Dia berjalan menelusuri tata letak ruangan yang ada di kantor itu dengan pelan dan teliiti,
Tetapi sesampai nya adena di depan ruangan tersebut dia dikagetkan dengan sesorang yang ada dibelakang nya itu.
Berambung.......