I Hate You Love Me!

I Hate You Love Me!
Rumah baru



Sesampainya di rumah nya Albert dan Gretta langsung turun dari mobil, sedangkan Mike dia harus pulang karena hari sudah sore dan Mike harus memiliki waktu untuk bermain bersama anak nya.


"Kak jangan lupa mobil, motor dan pembantunya" kata Albert saat Mike membuka jendela mobilnya.


"Ya, tapi gajih yang aku berikan hanya satu untuk bulan, setelah nya itu terserah padamu" balas Mike cepat.


"Oke, tidak masalah tapi beri aku jabatan manager ya" pinta Albert makin ngelunjak.


Dan Mike yang mendengar itu menggeleng cepat.


"Untuk itu tidak bisa, kau bisa mengambil kerjaan sebagai karyawan, hanya itu" ucap Mike tegas.


"Ck, yang benar saja seorang Alberto jadi karyawan biasa, kakak bercanda?" Albert komplen.


Dan Mike yang tak mau berdebat dengan adiknya pun memilih pergi dari rumah Albert, bukan tak mau adiknya sukses tapi Mike mau Albert merasakan rasanya mencari uang di titik paling rendah dulu.


Meski sebenarnya Mike juga tau jika kemampuan adiknya tidak bisa di sepelekan karena beberapa waktu lalu pun Albert perna membantunya menyelesaikan satu pekerjaan yang nominal uang nya sangat besar.


"Kakak! hey jangan kabur" teriak Albert tak terima.


Gretta yang melihat kelakuan suami nya itu hanya bisa geleng-geleng kepala saja, dia tak habis pikir dengan suaminya yang masih bisa bersikap kekanakan seperti itu padahal sebentar lagi akan punya anak.


"Ayo masuk" ajak Albert.


Gretta mengangguk dan langsung ikut masuk ke dalam rumah baru mereka.


"Kamu suka?" tanya Albert.


"Ini bagus, aku akan mengucapakan terimakasih pada Mommy Daddy" balas Gretta.


Gretta melihat salah satu kamar dan melihat kamar yang besar Gretta pun akhirnya masuk ke dalam kamar yang lebih besar itu.


Albert juga ikut masuk dengan membawa barang-barang mereka berdua, setelah lelah dengan penerbangan hari ini Gretta akhirnya memilih mandi.


"Aku ikut" ucap Albert.


Gretta tak menjawab dan masuk sendiri, melihat itu Albert ikut masuk ke dalam kamar mandi.


Dengan gesit Albert membuka pakaian nya, Albert tersenyum karena Gretta pada akhirnya mau mandi bersama nya.


"Mau ngapain?" tanya Gretta saat Albert mendekati nya.


"Menggosok tubuh mu" balas Albert sambil tersenyum.


"Oh, silahkan" sahut Gretta sambil duduk di dalam bathub yang berisi air hangat.


Albert langsung duduk di belakang Gretta, tanpa curiga Gretta yang punggung nya di gosok pun mulai menikmati nya, hingga..


Hah..


"Albert!" Kaget Gretta ketika Albert dengan seenaknya meramas bukit kembar nya.


"Diamlah, kita belum melakukan percintaan di sini, boleh ya" kata Albert sambil mencium bahu Gretta.


Gretta diam dan pada akhirnya dia pun memilih pasrah dengan apa yang Albert lakukan, sdangkan Albert yang merasa tak ada penolakan dia sangat senang dan tak akan menyia-nyiakan kesempatan terbaik nya.


.


.


"Tubuhku rasanya sakit semua" kata Gretta sambil merenggakan otot-otot nya yang terasa pegal.


"Mau di pijat?" tanya Albert menawari.


Gretta melirik Albert, dan tatapan matanya jatuh pada dada terbuka Albert.


"Nggak!" balas Gretta cepat.


"Yakin?" tanya Albert lagi.


"Seribu yakin" balas Gretta lagi.


Lalu Gretta bangkit dan pergi ke kamar mandi, meninggalkan Albert yang masih menguap itu.


Satu jam berlalu..


Gretta keluar dari kamar nya dengan penampilan nya yang sudah rapih, dia nampak mencari-cari Albert karena Gretta sangat lapar.


"Dimana dia" gumam Gretta.


Gretta berjalan mencari Albert, hingga akhirnya dia melihat sosok yang dia cari sedang asyik berenang di kolam renang.


"Albert" panggil Gretta.


Albert yang di panggil sontak melirik ke sumber suara, dan dia tersenyum melihat Gretta yang sudah cantik.


"Mau berenang?" tanya Albert basa-basi.


"Aku lapar" balas Gretta matanya melihat Albert yang sedang berenang ke tepi.


Hingga akhir nya Gretta melihat Albert yang naik dan langsung berjalan mendekati nya.



"Mau memasak?" tanya Albert menatap Gretta.


"Tidak ada bahan makanan" balas Gretta sambil membuang wajah nya ke samping.


Albert mengangguk dia lupa untuk meminta bantuan kakak nya mengirimi bahan makanan ke rumah nya.


"Tunggu sebentar aku akan bersiap dulu, setelah itu kita makan di luar dan belanja" ucap Albert sambil mengusap pipi Gretta.


Dan Gretta hanya diam dengan wajah seperti menahan kesal nya, melihat itu Albert yang gemas langsung mencium pipi Gretta dengan santai nya lalu berjalan pergi dengan wajah so ganteng nya.


"Aku yakin dia pasti sedang memuji ketampanan ku secara siapa yang tidak akan terpesona dengan wajah ku yang tampan ini" batin Albert tersenyum penuh percaya diri.


Sedangkan Gretta dia nampak melongo melihat kelakuan suami nya yang selalu bertingkah menyebalkan itu.


"Astaga apa dia tak merasa malu berenang tak memakai apa-apa, benar-benar di luar nalar dan bisa-bisa nya aku memiliki suami aneh seperti Albert itu" gumam Gretta geleng-geleng kepala.


Perutnya sudah terasa lapar dan dia harus menunggu Albert, dan itu belum dengan drama suaminya yang selalu membuat nya pusing.


"Sabar sayang, lain kali Mama akan menghajar Papa mu jika dia membuat mu merasakan lapar lagi" ucap Gretta sambil mengusap perutnya yang masih rata itu.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗